<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6326788823293509632</id><updated>2012-02-17T01:16:21.553+07:00</updated><category term='Pengalaman Kuliah'/><category term='Analisis'/><category term='inspirasi'/><category term='Pendidikan'/><category term='i dont know'/><category term='sajak hari...'/><category term='Tugas kuliah'/><category term='capruk...'/><category term='Kenangan SMA'/><title type='text'>yoezron</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>yoezron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02489009525209536361</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/SbSYEdxGFwI/AAAAAAAAAAY/no9eb1z-4_I/S220/cail.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>44</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6326788823293509632.post-421574477237858731</id><published>2012-02-08T23:39:00.003+07:00</published><updated>2012-02-08T23:43:29.901+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='capruk...'/><title type='text'>Manusia : Tahu Menuju Ketidaktahuan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-lGAUnu5XPyo/TzKmD9unfoI/AAAAAAAAAFk/nK7WVJtkZyE/s1600/i-know.gif" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="316" src="http://4.bp.blogspot.com/-lGAUnu5XPyo/TzKmD9unfoI/AAAAAAAAAFk/nK7WVJtkZyE/s320/i-know.gif" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Manusia, manusia lahir bersama kebodohan. Manusia lahir bersama ketidaktahuan. Manusia digariskan sebagai individu kosong tak bercorak. Namun, manusia diberikan sedikit demi sedikit kemauan. Mulanya, manusia tak lebih hanya seekor binatang. Tapi manusia punya perkembangan. Manusia, mulanya tak berakal. Tapi memiliki potensi untuk berakal. Manusia, tak sempurna, tapi selalu mengejar kesempurnaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia hidup tanpa bekal pengetahuan. Untungnya, setiap apa yang dilihat, setiap apa yang diraba, setiap apa yang didengar, dan yang dicium, selalu menjadi nilai belajar. Nilai yang membuat dia semakin tahu, dan tahu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya tak berdaya, tapi akhirnya sok mahadaya. Awalnya hanya binatang, tapi lama-lama berangan menjadi tuhan. Awalnya hanya keluguan, tapi semakin lama semakin pongah. Awalnya hanya mencoba, tapi akhirnya merasa paling ahli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia lahir dengan ketidaktahuan,&lt;span class="fullpost"&gt; maka itu dia mencari tahu. Segala hal yang ada dicari pengetahuannya. Selalu ingin tahu, selalu ingin semuanya tahu. Saking berhasratnya ia untuk menjadi tahu, sampai-sampai ia lupa bahwa ia diberikan penyesalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika tahu, betapa senangnya. Gembiranya ia semakin menjadi tahu. Sehingga dengan ia tahu, akhirnya menciptakan pengetahuan baru. Setelah tahu ia menjadi sombong atas pengetahuan yang dipunya. Ah, betapa bahagianya menjadi seorang yang tahu. Tahu segalanya, tapi jadi lupa segalanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia tahu, semakin tahu, bahwa pengetahuannya hanya membuatnya sadar bahwa dia tidak tahu dan tidak sadar. Semakin banyak ia tahu, semakin banyak yang ia tidak tahu. Ia lupa, bahwa dengan tahu, ia akan mencapai satu pengetahuan yang membuatnya tahu bahwa ia banyak melupakan sesuatu. Ia lupa, bahwa orang yang tahu, akan menyesalkan bahwa ia tahu. Ia lupa, bahwa tahu akan mengantarkannya pada pengetahuan yang mebuatnya akan melupakan pengetahuannya. Ah, sungguh kasian menjadi seorang tahu. Tahu segala, tapi menjadikan lupa segala, dan penyesalan yang tersisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saatnya, seorang yang tahu akan menyesali atas pengetahuannya. Itu alasan kenapa masa kecil adalah masa indah untuk mencari tahu. Karena, setelah tahu, maknanya seorang akan semakin memandang dunia lebih terbatas. Terbatas karena pengetahuannya. Padahal pengetahuan adalah hal yang luas. Tapi karena tahu, kesempitan semakin terlihat jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh menyesal menjadi tahu, karena dengan tahu, jadi tahu bahwa hal yang tak perlu diketahuipun diketahui. Tahu, menahu itu hanya bagian sebuah proses mencari pengetahuan. Tapi setelah semuanya tahu, akhirnya dengan tahulah kita semakin ingin untuk menjadi tidak tahu.&lt;br /&gt;Sebuah titik ketika semua ke”tahu”an dan pengetahuan adalah hal yang paling menyiksa. Yang membuat semua syak dan prasangka bermunculan. Yang membuat semua sadar, bahwa tahu adalah sebuah proses untuk sadar bahwa kita terlahir untuk ketidaktahuan. Dan ketidaktahuan adalah puncak dimana seseorang tahu bahwa dia tidak tahu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan akhirnya, semua tahu akan dikembalikan. Tahu akan menjadi bumerang yang kembali setelah melewati titik jauh dari wadah ketahuan. Dan setelah jauh, semakin sadar, bahwa manusia lahir untuk tahu, tapi tahu membuat sadar, bahwa tahu adalah jalan untuk mengantar manusia kembali menuju titik lahir : bodoh dan tidak tahu.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6326788823293509632-421574477237858731?l=yoezronbloon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/feeds/421574477237858731/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2012/02/manusia-manusia-lahir-bersama-kebodohan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/421574477237858731'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/421574477237858731'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2012/02/manusia-manusia-lahir-bersama-kebodohan.html' title='Manusia : Tahu Menuju Ketidaktahuan'/><author><name>yoezron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02489009525209536361</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/SbSYEdxGFwI/AAAAAAAAAAY/no9eb1z-4_I/S220/cail.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-lGAUnu5XPyo/TzKmD9unfoI/AAAAAAAAAFk/nK7WVJtkZyE/s72-c/i-know.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6326788823293509632.post-4775757307818654932</id><published>2011-12-18T16:53:00.020+07:00</published><updated>2011-12-23T14:34:07.759+07:00</updated><title type='text'>Kepentingan Untuk Mengganti Korupsi Dengan Maling</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-MFlJ6XKluys/TvQug3UbtqI/AAAAAAAAAFA/3M3Hjqi8y94/s1600/awas-malingk.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-MFlJ6XKluys/TvQug3UbtqI/AAAAAAAAAFA/3M3Hjqi8y94/s400/awas-malingk.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5689223371416123042" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selamat waktu ketika anda baca blog ini...&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selamat juga anda pusing membaca blog yang kurang bagus ini..&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ingin menulis sebenarnya tentang apa saja, tapi akhir-akhir ini aku tak ada ide untuk dituliskan. Tapi sekarang saya coba paksa untuk menulis apapun yang mungkin saja bisa penting, mungkin saja tidak. Karena jika berbicara penting atau tidak, selalu akan tergantung pada kepentingan. Ada sebuah kutipan yang cukup cocok jika berbicara tentang kepentingan, yang intinya kepentingan merupakan keabadian. Kurang lebih seperti ini bunyinya ; "Tidak ada kawan yang abadi, tidak ada lawan yang abadi, yang abadi hanyalah kepentingan dan perubahan". Sudah jelas tentunya, perubahan adalah keabadian. Dunia ini meski terkadang membosankan, tak pernah berjalan stagnan. Selalu saja perubahan itu ada, baik progresif, ataupun regresif. Tak apalah, jika perubahan memang tetap akan berjalan, karena perubahan memang diperlukan. Tapi satu lagi yang perlu digaris bawahi dari kutipan diatas, ada yang abadi yaitu kepentingan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sekarang, saya akan berbicara tentang salah satu elemen yang abadi ini. Kepentingan dilihat dari sudut Humanisme memang berada pada setiap step hirarki kebutuhan manusia. Memang bisa dikaitkan antara kebutuhan dengan kepentingan? Menurut saya sih, bisa. Kenapa bisa? Jika kita talar, kepentingan selalu didesak oleh kebutuhan manusia. Menjadi penting itu berasal dari dorongan kebutuhan yang belum dipenuhi. Artinya, penting menurut kacamata manusia adalah kebutuhan. Jika manusia tidak butuh, ya tidak akan penting. Misalkan, mobil itu penting? Jawabannya tergantung desakan kebutuhan. Seperti ini loh analoginya, Seorang rakyat yang lapar, ditawari mobil itu tak akan mau. Karena, yang sedang dia butuhkan adalah nasi, karena dia sedang lapar. Namun, jika ia sudah kenyang, dan akan pergi ke suatu tempat yang jauh, maka mobil itu akan menjadi penting untuknya. Dan setelah semua terpenuhi dia akan mencari hal yang penting-penting lainnya, sesuai kebutuhannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perlu kita imani, bahwa manusia adalah makhluk yang tak pernah puas. Kebutuhan manusia akan selalu datang. Maka wajar kalau manusia merupakan makhluk yang pragmatis, karena kebutuhan manusia tak akan pernah berhenti. Jika dikaitkan, kepentingan manusia juga linier dengan kebutuhan, maka sintesisnya, kepentingan manusia tak akan pernah juga habis, dan juga artinya logika kepentingan adalah sesuatu yang abadi diterima.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa hari yang lalu, kawan saya meminta saya untuk menjadi pembicara dalam sebuah kajian di komunitas mahasiswa. Tema yang diberikan adalah tentang "Korupsi dalam perspektif Mahasiswa". Namun, kala itu saya tak bisa hadir karena ada kepentingan lain, permintaan itu saya tolak. Tapi, saya ingin sedikit mengulas tentang hal itu kali ini. &lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mengkaji tentang korupsi, dapat dimulai dari pengertian apa itu korupsi. Tapi, sebelumnya saya ingin mengatakan terlebih dahulu bahwa waspadalah jika berkata korupsi, jangan terlalu banyak disebut. Kenapa memangnya? Ada sebuah kutipan, atau apalah itu namanya yang mengatakan bahwa ketika suatu kata disebut dan menjadi populer, maka kata itu akan kehilangan maknanya. Inflasi kata "Korupsi" kini memang benar-benar terjadi, setiap media massa, setiap hari pasti tertulis kata korupsi. Dan akhirnya, menyebabkan korupsi menjadi kata populer dan kehilangan makna. Bahayanya, ada sebuah penelitian di India, oleh Singh pada tahun 1974, menyatakan penyebab korupsi adalah salah satunya ialah populernya persepsi tentang korupsi. Ini sungguh mencengangkan bukan?(saya yakin anda tidak tercengang..hhe). Tapi benar juga, kata korupsi ini pantas ditabukan, agar korupsi tak menjadi persepsi populer dan dianggap biasa, karena korupsi adalah masalah yang serius. Jadi, hati-hati mengatakan korupsi, agar seperti kata 'maling' yang tak banyak disebut dan tak kehilangan makna, korupsi pun harus disejajarkan dengan perbuatan rendah seperti maling dan orang akan memaknai lebih dalam dan berhati-hati untuk melakukan korupsi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Waduh, jadi melebar ini tulisan. Oke, kembali ke leptop! Kata korupsi, berasal dari bahasa Latin ; Corruptio dari kata kerja Corrumpere (http://id.wikipedia.org/wiki/Korupsi). Kenapa saya kutip dari Wikipedia? karena saya tertarik dari artikel ini tentang mengartikan korupsi yaitu sebagai kata perbuatan yang berarti BUSUK! Yang lain mengartikan korupsi itu dengan halus, kenapa harus diperhalus perbuatan yang rendah ini? Saya setuju, korupsi adalah busuk. Jadi, koruptor itu adalah manusia busuk. Pengertian secara etimologis, cukuplah kita artikan bahwa korupsi itu busuk. Secara definisi saya ingin mengutip kata Wertheim, saya tertarik mengutipnya karena mungkin agak relevan pada apa yang akan saya tulis. Wertheim menyatakan bahwa seorang pejabat dikatakan melakukan tindakan korupsi bila ia menerima hadiah dari seseorang yang bertujuan mempengaruhinya agar ia mengambil keputusan yang menguntungkan kepentingan si pemberi hadiah. Kadang-kadang orang yang menawarkan hadiah dalam bentuk balas jasa juga termasuk dalam korupsi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Meskipun, korupsi tidak melulu berada pada tataran pejabat, tapi yang paling sering perbuatan ini dilakukan pada wilayah birokrasi. Poin korupsi menurut Wertheim yang pertama ialah "..bila ia menerima hadiah dari seseorang yang bertujuan mempengaruhinya agar ia mengambil keputusan yang menguntungkan kepentingan si pemberi hadiah.." Ini sedikit mengoreksi pengetahuan awam tentang korupsi. Korupsi tidak melulu mengambil hak orang, tapi juga menerima, perbuatan halus yang bernilai rendah pada konteks ini. Hal tersebut populer disebut sebagai Gratifikasi. Menerima hadiah agar mempengaruhi keputusan pejabat agar menguntungkan si pemilik kepentingan. Pada tataran pemerintahan di Indonesia, hal ini yang sering dilakukan. Tidak secara langsung pejabat 'maling' duit rakyat, namun maling dengan cara memuluskan jalan untuk maling. Korupsi yang satu ini mungkin cara yang paling elegan bagi pejabat, karena akan sulit ketahuan, dan juga akan ditafsirkan dengan berbagai jalan. Salah satu contoh yang paling hangat adalah kasus Nyunyun istrinya mantan Wakapolri Adang Darajatun (Nunun Nurbaetie), anggota hewan (Anggota Dewan), dan Asmirandah gultom (Miranda Gultom). Si Nyunyun yang ramai diberitakan katanya punya penyakit "lupa", membagi-bagikan 480 cek pelawat senilai 24 milyar kepada anggota hewan agar anggota hewan memuluskan jalan si Asmirandah menjadi Gubernur BI. Dan hasilnya, si Asmirandah berhasil jadi Gubernur BI. Saya tak akan banyak membahas si Nyunyun ini lah, nanti ngerasa kepentingan lagi itu si Nyunyun banyak diomongin sana sini. Tapi ini merupakan salah satu tindakan korupsi yang dilakukan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sekilas, kita lihat kasus Nyunyun ini seolah biasa. Kenapa biasa? Ya, wong si Nyunyun udah baik hati kok bagi-bagi duit ke anggota hewan. Tapi, jika ditelisik ada udang di balik batu ternyata. Nyunyun inginnya, si Asmirandah menang dalam pemilihan Gubernur BI. Jadi disini ada unsur kepentingan dibalik Nyunyun yang dermawan ngasih duit ke anggota hewan. Akhirnya, perilaku korupsi terjadi dalam hal ini, karena ada unsur menguntungkan kepentingan si pemberi hadiah. Jadi siapa yang koruptor? Nyunyun, Asmirandah, dan para anggota hewan yang dapet bagian. Betul, yang berperilaku korup itu tak hanya Nyunyun yang memberikan Gratifikasi, tapi juga yang menerima hadiah, dan yang diuntungkan pula. Untuk hal ini korupsi memang kompleks dan tak dapat dibahas dalam kolom yang terbatas. KPK saja butuh waktu setahun kata Busyro Muqaddas untuk menyelesaikan kasus korupsi. Mana Nyunyun lupa ingatan lagi, ya tambah lama. Tapi, secara simpel titik masalahnya ada disana, dimana ada kepentingan yang bermain. Dan, jika kita kembali pada apa yang telah saya tulis tadi, maka ini didorong oleh kebutuhan Nyunyun dan si Asmirandah juga. Butuh apa mereka? entahlah, mungkin apa lagi yang paling logis selain jabatan dan duit untuk memperkaya diri. Dan ini berarti ada unsur 'maling' duit rakyat. Ini : Busuk.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mengkaji korupsi, apalagi oleh mahasiswa, tak perlu terjebak dalam fenomena kasus. Tapi, pantas dikaji dari sisi makna. Karena, jika salah memaknai korupsi, maka salah kaprah pula si Agen op Cengeng dalam merubah tatanan. Hal ini menjadi logis karena jika tak berangkat dari makna, dan terlalu terjebak pada kasus, akan menjadikan pisau penyelesaian penyakit tumpul. Karena, hal ini diibaratkan sudah menjadi benalu atau juga kanker yang sangat kronis. Percuma saja jika benalu itu dibersihkan, atau tumor dipotong, tapi akarnya tidak tercabut. Kasus itu akan terus muncul dan tak pernah berhenti menjangkit negeri ini. Ini akan menjadi bahaya jika dari hal yang elementer tidak diselesaikan. Bahayanya, negara ini akan gagal. Seperti halnya gagal ginjal, negara gagal akan mematikan semua organ yang ada didalamnya. Dan ini jelas menjadi tugas mahasiswa untuk mengatasinya. Karena, ya siapa suruh pengen disebut Agent Of Change, meski nyatanya hanya Agen op Cengeng.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yang perlu dimaknai, korupsi ini timbul dari hal yang abadi, yaitu "Kepentingan". Kepentingan seperti sedikit diulas tadi didorong oleh yang namanya kebutuhan manusia. Kebutuhan manusia adalah hal yang tak akan pernah selesai. Jadi dapat dikatakan bahwa korupsi, selama dijadikan salah satu pemenuh kebutuhan, tidak akan pernah selesai. Artinya, yang diperlukan adalah bagaimana menjadikan korupsi itu tereliminasi dari daftar pemenuh kebutuhan manusia. Caranya dengan mempersempit kesempatan untuk menjadikan korupsi sebagai salah satu pemenuh kebutuhan manusia. Karena korupsi ini sering terjadi di tataran birokrasi dan pemerintahan, maka penyempurnaan aturan atau undang-undang yang seminimal mungkin mempersempit kesempatan untuk melakukan tidakan ini. Ainan (1982) menyebutkan bahwa salah satu yang menyebabkan tindakan korupsi ini muncul, yaitu karena kurang sempurnanya perumusan undang-undang. Maka dari itu, penyempurnaan undang-undang menjadi penting untuk menghilangkan kepentingan koruptor.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selain itu, yang perlu dilakukan mahasiswa adalah memupuk benih generasi bangsa agar tidak menjadi generasi bangsat. Satu yang paling esensial dalam mewujudkan hal ini yaitu kejujuran. Kejujuran di negeri ini sudah sedemikian kritis, bahkan mungkin sudah setengah mati. Karena kejujuran sudah dijadikan sebagai hal yang disebut "so suci" atau "kuno" jika jujur. Itu sebenarnya virus yang ditularkan oleh para bangsat sebenarnya, dan menjadi konsensus dengan sendirinya. Jujur itu menjadi hal yang harus menjadi iman para mahasiswa, karena menjadi mahasiswa adalah belajar untuk jujur sejak dalam pikiran. Contoh yang paling dekat dengan mahasiswa adalah fenomena menghalalkan segala cara demi hal yang tidak penting, Nilai! Mahasiswa kadang melakukan segala cara demi IP 4,0. Mulai tugas yang copy paste tanpa mengutip sumber, mencontek dalam ujian, dan berbagai cara 'cerdik' lainnya demi hanya nilai dari dosen. Ini sungguh tolol dilakukan mahasiswa, karena dengan cara itu saya katakan anda tak akan menjadi berkualitas. Mahasiswa tak akan menjadi berkualitas jika lulus dengan nilai IPK 4,0 dengan tidak jujur pada diri sendiri. Meskipun semua selalu melihat dari besaran nilai, tapi akhirnya yang akan menjadi bukti adalah kualitas dalam kenyataan. Coba pikir wahai Agen op Cengeng..&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan yang terakhir, saya ingin katakan dari dulu sekali tentang hal ini. Semua orang, tolong, mulai sekarang ganti kata korupsi maupun koruptor dengan kata "Maling!" atau "Bangsat" saja. Karena perbuatan busuk yang disebut dengan istilah keren akan menjadi tren. Kata korupsi sulit diartikan oleh awam, tapi kata maling, akan mudah dimengerti dan yakin tak akan menjadi trendi. Saya selalu yakin, kenapa korupsi terlalu merajalela di negeri ini, karena korupsi telah menjadi tren dan dianggap biasa, malah mungkin hal yang wajar dilakukan pejabat. Seperti halnya wajar petani itu mencangkul, korupsi juga akan menjadi wajar oleh pejabat. Dan apa salahnya pula dikatakan seperti itu, biar para koruptor itu sadar, mereka yang menjabat itu tolol, sudah punya kedudukan terhormat tapi berbuat hal yang memalukan : Maling!. Kata Nagabonar itu "Apa Kata Dunia?"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sekian tulisan dari saya, kesimpulannya, silahkan simpulkan sendiri-sendiri lah biar fair,, kalau tidak mengerti, dan tulisan ini jelek, ya mohon maklum lah, saya penulis pemula.. hehe.. Semoga bermanfaat, terimakasih sudah menyempatkan membaca ceracau saya yang mungkin kurang penting bagi anda. :)&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6326788823293509632-4775757307818654932?l=yoezronbloon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/feeds/4775757307818654932/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2011/12/selamat-waktu-ketika-anda-baca-blog-ini.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/4775757307818654932'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/4775757307818654932'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2011/12/selamat-waktu-ketika-anda-baca-blog-ini.html' title='Kepentingan Untuk Mengganti Korupsi Dengan Maling'/><author><name>yoezron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02489009525209536361</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/SbSYEdxGFwI/AAAAAAAAAAY/no9eb1z-4_I/S220/cail.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-MFlJ6XKluys/TvQug3UbtqI/AAAAAAAAAFA/3M3Hjqi8y94/s72-c/awas-malingk.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6326788823293509632.post-4818859091259001732</id><published>2011-09-27T19:54:00.006+07:00</published><updated>2011-09-27T21:34:53.440+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='capruk...'/><title type='text'>Belajar Adalah Kebahagiaan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-9ZPKEz9XRuk/ToHfAEgNjsI/AAAAAAAAAEY/77EdT1AfQPA/s1600/self-promotion-born-to-think-small-71247.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 214px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-9ZPKEz9XRuk/ToHfAEgNjsI/AAAAAAAAAEY/77EdT1AfQPA/s320/self-promotion-born-to-think-small-71247.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5657047799255895746" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ah, bertemu kembali dengan tulisanku yang masih acak-acakan dan tak puguh jugjrug. hehe..&lt;br /&gt;Malu sebenarnya saya ini memperlihatkan kembali tulisan di blog ini, karena sekian lama aku tinggalkan media pribadiku ini.. *banyak "ini"nya,,, yah,,inilah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbulan-bulan kulalui tanpa sepatah katapun aku tulis. Sebenarnya sudah sejak lama aku ingin menulis, tapi entah setan apa yang masuk ke dalam dadaku, semangat untuk menulis itu dengan mudah luntur, dan malah menjadikanku lebih senang berbaring ditempat tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan demi bulan yang telah kulalui belakangan ini memberikanku banyak peristiwa dan makna yang dapat difikirkan dan dijadikan pelajaran. Namun, karena terlalu banyaknya peristiwa yang kulalui, aku jadi lupa dan bingung, dari titik mana aku harus menuliskannya, sungguh terlalu banyak. Mungkin, inilah yang disebut dengan kebingungan yang tak terstruktur.. hehe.. apa tuh?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, jika aku mau menarik makna dari perjalanan hidup yang telah kulalui, aku bisa. Tapi apa daya, rasa haroream dan kedul yang menggunung membuatku hanya terbaring tanpa melakukan apapun. Ah, benar kata Rasulullah S.A.W : "Alkasalu da'unn" sungguh malas itu penyakit. Padahal, jika aku ambil makna dari hidup yang kujalani, mungkin aku akan lebih bijaksana dan mendapatkan banyak ilmu. Seperti sebuah kutipan yang pernah aku baca di buku..mmmh..yang mana ya, kalau tak salah bukunya Paolo Freire dan Ivan Illich yang judulnya "Menggugat Pendidikan", katanya di dalam pengantar, "setiap orang pernah menemukan apel yang jatuh, dan dari sekian banyak itu tak ada yang menghasilkan apa-apa dari kejatuhan apel dikepalanya, kecuali makian dan cacian, namun hanya Newtonlah yang dapat mengambil satu kebijaksanaan dari kejatuhan apel itu, dan menciptakan suatu teori gravitasi yang bermanfaat sepanjang masa.." Itulah, aku yakin sebenarnya disetiap peristiwa yang pernah kita lalui itu bermakna dan dapat dijadikan suatu pelajaran.&lt;span class="fullpost"&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, yang jadi masalah, kita terlalu disibukkan dengan fikiran-fikiran instan tentang kata belajar. Kenapa demikian? ya, kita terlalu terperangkap dengan keformalan-keformalan yang sehari-hari disuguhi. Padahal, belajar bukanlah hal yang perlu berada pada ranah formal saja, namun belajar juga dapat dilakukan kapanpun asal disadari dan dimaknai. Jika kita terawang ke abad-abad awal, penemuan ilmu bukanlah berasal dari sekolah atau pendidikan terstruktur lainnya. Melainkan berasal dari sikap skeptis, dan keradikalan dalam berfikir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba tengok, Thales dari Milethus, sang filsuf pertama, pemikiran-pemikiran dia berasal dari diskusi-diskusi dan waktu luang yang dia dapatkan ketika dia selesai berdagang. Dia, seorang yang meletakan batu pertama tentang ilmu filsafat, geometri, astronomi, dan sering juga disebut sebagai enterpreneur pertama, mendapatkan pengalaman intelektualnya bukan dari sekolah. Namun, dia menemukan segala kebijaksanaan ilmunya dari berbagai pengalaman dan perjalanan hidupnya. Melalui diskusi-diskusi di waktu luang, yang jelas-jelas bukan dari ruangan sempit berbangku dan berguru. Dia mencari guru dari alam, dan pengalaman yang dimaknainya sehingga dia mendapatkan suatu kebijaksanaan ilmu. Bahkan, dia mengatakan bahwa orang yang bahagia adalah orang yang selalu belajar, seperti yang dikatakan Thales orang yang bahagia adalah "Orang yang sehat jasmaninya, kaya jiwanya, dan mau belajar sepanjang hidupnya.. Tuh nya, ceuk si taleus ge, diajar mah dimana we,, hehe..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kutipannya tersebut, dapat diambil suatu kesimpulan bahwa belajar, yang selama ini (mungkin) dianggap sebagai beban, kewajiban yang mengikat, identik dengan "berat" atau hal yang negatif lainnya, seharusnya dijadikan sebagai jalan untuk mendapat kebahagiaan. Bahagia seharusnya ketika kita belajar, dan janganlah kita mempersempit ruang gerak kita untuk belajar hanya di kelas atau disekolah saja, bahkan disetiap watu dan tempat adalah ruang untuk pencarian kebenaran. &lt;span class="fullpost"&gt;Ya, benar, &lt;/span&gt;waktu adalah hal yang paling bijaksana karena waktu akan menyingkap segala kebenaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih belaum yakin? Kita beranjak ke tokoh yang kedua, masih dari dunia filsafat yang memang menjadi ibu dari segala pengetahuan yang berkembang. Yang saya akan ceritakan saat ini adalah seorang bapak tua, hehe..bukan, tapi bapak filsuf modern. Siapa dia?? Ya, benar... dialah  Rene Descartes. Descartes adalah orang yang disebut-sebut sebagai bapak filsafat modern dunia. Kenapa? Karena, dari hasil pemikiran filsafatnya, menjadi inspirasi bagi generasi filsuf yang hidup setelah dia. Pemikiran-pemikirannya dijadikan landasan dari pengembangan ilmu-ilmu di masa setelahnya. Dalam sejarah barat modern, dia sangat berpengaruh besar, pemikirannya menggiring para filsuf generasi setelahnya untuk membentuk apa yang disebut sebagai "Rasionalisme Kontinental". Jika anda menyaksikan aliran-aliran modernisme yang sekarang kita lihat, nah, si bapak tua inilah yang sedikit banyak membantu meretasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia memang seorang yang cukup hebat, kenapa? bayangkan, waktu dia berumur 9 tahun, dia sudah belajar logika, filsafat, fisika, dan etika. Sepanjang hidupnya dia tak henti belajar, sehingga dia banyak menelurkan beberapa karya yang menjadi tilam dasar pengetahuan modern. Kutipan yang sangat terkenal yang pernah dia katakan adalah "Cogito Ergo Sum" Naon tah si sakadang Cogito Ergo Sum teh? Artinya yaitu "Aku berfikir, maka aku ada"! yah, pasti pernah kita mendengar kalimat itu. Dan jika kita refleksikan, itu sangat dapat kita setujui. Yang dinamakan ada itu ya ketika kita berfikir. Coba saja, dalam sekelompok orang, keberadaan orang yang berfikirlah yang eksis dan dikatakan ada. Bener ga? Okeh, kita coba analogikan, anda tau Albert Einsten? Anda tau Isaac Newton? Atau anda tau Thomas Alfa Edison? yang tak tahu, berarti belegug tah. hehe... Anda pasti tau, tapi coba saya tanya, Siapakah nama tetangga Albert Einsten? atau siapakah teman  bermain Newton waktu dia kecil? Anda tahu? Bere permen tah mun nyaho, tapi sapotong digegel heula ku uing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, anda pasti tidak akan kenal, kenapa? karena mereka tidak berfikir seperti Einsten maupun Newton. Dan disinilah yang disebut bahwa keberadaan atau keeksisan seseorang itu berasal dari keberfikirannya. Aku berfikir, maka aku ada. Jadi, dapat disimpulkan, jika anda tidak pernah berfikir, anda adalah bukan apa-apa bagi dunia, dan jika anda berfikir, dunia adalah segalanya untuk anda. Maka berfikirlah, darimana kita berfikir? ya berasal dari belajar. karena belajar adalah suatu kegiatan berfikir, dimana kita tidak berfikir, kita tidak belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti apa yang dikatakan Pramudya Ananta Toer, tau kan siapa dia? ah, asa piraku we teu apal mah. Dia pernah mengatakan dalam bukunya, "Orang boleh hebat, sehebat apapun didunia ini, tapi selama dia tidak menulis, dia tidak akan tercatat dalam sejarah". Menulis itu berasal dari fikiran, kita mungkin sering menulis, tapi apakah tulisan kita berasal dari kegiatan berfikir? sungguhlah, tulisan yang akan membuat kita tercatat dalam sejarah adalah tulisan yang bermakna dan berasal dari keberfikiran kita. Pram juga pernah mengatakan hal yang sama yang pernah dikatakan oleh Thales tentang belajar merupakan sebuah kebahagiaan. Pram mengatakan dalam bukunya yang berjudul "Bumi Manusia" salah satu tetralogi pulau buru, dia mengatakan "Dalam hidupku, baru seumur jagung, sudah dapat kurasai : ilmu pengetahuan telah memberikan padaku suatu restu yang tiada terhingga indahnya." Ahh... sungguh kalimat yang sangat elok, disana tersirat bahwa sungguh menyenangkan dan bahagianya ketika memiliki ilmu pengetahuan. Dan sudah barang tentu, ilmu pengetahuan  itu bukan berasal dari "ujug-ujug" ataupun berasal dari jimat mbah dukun, tentunya ilmu pengetahuan itu didapat dari proses belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, begitulah sodara-sodara sebangsa tanah dan sebangsa air, ceracau saya tentang apa yang dinamakan belajar, sebenarnya masih banyuak yang saya ingin katakan dalam tulisan ini, namun apa daya seluruh badanku cangkeul dan sangat linu, karena duduk terbungkuk pantat tepos diatas tembok dingin kosan berjam-jam. Mungkin, saya akan lanjutkan tulisan saya tentang belajar yang open minded, atau belajar yang tidak mengalami penyempitan persepsi. Ini hanyalah pengantar saja, pengantar untuk muntah, pengantar untuk berak, pengantar untuk pingsan, hehehe... Tapi insya allah, jika saya berkenan, saya akan lanjutkan tulisan tentang hal ini (Loh?), karena banyak yang ingin saya katakan, misalnya tentang metode pendidikan kritis atau pendidikan yang membebaskan, yang mengupas tentang kesalahan pendidikan yang konservatif dan fundamental yang masih dipertahankan sampai saat ini. Di lain waktu jika saya tergerak kembali untuk menulis, saya akan menulis.. insya allah...&lt;br /&gt;Sekian dari sayah, wallahu a'lamu bishawab.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6326788823293509632-4818859091259001732?l=yoezronbloon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/feeds/4818859091259001732/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2011/09/belajar-adalah-kebahagiaan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/4818859091259001732'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/4818859091259001732'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2011/09/belajar-adalah-kebahagiaan.html' title='Belajar Adalah Kebahagiaan'/><author><name>yoezron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02489009525209536361</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/SbSYEdxGFwI/AAAAAAAAAAY/no9eb1z-4_I/S220/cail.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-9ZPKEz9XRuk/ToHfAEgNjsI/AAAAAAAAAEY/77EdT1AfQPA/s72-c/self-promotion-born-to-think-small-71247.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6326788823293509632.post-4137139856775652689</id><published>2011-01-11T11:11:00.005+07:00</published><updated>2011-12-23T14:45:48.900+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inspirasi'/><title type='text'>Smile And Happy... For A Better Life</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: left;"&gt;Entah kenapa hari ini aku tergerak untuk menulis, mungkin moodku sudah terkumpul, tapi yang jadi permasalahan,,apa yang harus aku tulis? Keinginan itu ada, tapi otak ini kosong!&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Okay, saya mulai, oyah.. ini merupakan tulisan pertamaku di tahun yang baru, tahun seteleh 2010 dan tahun yang kebetulan juga sebelum 2012. Ya, 2011! Di tanggal sebelas, dan di bulan satu.. ah tapi itu tidak penting, apalah arti tanggal dan angka-angka itu, karena yang penting adalah kita bagaimana mengisi hari ini dengan sangat bahagia. Iya, bahagia, karena kalau kita terus murung tak bahagia, berarti anda sedang depresi! Hehe…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di awal tahun ini memang tak ada sesuatu yang aneh atau yang baru, kecuali satu… ada yang baru..hehe…ya karena sekarang dominan dengan angka satu, yang kecualinya juga Cuma satu, mau tau? Mau tau?? Jreng..jreng… ini loh yang baru, namanya : SEMANGAT! &lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, semangat inilah yang harus aku perbaharui di hari yang baru ini, karena di tahun 2010 kemarin aku memang sangat dipusingkan dengan hal-hal yang tidak penting, dan tidak banyak membuat apapun yang berarti, hari hari kemarin memang suram, namun jika terus tenggelam dalam kesuraman, itulah bencana! Karena jika dibiarkan kita akan terus mengalami kesusahan dalam menjalani kehidupan. Dan dipagi hari pada tanggal ini aku sedang mendengarkan lagu dari FRENTE dengan judul, Open Up You’r Heart [And Let The Shunshine In]. Lagu inilah yang menggambarkan suasana hatiku pagi hari ini, berikut isi liriknya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Mommy told me something &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;a little kid should know. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;It's all about the devil &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;and I've learned to hate him so. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;She said he causes trouble &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;when you let him in the room. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;He will never ever leave you &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;if your heart is filled with gloom. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;So let the sun shine in &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;face it with a grin. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Smilers never lose &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;and frowners never win. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;So let the sun shine in &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;face it with a grin &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Open up your heart and let the sun shine in. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;When you are unhappy, &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;the devil wears a grin &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;But oh, he starts to running &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;when the light comes pouring in &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;I know he'll be unhappy &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;'Cause I'll never wear a frown &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Maybe if we keep on smiling &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;He'll get tired of hanging 'round. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;If I forget to say my prayers &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;the devil wears a grin. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;But he feels so awful awful &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;when he sees me on my knees &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;So if you're full of trouble &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;and you never seem to win, &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Just open up your heart and let the sun shine in. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;So let the sun shine in &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;face it with a grin. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Smilers never lose &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;and frowners never win. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;So let the sun shine in &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;face it with a grin &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Open up your heart and let the sun shine in.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dalam lirik yang dinyanyikan oleh Angie Hart bersama bandnya ini sunggguh menjadi pemicu semangat, dalam liriknya tersirat bahwa kita haru segera membuka hati kita untuk melihat kecerahan dunia, karena jika tidak, hidup kita akan dirundung setan-setan yang hanya menciptakan masalah dalam hidup kita, dan si setan itu takkan meninggalkan kita jika hati kita diisi dengan kemurungan, kegelapan kesedihan maupun kekelaman, jadi marilah kita buka hati dengan keceriaan dan hadapi sang mentari dengan tersenyum lebar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-5YKE7LZTHzU/TvQxgO3sj0I/AAAAAAAAAFM/ECQWgvYUKto/s1600/smile25%2B%25281%2529.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/-5YKE7LZTHzU/TvQxgO3sj0I/AAAAAAAAAFM/ECQWgvYUKto/s400/smile25%2B%25281%2529.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5689226659093057346" style="display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; text-align: center; cursor: pointer; width: 375px; height: 372px; " /&gt;&lt;/a&gt;Tersenyum lebar, ya, kita tak boleh terlepas dari tersenyum, kita harus tetap mengisi kehidupan kita dengan gembira, karena dengan itulah kita dapat melalui kehidupan kita dengan mudah dan penuh semangat. Dalam lagu diatas, Frente memberikan pesan bahwa : Smilers never lose ! and frowners never win! So let the sun shine in! Yeah,,itulah yang aku suka, yang tersenyum takkan pernah kalah dan yang bermuka masam takkan pernah menang! Jika dikaitkan dengan pencapaian target kehidupan, ungkapan itu sangat masuk akal, kita sekali-kali takkan pernah meraih kemenangan dan kebahagiaan ketika kita menghadapi masalah dengan muka masam, tapi ketika kita menghadapi semua tantangan dengan senyuman dan kebahagiaan, apapun hasilnya, kita akan tetap menang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, intinya kita harus tetap menghadapi segala tantangan dan masalah yang dihadapi dengan senyuman dan mengalahkan setan-setan murung yang akan mengikuti kita ketika kita murung.&lt;br /&gt;Just open up your heart and let the sun shine in...Everybody&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;u&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6326788823293509632-4137139856775652689?l=yoezronbloon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/feeds/4137139856775652689/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2011/01/entah-kenapa-hari-ini-aku-tergerak.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/4137139856775652689'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/4137139856775652689'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2011/01/entah-kenapa-hari-ini-aku-tergerak.html' title='Smile And Happy... For A Better Life'/><author><name>yoezron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02489009525209536361</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/SbSYEdxGFwI/AAAAAAAAAAY/no9eb1z-4_I/S220/cail.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-5YKE7LZTHzU/TvQxgO3sj0I/AAAAAAAAAFM/ECQWgvYUKto/s72-c/smile25%2B%25281%2529.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6326788823293509632.post-7997391088990228956</id><published>2010-12-30T17:25:00.002+07:00</published><updated>2010-12-30T17:32:52.706+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='i dont know'/><title type='text'>Memori Sesaat</title><content type='html'>Pagi mulai datang. Ahh,,matahari kini juga bersinar seakan menari untuk kebahagiaan dunia. Aku disini, tetap disini terbaring diatas kasur lepek di ruangan kecil berwarna biru, meski sempit terlihat ruangan ini dengan buku-buku kuliah dan baju-baju bekas yang berserakan yang tak sempat ku cuci, namun ini duniaku, dunia yang terbebas dari segala keresahan dan hiruk pikuk di luar sana. Hatiku hari ini sedang tidak biasa, perasaan bergejolak, bagaikan amukan eksplosif lahar gunung merapi. Aku tak tahu kenapa ini terjadi pada diriku, perasaanku terasa galau, namun ringan, seperti helaian kapas yang melayang jatuh diudara. Disini, dikamar ini aku ingin memulai suatu cerita, cerita yang mungkin biasa, namun kebiasaan itulah yang membuat hal ini tidak biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan langkah gontai dan penuh kemalasan, aku keluar dari peraduanku menuju ruangan yang biasa dipakai orang mandi. Apalah itu namanya, yang penting tempat mandi. Aku segera membasuh mukaku dan mulai menanggalkan pakaian untuk segera merasakan guyuran air yang dingin. Aku berharap, dengan ini aku bisa segar, karena sudah sehari kemarin aku tidak mandi. Bukan aku tidak mau, tapi rasa malas ini sunggguh kuat. Setelah itu, biasa, aku memakai pakaianku kembali, yang berbeda tentunya dari kemarin. Aku lalu terdiam sejenak, memikirkan apa yang akan aku lakukan hari ini. Ahh, betapa bodohnya aku ini, menentukan apa yang akan aku lakukan hari inipun aku harus berfikir lama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu aku putuskan untuk jalan-jalan ke tempat yang sangat dekat, namun tak pernah aku lalui.Akupun berjalan dengan penuh harapan akan menemukan kebahagiaan, entah itu menemukan uang satu koper di jalan, atau menemukan seseorang yang mau memberiku sebuah mobil mewah. Aku terus berjalan menyusuri jalanan ke kampusku, kampus yang hampir tahun kedua aku belajar di dalamnya. Dengan langkah dan tatapan yang kosong, aku berjalan sendiri, oh, betapa sepi hari ini, mahasiswa-mahasiswa memang sedang libur, karena pekan ini memang pekan sunyi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Setelah lama aku berjalan, tak terasa aku sudah sampai ditempat dimana aku rasa tempat ini belum pernah aku datangi sebelumnya. Tapi sungguh indah jika berdiri diatas tembok ini. Tembok depan bangunan sejarah yang berdiri dengan sombongnya. Aku lihat, dari sini, bangunan yang penuh tirani ini sungguh sombong memandang hamparan rumah-rumah dikota ini. Huum, bangunan megah berwarna putih ini pasti membuat iri para rakyat yang sampai saat ini tak punya akta tanah, meski telah berpuluh tahun berdiam. Aku, tak peduli megahnya bangunan ini, bangunan bersejarah yang dahulu diperuntukkan bagi orang pengasingan, kini dijadikan kantor para pejabat bergelar profesor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akupun kembali memalingkan mukaku dari bangunan itu, memandang hamparan kota yang terlihat seperti mangkok. Semilir angin menemaniku disini, berdiri dengan pikiran yang kosong, dan juga tatapan yang masih kosong. Aku tak takjub sedikitpun, tapi hembusan angin dan riak air membuat perasaanku terasa indah. Akupun duduk, kembali melamun sembari melihat indahnya mega putih di jagat yang biru.&lt;br /&gt;Seketika aku teringat tentang cerita hidupku yang penuh liku. Hari ini memang aku mendapatkan hal yang sangat membuat hatiku rapuh. Ya, aku, aku yang dikenal oleh seseorang sebagai seorang yang kelihatannya tegar namun aslinya rapuh. Dia, satu-satunya orang yang bilang itu kepadaku, memang karena dia sangat mengenalku, dan sebaliknya diriku yang bodoh, tak pernah mengenalnya dan menyia-nyiakan keberadaannya ketika didekatku, dan kini aku menyesal dibuatnya ketika dia memang benar-benar pergi dari hidupku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angin yang semakin kencang meniupkan ejekan kepadaku,  seakan ingin menerbangkan sisa-sisa tubuhku yang terpecah karena rapuh. Aku terima, meski diriku tak goyah sedikitpun dari lamunanku. Ini memang cerita, aku tau benar apa yang terjadi sebenarnya, aku kecewa ketika kalimat itu masuk ketelingaku, telinga yang kecil, namun sampai menggetarkan hati dan jiwaku. Rasa yang penuh rahasia sungguh purna sekarang.aku takkan mengharap lagi sesuatu yang diluar kendaliku. Perlahan aku putuskan akan menerbangkan segala apa yang kurasakan saat ini. Bersama angin, bersama riak air yang penuh ikan mas dibelakangku. Ingin rasanya aku buang jauh-jauh pikiran ini, andai aku bisa mengambil sebagian ingatanku tentangnya untuk ku buang ke kolam dibelakangku, dan aku harap ingatan ini dimakan para ikan yang kelaparan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu persatu ingatan yang runut aku buang, dimulai ketika dia masuk dalam ingatanku, panggilan dia kepadaku yang pertama, yang membuat aku tersenyum sendiri.ah,,biarlah, ini tak perlu ku buang, biarkan tetap tersimpan, karena terlalu indah. Lalu memori kedua, gurauan-gurauannya yang sungguh membuatku tersenyum bahagia, oh, sungguh indah, tapi tak bagus jika aku terus terbuai dengan memori indah ini, ini akan membuatku tenggelam dalam ingatan yang tak nyata keberadaanya. Ini harus ku buang, meski berat. Dan begitupun dengan memori-memori selanjutnya, yang pernah menyelam ke dalam palung hatiku yang dalam, berenang, dan bermain-main dengan solar plexus dalam diriku. Sungguh, jika kuingat saat itu, saat yang indah dalam perjalanan hidupku, namun aku tak boleh terbuai dalam bayang semu yang tak tentu keberadaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, semua telah ku buang, aku terbebas lagi dari buaian buaian kosong yang berupa ilusi. Ini memang bagian dari pengalaman hidupku, hidup yang semu, namun kubalut dengan keindahan-keindahan nyata yang sebenarnya palsu. Dan kini aku kembali terduduk diam sendiri, menikmati lirih angin sendu sambil menatap pemandangan yang ternyata indah jika aku memandangnya dari sisi yang lain. Aku tak kecewa, namun sebaliknya aku bahagia, karena hatiku menginginkan kebahagiaannya, meski tak berwujud aku. Aku tengadahkan kepalaku ke langit senja hari ini. Rintik hujan mulai turun! Hey, ini suatu keanehan yang nyata, aku sangat lihat, langit diatasku tak berawan, sangat cerah, tapi kenapa rintik hujan mulai turun? Darimana datangya? Apakah ini yang disebut dengan hujan tanpa awan? Wujud dari kesedihan haru yang sebenarnya sedang menyelimuti jiwaku?. Mungkinkah langit ikut bersedih dengan kesedihanku? Meski tetap dia pertahankan kecerahannya untuk tetap cerah kepada manusia lainnya? ahh…langit, jangan bersedih, tetaplah gembira.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6326788823293509632-7997391088990228956?l=yoezronbloon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/feeds/7997391088990228956/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2010/12/memori-sesaat.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/7997391088990228956'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/7997391088990228956'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2010/12/memori-sesaat.html' title='Memori Sesaat'/><author><name>yoezron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02489009525209536361</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/SbSYEdxGFwI/AAAAAAAAAAY/no9eb1z-4_I/S220/cail.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6326788823293509632.post-4026648215762824925</id><published>2010-12-10T16:41:00.006+07:00</published><updated>2010-12-10T17:29:40.244+07:00</updated><title type='text'>Rain...Wait</title><content type='html'>&lt;div&gt;Hari ini hujan datang kembali. untuk 3 bulan terakhir, langit terus menangis deras untuk bumi disertai deru angin kesedihan dan gaungan lirihnya. kita manusia sudah tidak bisa memprediksi kapan langit berhenti untuk mencurahkan airmatanya dan kapan langit akan tersenyum ceria dengan memberi kesempatan matahari untuk memperlihatkan cahayanya untuk dunia.&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Fenomena ini ada dilangit atas kepalaku. aku tak tahu langit dibelahan lain apakah juga memperlihatkan kesedihan atau bersembunyi di belakang desiran angin sepi untuk memberi ruang si raja hari untuk bersinar. akhir-akhir ini megaku sering terlihat murung. gumpalan kegelapan menyelimuti hari-hariku. dia sering bersendawa keras, namun tak jua mau bicara apa yang menyebabkan dia semurung ini.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kali ini rincik air, tak pernah lepas dari telingaku. tak hanya itu yang kudengar, tapi orangpun sering bergumam mengutuk hari dan awan kenapa mereka kembali. mereka sungguh tak senang ketika hujan turun lagi. mereka tak peduli dan mereka tak ingat lagi ketika kemarau datang mereka akhirnya akan merindukan sang hujan. sungguh manusia selalu lupa. lupa bahwa dirinya adalah air yang dibungkus raga.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;hujan turun... mungkin orang murung. tapi apakah begitu aku?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/TQH6F-I8VNI/AAAAAAAAAD8/9AFa6F3IwAw/s1600/black-spider-rain-fall.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 246px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/TQH6F-I8VNI/AAAAAAAAAD8/9AFa6F3IwAw/s320/black-spider-rain-fall.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5548991196383958226" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6326788823293509632-4026648215762824925?l=yoezronbloon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/feeds/4026648215762824925/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2010/12/rainwait.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/4026648215762824925'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/4026648215762824925'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2010/12/rainwait.html' title='Rain...Wait'/><author><name>yoezron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02489009525209536361</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/SbSYEdxGFwI/AAAAAAAAAAY/no9eb1z-4_I/S220/cail.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/TQH6F-I8VNI/AAAAAAAAAD8/9AFa6F3IwAw/s72-c/black-spider-rain-fall.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6326788823293509632.post-1226545012841048601</id><published>2010-11-16T09:05:00.004+07:00</published><updated>2010-11-16T10:32:44.775+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='i dont know'/><title type='text'>Sore yang aneh : Mengejar Siti dan Mencari Kunci</title><content type='html'>Sore yang cerah berubah sekejap menjadi ladang gerimis hujan. sebelumnya langit memang cukup cerah, namun gulungan awan hitam tiba-tiba datang menghalangi matahari yang sedang memandangi isi bumi bagian indonesia. aku sendiri sedang sibuk memandangi alam luar dari sempitnya ruangan kelas. ceracau sang dosen yang sedang ceramah, tak menghentikan aktifitasku memandangi rintik hujan yang mulai jatuh perlahan. pikiranku bergejolak waktu itu. otakku disibukkan oleh perasaan yang kian lama kian menguat. semilir angin yang masuk di sela-sela jendela, semakin menguatkan perasaan serta gejolak jiwa yang sedang aku rasakan. oh, tuhan...aku lapar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hari ini memang hari yang melelahkan. jadwal kuliah digeser semua ke hari senin demi kesempatan menikmati liburan yang sedikit tak sabar untuk segera datang. akhirnya, hari yang dipenuhi oleh jadwal kuliah, seakan uang muka untuk liburan yang selalu dinanti. mungkin mereka merasakan hal yang sama, ingin bertemu keluarga, teman-teman atau bahkan pacar mereka, yah itu pula yang mungkin kurasakan. kilatan cahaya tabrakan awan, sekejap membangunkanku dari alam lamunan. ragaku memang dikelas, tapi jiwaku..di rumah makan. sejenak ku lihat jam yang serasa sangat lambat bergerak. oh, 10 menit lagi, akupun kembali asik masuk ke alam tak sadarku kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; sepintas terdengar riak-riak celoteh dosen menerangkan tentang teori Carl Rogers. menyimpulkan bahwa Client Centered masih merupakan cabang dari Psikologi Humanistik Abraham Maslow. dia juga menerangkan kalau konselor bersikap sebagai subjek yang merefleksi keadaan klien. dan menegaskan bahwa inti dari teori ini ialah mengaktualisasikan diri konseli. huwaaah, aku sedikit menguap. bukan karena aku bosan, atau karena aku tak tertarik dengan penjelasan panjang lebar yang pada intinya sama. tapi karena aku ngantuk. sungguh, hari yang melelahkan dengan perasaan yang sangat komplit. aku lapar, aku lelah dan juga akupun ngantuk. tak lama kemudian sang dosenpun menutup ceramahnya dan mahasiswa diperbolehkan pulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku, temanku langsung bergegas untuk mencari isi perut. dan kitapun menetapkan rumah makan yang sekarang akan kita serbu. lalu akupun segera pergi ke kosan kawanku itu yang lumayan cukup jauh, karena harus melewati luasnya padang pasir yang basah terkena rintik hujan, yang ujungnya terdapat lautan nan tidak luas yang sering dipakai mahasiswa untuk berenang. dengan langkah yang sedikit gontai karena memang sangat lelah dan lapar tentunya, pikiranku sungguh tak bisa konsentrasi dan fokus. aku lihat batu berserakan bagaikan hamparan prekedel kentang yang baru diangkat dari wajan penggorengan. juga kulihat kerikil tergenang air bagaikan sayur kacang merah hangat yang siap diceduk untuk dinikmati. ohh, ketika lapar, tahi kotok ayampun terlihat bagaikan coklat yang meleleh. ahhh..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;langkah yang berat,akhirnya mengantarkanku ke kosan temanku yang segera bergegas mengambil kunci motor, jas hujan, dan helm. lalu iapun segera mengeluarkan motor tua kesayangannya, yang menurutnya masih gagah meskipun lampunya sudah mati,STNK nya tertukar dan kuncinya sedikit longgar. aku tak peduli, yang penting aku ingin cepat sampai ke rumah makan dan mencicipi masakan yang akan mengisi palung kosong dalam lambungku. satu masalah akhirnya muncul disela lamunanku akan segera mencicipi makanan. helmnya kurang satu! ahh, tuhan kanapa harus ada polisi yang mengawasi helm. terpaksa harus mengambil dahulu ke kosanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu dengan melaju santai diiringi deru knalpot tua yang terdengar seperti batuk berdahak pasien TBC, aku dan temanku melaju menuju kosanku untuk mengambil helm. dengan membelah hujan rintik yang turun sore itu, aku dan temanku masing-masing konsentrasi akan pikirannya sendiri-sendiri, aku memikirkan bagaimana caranya helm langsung ada dikepalaku, dan temanku pasti sedang memikirkan hal yang tak aku tahu, karena aku tak bisa baca pikiran. hening, hanya deru mesin motor d kenalpot dan deru motor-motor yang lain yang bisa aku dengar waktu itu, dan jalan berlubangpun menjadi alasan untuk mulutku meracau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diperjalanan yang sedikit panjang karena si Kancil berjalan lambat, didepan terlihat seorang perempuan berbadan kecil berkerudung memakai helm kuning mengendarai skuter matik, sekilas seperti anak kecil naik odong-odong di pinggir jalan. oh tuhan,itu odong-odong melaju hampir 30KM/jam, mukanya lurus kedepan mungkin sedang konsentrasi menyusuri jalan. itu dia helm kuning, menggembung diatas kepalanya seperti onggokkan tahi manusia yang meleleh dikepalanya. aku merasa mengenal dia, ya,aku mengenal dia, mungkin dia teman sekelasku atau mungkin juga bukan. setelah menyadari siapa perempuan kecil yang melaju kencang itu, aku dan temanku serentak berteriak : SITIII!!! SETOOOPPP!!. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siti terus melaju dan sedikit menoleh kepada kami. pikiran kami sedikit gembira, karena aku mungkin bisa pinjam helm kuningnya itu, agar aku tak perlu jauh-jauh ke kosanku untuk bawa helm. kami kira dia akan berhenti, namun ternyata tidak! dia malah mengencangkan lajunya, sedikit menoleh seolah mengatakan "Kejar aku kalau bisa!" oh tuhan. si kancil lalu dibelokkan memutar dan siap untuk mengejar. dan si kancil melaju gas full mengejar siti, aksi kejar-kejaran ini bagaikan film action, adrenalin terpacu, semangat menggebu, si kancil menderu, melaju untuk mengejar siti. di pertigaan aku lihat si siti lurus saja dan tidak belok, tapi... what the hell!! kenapa si kancil belok! oh tuhannnn. temanku melaju saja membelokkan si kancil, aku langsung tanya temanku "Kawan, kenapa belok? target kita melaju lurus dan tidak belok?" diselingi deru si kancil temanku menjawab, "Oh ya? tapi aku rasa dia belok? feelingku mengatakan begitu?" sejenak aku terpikir, mungkin saja si siti itu bisa membelah dirinya jadi dua, yang aku lihat lurus dan temanku lihat belok itu mungkin orang yang sama, tapi apakah mungkin? yang saya tahu, dia hanya seorang siti biasa, apakah dia sudah berubah menjadi Naruto? ahhh, aku jadi bingung, lalu aku membalas, "Feeling? kamu yakin?" diapun menjawab, "enggak..hehe". ya tuhan!! temanku langsung menginjak rem tanda setuju denganku dan harus memutar kembali kendaraan tuanya demi mengejar siti. dan sikancilpun melaju kembali mengejar siti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami kehilangan jejak siti, lalu temanku berinisiatif masuk ke gang yang dia yakin kalau dia menuju kosannya. jalan gang yang sempit kami telusuri, polisi yang dari dulu tertidur dijalanan gang, tanpa ragu digilas si kancil demi mengejar siti. dan akhirnya kamipun berhenti karena itu jalan buntu, aku dan temanku pasti berpikiran sama, kami tak mungkin menabrak pagar rumah orang yang yang menghalangi jalan kami. dan kamipun tak mungkin memanjat pagar itu untuk terus lewat, karena dibalik pagar itu ada rumah, dan rasanya tak mungkin juga si siti itu bisa tembus tembok dan pagar, meskipun makhluk yang kecil, dia masih manusia aku yakin, dan belum berubah jadi setan atau tuyul. kamipun langsung dengan sigap mengambil keputusan, walau sedikit putus asa karena kehilangan jejak siti. dengan berat kamipun memutar si kancil yang mati mesinnya,aku cuma melongo merasakan geliat demonstrasi para cacing diperutku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;langit yang tak henti-henti menebar rintik hujan, begitupun aku yang tak henti-henti merasakan lapar, dan polisi yang mungkin tak henti-henti bernafas, seolah menjadi warna tersendiri di sore yang sebelumnya aku harap sebaliknya, tidak gerimis, aku tidak lapar, dan para polisi yang berhenti bernafas, agar tak ada dijalan dan tak perlu aku pusing-pusing memikirkan mencari helm. Akupun langsung naik ke jok belakang sikancil yang lumayan empuk. baru nyaman aku terduduk, lalu temanku malah terkaget dan sedikit panik. ada apa gerangan pikirku, aku juga melontarkan pertanyaan apa yang aku pikirkan. "oh,tuhan kunci si kancil hilang!" teriak temanku. langit kelabu yang bergulung-gulung dan tak henti menebar rintik hujan itu seolah runtuh menimpa kami yang sedang dilanda lapar yang berat. ya tuhan, kenapa hal ini harus terjadi. kunci yang longgar itu mungkin  terjatuh sewaktu mengejar siti. atau mungkin saat melewati jalan-jalan berlubang. ah tak tahu lah dimana kunci itu terjatuh, karena kalau kami tahu, pasti kami tak akan sepanik ini. dan terpaksa kamipun kembali untuk merekonstruksi kejadian mengejar siti dijalan. ah, sekali lagi rencana untuk langsung ke rumah makanpun dijegal karena helm,polisi dan kunci motor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kamipun merekonstruksi kejadian yang tadi kami alami, mungkin saja kunci itu terjatuh di jalan yang kami lewati tadi. tapi mungkin saja tidak. atau mungkin saja sepeda motor itu memang tak ada kuncinya. ah, tak tahu lah, banyak kemungkinan yang berputar-putar dikepalaku yang aku rasa tak penting untuk aku pikirkan. namun, yang penting, motor itu masih bisa hidup, dan berjalan untuk mencari kunci yang hilang. kami lalu menyusuri jalan yang pernah kami lewati tadi, berjalan pelan dengan mata teliti mencari kunci, hingga sampailah kami ke kosan temanku dimana awal kami beranjak pergi, dan nihil, tak kami temukan si kunci sialan itu. kamipun kembali dan menyusuri tiap ruas jalan yang pernah kami lewati dengan mata yang teliti, disepanjang perjalanan kami mengulang apa yang kami pikirkan, mungkin itu bisa membantu, termasuk aku juga mengatakan apa yang pernah aku katakan sebelumnya, dengan harapan bisa cepat bertemu dengan kunci motor. namun semua sia-sia, sampai kami ke jalan buntu dan mengatakan apa yang tadi katakan, kami tak juga menemukan kunci itu. dan temanku langsung berinisiatif (kadang-kadang inisiatifnya ini suka telat), "Bagaimana kalau kita langsung ke Rumah makan saja, soalnya di kosanku kan ada kunci serep..", aku yakin, dahi setiap orang pasti berkerut mendengar hal itu, dan akupun setuju saja tanpa banyak bicara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami langsung melaju rumah makan yang hampir satu jam tadi kami idamkan, dan satu hal, kami lupa kalau saya tak memakai helm, dan sampai rumah makan, tidak terjadi apa-apa dan tidak bertemu polisi. ahhh,,,sungguh sore yang unik dan bodoh aku rasa, tapi sebelum merasakan itu, aku terlebih dahulu merasakan nikmatnya Steak hangat dengan taburan merica yang siap kulahap untuk mengisi perutku. tanpa bicara dengan temanku aku lahap menghabiskan steak hangat itu.nyam..nyam.. ^_^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6326788823293509632-1226545012841048601?l=yoezronbloon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/feeds/1226545012841048601/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2010/11/sore-yang-cerah-berubah-sekejap-menjadi.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/1226545012841048601'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/1226545012841048601'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2010/11/sore-yang-cerah-berubah-sekejap-menjadi.html' title='Sore yang aneh : Mengejar Siti dan Mencari Kunci'/><author><name>yoezron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02489009525209536361</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/SbSYEdxGFwI/AAAAAAAAAAY/no9eb1z-4_I/S220/cail.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6326788823293509632.post-190183716286761023</id><published>2010-11-11T23:47:00.000+07:00</published><updated>2010-11-11T23:48:12.917+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='capruk...'/><title type='text'>Memoar Lebay</title><content type='html'>Awan malam sedikit bergelombang namun tipis kulihat bagaikan tebaran kapas. langit hitam gulita, namun sedikit terhias putihnya awan yang terkena percik-percik cahaya bulan. dibawah payung nan gelap, aku berjalan santai sambil menikmati langkah-langkah sepi namun sedikit menghentak gembira. semilir angin malam mulai menggelitik dibalik kaus tipis kesukaan yang aku kenakan malam ini. selangkah demi selangkah aku lalui jalan-jalan sepi samping gedung megah Isola. gedung yang indah terlihat sekilas dimalam hari. namun aku tahu, kebusukan disana masih tercium meskipun sedang direnovasi. sejenak aku menoleh ke arah berlawanan dimana aku berjalan. kulihat hamparan indah lampu-lampu temaram yang sekilas tampak berkelap-kelip bak taburan bintang berwarna warni, aku sedikit menyunggingkan senyuman untuk ini, meskipun aku tak tahu alasannya, tapi sedikit senyum dimalam hari dan sendirian aku rasa sah-sah saja. selepas puas, aku kembali berjalan seperti biasa. dengan kaki tentunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil berjalan dan meniupkan siulan yang tentunya tidak merdu, aku lihat kiri kanan. tidak ada apa-apa. namun aku tertegun melihat sebuah bayangan yang sangat besar didepanku.&lt;span class="fullpost"&gt; sempat aku merasa terkejut. debar jantung tiba-tiba berubah cepat. pompaan darah keotak sangat cepat mencipta kegelisahan tiada tara. deru nafas seketika sangat sering bagaikan terkena bengek. aduhai, dimalam sepi ini, apa gerangan yang aku lihat. keringat membanjiri tangan dan jidat dimalam dingin. angin malam meniup keras genangan keringat dijidat bak badai tsunami. mengalir, membasahi, dan memporak-porandakan harapan untuk bertemu gadis manis di ujung belokan. oh tuhan, seketika aku ingat kau ketika aku sangat ketakutan melihat hal yang tak biasa. bayangan itu bertolak pinggang gagah, berdiri tegap dikelilingi cahaya kuning gemerlap. legam yang sangat kentara jelas, merupakan penegasan bahwa itu sorotan dari cahaya yang amat kuat. dan aku masih tertegun menahan kencing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa di dada sungguh bergejolak, bagaikan deru ombak di tepi pantai menjelang subuh. tertegun, hanya itu yang kulakukan. sejenak terasa gulungan awan gelap akan runtuh menimpa halaman, atau terasa badan ini kaku terpaku dan terpalu berton-ton hantaman baja. sungguh aku tak kuasa. namun, daya rasionalku sedikit bangkit oleh suara jangkrik di tempat sepi itu. seketika muncul keberanian untuk memastikan apa yang terjadi. akal sehatku kembali muncul, setelah beberapa waktu lalu sempat piknik ke alam mistis. aku sedikit menoleh ke belakang walau kurasa leherku bagaikan di semen dan di cor. aku melihat kebelakang, dan tiba-tiba....&lt;br /&gt;oh tuhan...&lt;br /&gt;BERSAMBUNG...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6326788823293509632-190183716286761023?l=yoezronbloon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/feeds/190183716286761023/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2010/11/memoar-lebay_11.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/190183716286761023'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/190183716286761023'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2010/11/memoar-lebay_11.html' title='Memoar Lebay'/><author><name>yoezron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02489009525209536361</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/SbSYEdxGFwI/AAAAAAAAAAY/no9eb1z-4_I/S220/cail.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6326788823293509632.post-6947269596957194710</id><published>2010-10-27T14:19:00.005+07:00</published><updated>2010-10-27T15:46:47.227+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='capruk...'/><title type='text'>Bencana..Ohh.,.Bencana...</title><content type='html'>Hewlohh evrebodeehh... &lt;img class="emoticon" src="http://sidekick.mysinablog.com/resserver.php?resource=193305-praise.gif" alt=":inlove:" title=":inlove:" height="50" width="50" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini saya baru ngehh kalo di jogja en di Mentawai itu lagi ada bencana..hhe.. maklum sudah dua minggu ini saya tak sempat baca koran apalagi nonton tivi,,,hummhh...sampe-sampe saking kecapeannya antibodiku tumbang dan lalu diserang demam serta influenza..&lt;img class="emoticon" src="http://sidekick.mysinablog.com/resserver.php?resource=187104-%E6%84%9F%E5%86%92.gif" alt=":sakit:" title=":sakit:" height="50" width="50" /&gt; heuhh,,, kepaksa deh mesti istirahat total di kosan dan tidak melakukan apapun selain tiduurr..hhe..&lt;img class="emoticon" src="http://sidekick.mysinablog.com/resserver.php?resource=187084-%E5%A5%BD%E5%A4%A2.gif" alt=":sleep:" title=":sleep:" height="50" width="50" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;okehh,,,kembali ke bencana... wihh pas baca di media online, ternyata ngeri juga ya ngeliat tuh kedua bencana, yang satu di tempat paling tinggi...yang satu lagi ditempat paling rendah... untung saya hidup di tengah-tengah...hhee..&lt;img class="emoticon" src="http://sidekick.mysinablog.com/resserver.php?resource=193302-knife.gif" alt=":eheh:" title=":eheh:" height="50" width="50" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi tadi pagi saya baca di 'Kaskus' kalau di bandung (tempat saya tinggal sekarang) juga berpotensi terjadi gempa!! Waduhh..&lt;img class="emoticon" src="http://sidekick.mysinablog.com/resserver.php?resource=187116-%E9%A9%9A.gif" alt=":galit:" title=":galit:" height="50" width="50" /&gt; dimana tempat yang aman di dunia ini????&lt;br /&gt;zzz...&lt;img class="emoticon" src="http://sidekick.mysinablog.com/resserver.php?resource=193310-woodfish.gif" alt=":lamagawa:" title=":lamagawa:" height="50" width="50" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Status-status di pesbuk en twitter bilang kalo smua adalah takdir tuhan... tuhan katanya lagi marah...tuhan katanya lagi murka... nahh..lohh,,,kenapa jadi nyalahin tuhan?? kenapa semua prasangka tentang bencana dibebankan kepada tuhan??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mmphh,,mungkin ini ya yang dikatakan Bryan Magee yang katanya "Postulat mengenai keberadaan tuhan merupakan sebuah pengelakan, sebuah penolakan untuk menyikapi dengan serius problem-problem yang bersifat serius.." manusia ketika seperti ini "Escape" atau melarikan diri dan lalu membebankan kepada keberadaan/kemahakuasaan tuhan..&lt;br /&gt;teringat juga pada apa yang iwan fals bilang pada lagunya yang berbunyi "Bukan..Bukan itu, aku yakin kitapun tahu...bencana terjadi...karena salah kita sendiri..." mungkin ini lebih realistis ketimbang terus-terusan menyalahkan tuhan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia ini memang berada pada wilayah"Ring of Fire", karena tepat berada diantara lempeng benua..makanya di indonesia banyak gunung api, juga banyak gempa...ya memang karena kondisi geografis negara ini ditempat yang merupakan anugrah (karena tanahnya subur..yaiya,,wong banyak gunung) juga merupakan musibah karena rentan sekali gunung meletus dan gempa. hummph....&lt;img class="emoticon" src="http://blogimage.roodo.com/onion_club/1b38f9e2.gif" alt=":sigh:" title=":sigh:" height="50" width="50" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ketika saya di malaysia, saya berdiskusi dengan kawan saya yang warga negara malaysia, dia pernah bilang bahwa "bedanye pola pikir bangsa atau negare maju same negare berkembang itu, negara maju lebih realistis memandang segala hal, dan sudah mengenyampingkan hal-hal yang bersifat mistis atau yang tidak bisa tertangkap indera..." yahh,,,indonesia kan masih negara "mau" berkembang, makanya semua hal yang terjadi masih dikaitkan dengan hal-hal yang berbau mistis dan tidak ilmiah,,, contohnya kisah penunggu atau juru kunci gunung mrapi Mbah Maridjan, dia yang gigih bertahan menantang wedhus gembel (awan panas),,,berjuang menembus hujan abu,,,demi menunggui Gunung Mrapi...&lt;img class="emoticon" src="http://sidekick.mysinablog.com/resserver.php?resource=193303-lonely.gif" alt=":astig:" title=":astig:" height="50" width="50" /&gt;akhirnya tewas di kamar mandi...&lt;img class="emoticon" src="http://sidekick.mysinablog.com/resserver.php?resource=187087-%E6%98%8F.gif" alt=":tsk:" title=":tsk:" height="50" width="50" /&gt;.. yaitu...dia rela mati dan tidak menghiraukan himbauan serta bujukan aparat keamanan karena bertahan untuk tetap menjaga Mrapi (waduh mbahh,,,tu gunung gkan kabur kalee..), tapi berbicara Mbah Maridjan serta Gunung Mrapi pasti takkan lepas dari apa yang namanya alam ghaib (ghaib itu artinya nggak ada..hhe...)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;meskipun cukup melegenda tuh mbah...tapi ini loh bukti sebagian bangsa kita...masih aja percaya sama hal-hal mistis, tapi tak apalah...semua keyakinan bebas-bebas saja manusia yakini, toh kita tak boleh mengganggu keyakinan orang lain, tapi berkaca pada kalimat kawan saya tadi, mungkin ini kali ya cerminan perbedaan bangsa ini dengan bangsa maju, masih konservatif, masih mempertahankan nilai-nilai tradisional tapi tidak fleksibel dengan teknologi (Lha..kok?..kata siapa?) ada juga yang so' fleksibel dan akhirnya malah tergerus oleh moderenisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kita memang harus memegang teguh nilai-nilai tradisional kita, tapi jangan secara universal kayaknya, karena zaman ini dinamis, kalo kita nggk bisa mengikutinya, ya pasti ketinggalan... fondasi budaya kita memang harus kuat, namun bangunan kayaknya harus lebih fleksibel terhadap perubahan, karena waktu adalah perubahan. (hehe,,,ngomong apa sih..&lt;img class="emoticon" src="http://blogimage.roodo.com/onion_club/efb50fe2.gif" alt=":ha?:" title=":ha?:" height="50" width="50" /&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ahh,,,pada intinya...mmphh,,,apa ya intinya? hehhe...&lt;img class="emoticon" src="http://sidekick.mysinablog.com/resserver.php?resource=187087-%E6%98%8F.gif" alt=":tsk:" title=":tsk:" height="50" width="50" /&gt;&lt;br /&gt;yasudahlah, yang penting seperti  itu, yang baca boleh mengambil tafsir dan kesimpulan sendiri, kan ini negara demokrasi, semua bebas berpendapat apapun, jadi silahhkan publik atau pembaca yang beropini... monggooo... &lt;img class="emoticon" src="http://sidekick.mysinablog.com/resserver.php?resource=187078-%E6%B0%B4%E8%8D%89%E8%88%9E.gif" alt=":woooh:" title=":woooh:" height="50" width="50" /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6326788823293509632-6947269596957194710?l=yoezronbloon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/feeds/6947269596957194710/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2010/10/hewlohh-evrebodeehh.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/6947269596957194710'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/6947269596957194710'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2010/10/hewlohh-evrebodeehh.html' title='Bencana..Ohh.,.Bencana...'/><author><name>yoezron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02489009525209536361</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/SbSYEdxGFwI/AAAAAAAAAAY/no9eb1z-4_I/S220/cail.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6326788823293509632.post-7603686644541961473</id><published>2010-10-26T15:06:00.008+07:00</published><updated>2010-10-26T18:09:10.317+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='capruk...'/><title type='text'>Perang Fikiran : Antara Ego, dan ID vs Super Ego</title><content type='html'>Hoaaammmhh,,,Hari ini sungguh sangat malesss.... &lt;img class="emoticon" src="http://img148.imageshack.us/img148/4708/malesiw5.gif" alt=":males:" title=":males:" height="50" width="50" /&gt;pagi bangun tidur, langsung yang ada di otakku ini = "BUBUR+TUGAS" &lt;img class="emoticon" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/10.gif" alt="jelir" title="jelir" /&gt; hadoowhh.,,, maklum bangun tidur, ya langsung si "Id" ini membisikan 2  pilihan,,, Makan bubur,,,atau,,Tidur lagi!!&lt;img class="emoticon" src="http://blogimage.roodo.com/onion_club/efb50fe2.gif" alt=":ha?:" title=":ha?:" height="50" width="50" /&gt; hehe,,,trus tugasnya gimana?&lt;img class="emoticon" src="http://sidekick.mysinablog.com/resserver.php?resource=193308-speechless.gif" alt=":argh:" title=":argh:" height="50" width="50" /&gt;  kata Super Ego'ku... waduh tambah bingung si Ego..mau Pilih bisikkan Id  yang emang cocok dilakuin pagi-pagi.,atau bisikan malaikat super ego  yang nyuruh ngerjain tugas mulu  busyet dah,,,&lt;img class="emoticon" src="http://sidekick.mysinablog.com/resserver.php?resource=187113-%E6%93%A6%E6%B1%97.gif" alt=":sweaty:" title=":sweaty:" height="50" width="50" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yaudah,,,mending makan bubur dulu lah, soalnya cacing-cacing di perut udah pada demonstrasi...&lt;img class="emoticon" src="http://sidekick.mysinablog.com/resserver.php?resource=193318-evil.gif" alt=":devilishgrin:" title=":devilishgrin:" height="50" width="50" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;huammhh...Selesai  maem bubur anget pagi-pagi..udah kesampean tuh kemauannya si Id.. dan  sekarang waktunya,,,hoaaammmhh,,&lt;img class="emoticon" src="http://sidekick.mysinablog.com/resserver.php?resource=193317-dontcare.gif" alt=":yawn:" title=":yawn:" height="50" width="50" /&gt;nah lohh...udah makan...si ID minta  tidur lagi,&lt;br /&gt;"kan semalem tidur jam 2 pagi" bisik si ID ke Ego...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hummhh,,kali  ini si Super Ego agak geram kalii yaa sama si ID yg pemales..."heh  monyong...hari ini lu persentasii..cepet ngerjain tugass!!!&lt;img class="emoticon" src="http://sidekick.mysinablog.com/resserver.php?resource=187110-%E5%98%B2%E7%AC%91.gif" alt=":scream:" title=":scream:" height="50" width="50" /&gt;" Kata Super Ego ke si Ego.&lt;br /&gt;terus  si ID bilang "yee..muna banget si lo... kayak yang kuat ajah ngerjain  tugas sambil ngantuk,,,gakan baleg taoo!! udah mending tidur..gw kan  penguasa alam bawah sadar,,,ntar pas mimpi, di kasih mimpi yg indah  deh!!&lt;img class="emoticon" src="http://blogimage.roodo.com/onion_club/d5f02ecd.gif" alt=":okay:" title=":okay:" height="50" width="50" /&gt; goda si ID.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Ego cuman bengong doank sehabis perutnya di  isi,, bgemanapun Ego kan eksekutif..jadi yg nentuin mesti ngerjain tugas  atw Tidur lagi...&lt;img class="emoticon" src="http://blogimage.roodo.com/onion_club/efb50fe2.gif" alt=":ha?:" title=":ha?:" height="50" width="50" /&gt;&lt;br /&gt;.....tettoootttt...si Ego masih bengong, bingung dia..dilema antara pemenuhan kebutuhan ID atau Mengikuti saran Super Ego...&lt;br /&gt;tuk..tuk...tuk...stak deh tuh si Ego diatas kasur empuknya en juga di depan tumpukan buku...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;"ah  elu sihh,,,Bengong kan jadinya,,,mentang2 Super Lo, so'so'an pengen  ngerjain tugas,,,jadi si Ego bengong tuh,,,udah go...mending tidur lagi  ajah,," kata si ID..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;"yehh,,,elu tuh sarap!! pemales banget si idup...tidur udah,,makan udah,,,tinggal saran g&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;w dong turutin...masa lu terus yang diturutin,,,ihh dasar amoral lu ID!!&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;"  balas di Super Ego, "Udah Go..mending lu tentuin skarang,, coba pikir  lagi,,masa terus-terusn si ID yang d turutin,,,gak bagus Go...gw cuman  pengen idup lo lebih baik.. itu aja kok.. coba pikir.,&lt;/span&gt;&lt;img class="emoticon" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/25.gif" alt="angel" title="angel" /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;"ujar si Super Ego yang emang porsi dalam kepribadian cuman dikit..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"biarin aja..&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;img class="emoticon" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/76.gif" alt="banyakckp" title="banyakckp" /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;udah mending tidur aja Go,,,masih pagi ini...gg usah di denger lah tuh bacotnya si So' Super&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;" kata si ID&lt;/span&gt;&lt;img class="emoticon" src="http://sidekick.mysinablog.com/resserver.php?resource=193317-dontcare.gif" alt=":yawn:" title=":yawn:" height="50" width="50" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;"aaarrrggghhh....Pusing  nentuinnya!!! kalian bdua ribut muluu... bisa diem gg,,pagi-pagi udah  ribut..udah gw disini yg berhak nentuin!!&lt;/span&gt;&lt;img class="emoticon" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/14.gif" alt="marah" title="marah" /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;" &lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Kata si Ego agak sewot..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;"Iya deh tserah lu ajh!!"&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; timpal Super Ego&lt;br /&gt;"Iya,,sorry,,,tidur aja,,,ehh,,,terserah aja"&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; kata si ID&lt;br /&gt;"Ih,,,nyebelin banget sih lu ID!! makan tuh tidurr!! mati lo skalian!&lt;/span&gt;&lt;img class="emoticon" src="http://sidekick.mysinablog.com/resserver.php?resource=187085-%E7%8B%82%E6%9A%B4.gif" alt=":sobrakana:" title=":sobrakana:" height="50" width="50" /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;" Kata Super Ego Marah...&lt;br /&gt;UDAAAAAHHHHH!!!!&lt;/span&gt;&lt;img class="emoticon" src="http://sidekick.mysinablog.com/resserver.php?resource=187097-%E5%B4%A9%E6%BD%B0.gif" alt=":ayokona:" title=":ayokona:" height="50" width="50" /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; hehh monyett...diem lu bdua...pusing gua..!!" kata si Ego&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Ego pun bingung,,&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;cuman bengong,sambil duduk di kasur empuknya,,,&lt;br /&gt;tinut,,,tinut,,,HP berbunyi, lalu membuka SMS yg nyampe di pagi itu.&lt;br /&gt;"Jarkom! Hari ini Kuliah dibatalkan!!"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;"yessssssssssss...&lt;/span&gt;&lt;img class="emoticon" src="http://blogimage.roodo.com/onion_club/70bff581.gif" alt=":ahaha:" title=":ahaha:" height="50" width="50" /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;tuh kan apa gw bilang, tidur lagi sana, ntar pas mimpi gw kasih mimpi ama cewek idaman lo.." kata si ID kegirangan...&lt;br /&gt;"Yah,,,meski  kuliah batal,,lu mesti tetep belajar,,soalnya belajar itu tugas lu saat  ini!! inget,,ortu di rumah pengen lo jadi pinter...jangan  kecewain,,mereka ngarepin lu saat ini!!&lt;/span&gt;&lt;img class="emoticon" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/1.gif" alt="senyum" title="senyum" /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;" Nasihat Super Ego sama Ego.&lt;br /&gt;"hoaaammm...Bacot lu ahh,,,&lt;/span&gt;&lt;img class="emoticon" src="http://sidekick.mysinablog.com/resserver.php?resource=193317-dontcare.gif" alt=":yawn:" title=":yawn:" height="50" width="50" /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;masih ada besok ini,,udah mnding tidur!" bisik si ID&lt;br /&gt;"heeeeeehhh,,,lu nyebelin banget sihh,,,gua t&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;ampol baru tau rasa loh..&lt;/span&gt;&lt;img class="emoticon" src="http://sidekick.mysinablog.com/resserver.php?resource=187110-%E5%98%B2%E7%AC%91.gif" alt=":scream:" title=":scream:" height="50" width="50" /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; seenak perut aja lu ngomong...Irrasional!!...&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;"terserah gw dong...&lt;/span&gt;&lt;img class="emoticon" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/76.gif" alt="banyakckp" title="banyakckp" /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;" kata ID&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;"aarrgg&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;hhh &lt;/span&gt;&lt;img class="emoticon" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/102.gif" alt="tension" title="tension" /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;diem lu beduaa...&lt;/span&gt;&lt;img class="emoticon" src="http://sidekick.mysinablog.com/resserver.php?resource=187085-%E7%8B%82%E6%9A%B4.gif" alt=":sobrakana:" title=":sobrakana:" height="50" width="50" /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;udahh,,,gw gkan nurutin lu bedua,,mending gw nulis.. ke laut aja lo bdua!!" geram Ego.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;akhirnya...tidur nggak,,,ngerjain juga nggk,,,malah nulis di Blog.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;yasudahhlahh,,,&lt;/span&gt;&lt;img class="emoticon" src="http://img148.imageshack.us/img148/1410/ayukzw6.gif" alt=":ayuk:" title=":ayuk:" height="50" width="50" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;hehhehe...&lt;/span&gt;&lt;img class="emoticon" src="http://img148.imageshack.us/img148/5968/sinchanwp3.gif" alt=":sinchan" title=":sinchan" height="50" width="50" /&gt;&lt;img class="emoticon" src="http://img148.imageshack.us/img148/6643/tendangfx3.gif" alt=":tendang:" title=":tendang:" height="50" width="50" /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6326788823293509632-7603686644541961473?l=yoezronbloon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/feeds/7603686644541961473/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2010/10/perang-fikiran-antara-ego-dan-id-vs.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/7603686644541961473'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/7603686644541961473'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2010/10/perang-fikiran-antara-ego-dan-id-vs.html' title='Perang Fikiran : Antara Ego, dan ID vs Super Ego'/><author><name>yoezron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02489009525209536361</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/SbSYEdxGFwI/AAAAAAAAAAY/no9eb1z-4_I/S220/cail.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6326788823293509632.post-8324470805543496946</id><published>2010-09-29T04:37:00.001+07:00</published><updated>2010-09-29T04:40:04.897+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inspirasi'/><title type='text'>Ikhlaslah Mencari Ilmu...Semua pasti kau dapat...</title><content type='html'>&lt;blockquote&gt;Carilah ilmu dengan Ikhlas, jangan terpaku pada kepentingan dunia, hilangkan keinginan pencapaian nilai yang bersifat kuantitatif, lupakanlah kesombongan prestisius, berikhtiarlah dengan keyakinan, seorang yang berilmu pasti lebih dibutuhkan dibanding kekayaan, dengan ilmu kau bisa kuasai apa saja, bahkan untuk menggenggam dunia –Yoezron Family&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah suatu ungkapan kesimpulan yang berasal dari pepatah ayahku (Sang Juara) yang telah banyak mempengaruhi hidupku hingga kini. Suatu saat aku pernah berbincang dengan ayah di ruang tamu, aku membicarakan tentang bagaimana pendapatnya ketika raportku waktu itu berisi nilai-nilai yang rendah sewaktu aku di SMA. Aku sedikit takut ayah kecewa melihat nilaiku yang tak bagus dan ancur-ancuran, sejenak aku teringat betapa besar usahanya menyekolahkan aku, aku teringat betapa besar harapannya kepadaku agar aku sukses dan berhasil kelak. Sungguh itu beban besar bagiku, aku sangat takut dia merasa usahanya menyekolahkanku sia-sia atas apa yang kudapat pada raportku hari itu. Sempat terpikir untuk mengurungkan niatku untuk memperlihatkan raportku kepadanya. Namun, apapun keadaannya, aku harus mempertanggungjawabkan semua yang telah dia amanatkan kepadaku. Dengan langkah sedikit ragu aku menghampirinya yang tengah duduk bersantai di kursi ruang tamu setelah ia pulang mengajar. Bapak waktu itu terlihat capek, namun senyuman langsung mengubah wajahnya seketika ketika aku menghampirinya.  “Pak, tadi saya dibagi raport, ini hasilnya, alhamdulillah naik kelas, tapi untuk nilainya,,,” tak sempat aku menyelesaikan ucapanku dia langsung mengambil raport yang sedang ku pegang. Dengan perlahan ia buka raportku, dan membuka halaman yang berisi nilai raportku. Setelah terbuka aku sempat sangat takut dia kecewa dan senyumnya berubah jadi ekspresi kekecewaan. Setelah terbuka lalu dia melihat sebentar, dan langsung menyambar bolpoint yang selalu berada disakunya. Aku sempat terheran karena senyumnya tak sedikitpun berubah, apa yang kubayangkan sebelumnya bahwa dia akan kecewa ataupun marah, tidak terjadi. Lantas dia langsung menandatangani raportku dan menutupnya lalu memberikannya kepadaku kembali. Akupun tambah heran, lalu aku bertanya “Hanya Itu?” tanyaku heran, “Tanda tangan kan yang kamu butuhkan? Lalu mau apa lagi? Minta uang?” jawabnya sambil tersenyum.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Fikiranku yang asalnya berkecamuk lalu berubah heran dan merasa konyol, apa yang kupikir sebelumnya hilang begitu saja oleh senyuman yang dia lemparkan.  “nggak, tapi nilainnya nggak dilihat?” tanyaku, “Kenapa harus dilihat? Itu kan nilaimu, disana hanya ada angka saja, dimana-mana angka kan sama, tak ada yang berbeda..” jawab ayahku. Aku yang asalnya takut ayahku kecewa malah berbalik, malah jadi aku yang kecewa atasnya, aku merasa bahwa ia tak sedikitpun peduli atas nilai-nilaiku yang memang sebenarnya tak perlu dipedulikan. “Pak, ini raport kenaikan pertamaku di SMA, masa hanya tanda tangan saja, gimana pendapat bapak dengan nilaiku?” ucapku ketus. “Ohh, soal itu,,, begini nak, bapak menyekolahkan kamu itu bukan untuk kamu mendapatkan nilai yang besar atau ranking pertama, bapak menyekolahkan kamu itu agar kamu bisa belajar dan mendapatkan ilmu disekolah, dan semua itu untuk kamu sendiri, bukan untuk bapak, jadi kenapa harus berkomentar untuk nilaimu?” ucapnya. “tapi nilaiku untuk kenaikan ini jelek pak, mungkin ini mengecewakan bapak, aku tau biaya yang bapak keluarkan untuk sekolahku sangat besar, jadi aku minta maaf kalau hasil yang kudapat tak sebanding apa yang selama ini bapak keluarkan..” sesalku. Lalu ayahku sedikit tertawa, “hhe…nak, kenapa kamu terlalu terpaku dengan nilai yang kau dapat? Begini nak, sekolah itu adalah tempat dimana kamu mencari dan mendapatkan ilmu, bukan untuk mencari nilai, nilai yang kamu dapat itu tak berpengaruh apa-apa untuk dunia nak, tapi ilmu, dengan ilmu kamu bisa merubah dunia,” ucapnya dengan bijak. Lalu ia melanjutkan, “hidup itu jangan mengandalkan sesuatu yang bersifat dunia, jangan kau mengandalkan angka, ijasah, kekayaan, dan hal yang lainnya. Tapi hidup itu andalkanlah otak! Dan otak itu isilah sebanyak mungkin dengan ilmu, kamu tau kenapa orang yang dulu primitif sedangkan sekarang berubah menjadi moderen itu karena apa? Apa yang membuat dunia ini bisa berkembang? Semua itu dengan ilmu nak, bukan angka, raport atau ijasah. Dengan ilmu kamu bisa menjadi lebih beradab, dengan ilmu kamu bisa merubah dunia, jadi apalah artinya nilai yang besar kalau tak ada ilmunya?” katanya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Aku sungguh terpaku dan takjub dengan perkataannya, “ nak, bapak ingin kau cari ilmu sebanyak-banyaknya, dimana-mana orang yang berilmu itu sangat dibutuhkan! dibanding dengan orang yang mempunyai kekayaan, jabatan, nilai yang tinggi, dan hal-hal duniawi lainnya. Angka itu tidak penting nak! Tapi ilmulah yang lebih penting! Jika kamu nanti banyak mendapat ilmu, apapun bisa kamu dapat, kau bisa meningkatkan derajat dirimu di masyarakat, kau bisa jelajahi dunia ini, kau bisa menemukan hal baru dalam hidup ini, dan kau juga bisa membuat dunia seperti apa yang kamu mau. Ikhlaslah mencari ilmu tanpa kau mengharap apa-apa darinya, yang paling penting . jangan kau sia-siakan waktumu untuk mengejar nilai nak, itu tidak penting.. carilah ilmu, dimanapun kau harus mencari ilmu, dimana kamu ada disanalah kau mendapat ilmu, bukan hanya disekolah saja. Bapak dulu miskin, untuk sekolah itu sangat susah, tapi bapak selalu ikhlas untuk mencari ilmu, dan sekarang semua bisa bapak dapatkan, termasuk bisa menyekolahkan kamu sekarang. Berusaha dan ikhlaslah mencari ilmu dengan jujur, dengan itu kau bisa kemanapun yang kamu mau, kau bisa melangkahi batas-batas dunia, kau bisa dapatkan apa saja yang kau inginkan, semua dengan ilmu nak, bukan dengan angka. Ingat pesan bapak, dimanapun kamu berada disanalah kau harus mendapatkan ilmu, sesukar apapun, sekecil apapun tiada ilmu yang sia-sia, jadikan semua waktumu berharga untuk mencari ilmu, karena dengan ilmu kau bisa kuasai apa saja, bahkan untuk menggenggam dunia, dan nanti ajarkanlah ilmumu pada orang lain, berbaktilah untuk pendidikan, banggakan keluarga, hiduplah dengan mandiri, dan tetaplah rendah hati.” Menakjubkan…Kata-kata ayahku itu sangat berharga, takkan pernah aku lupa, seketika aku sadar bahwa ilmu itu memang lebih berharga daripada apa yang ada didunia. Dan kinipun aku merasakan semua yang ayah katakan itu terbukti, sungguh ayahku memang ayah nomer satu didunia. Kini yang aku kejar adalah ilmu…ilmu dan ilmu…dan semua keinginan serta harapan didunia, serta merta aku dapatkan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Allahumanfa’nii bimaa alamtanii wa alimnii maa yanfau’nii wa zidni ilmaan,,,, Robbi zidni Ilmaan warzuqnii fahman….&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;“Semua kupersembahkan untukmu ayah… dan juga ibu…”&lt;br /&gt;Allahumaghfirlii walii walidayya warhamhuma kamaa robayaanii shaghiiraa….&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;dan terimakasih ku ucapkan Teruntuk "Keluarga Besar Pujangga Mama Ehen", "Social Integration Community","Psikologi Pendidikan dan Bimbingan 2009 B", dan "Unit Pers Mahasiswa UPI"...atas semua ilmu yang berharga yang kudapat.&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6326788823293509632-8324470805543496946?l=yoezronbloon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/feeds/8324470805543496946/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2010/09/ikhlaslah-mencari-ilmusemua-pasti-kau.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/8324470805543496946'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/8324470805543496946'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2010/09/ikhlaslah-mencari-ilmusemua-pasti-kau.html' title='Ikhlaslah Mencari Ilmu...Semua pasti kau dapat...'/><author><name>yoezron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02489009525209536361</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/SbSYEdxGFwI/AAAAAAAAAAY/no9eb1z-4_I/S220/cail.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6326788823293509632.post-5531012652699489003</id><published>2010-09-05T21:11:00.000+07:00</published><updated>2010-09-05T21:13:06.756+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sajak hari...'/><title type='text'>Sang Penggoda Jiwa...</title><content type='html'>senja hari ketika sang raja siang mulai berangsur padam,,&lt;br /&gt;aku termenung seorang diri dihamparan kebingungan yang membuat aku kembali terperosok dalam jurang tak bertepi...&lt;br /&gt;namun, kerasnya angin menghantamku untuk kembali ke permukaan keidupan yang nyata sedang kujalani...&lt;br /&gt;berkali kali jiwaku melayang pergi, namun seketika kembali...&lt;br /&gt;namun kali ini perasaan aneh mulai merasuk kealam sadarku...&lt;br /&gt;aku terbayang akan lentera yang pernah kutemui di safari anganku...&lt;br /&gt;aku mulai merasakan denyut-denyut kasih yang telah lama hilang tergilas penghianatan...&lt;br /&gt;sempat kuyakin itu adalah lentera digulitanya palung keidupan...&lt;br /&gt;keidupan yang semula hampa kini berwarna..&lt;br /&gt;meski hanya sebatas dalam hayalan, namun sungguh aku merasakan..&lt;br /&gt;kau...kaulah yang sering hadir dalam impian yang dulu tak berupa,,,&lt;br /&gt;kau...&lt;span class="fullpost"&gt;kaulah penggugah jiwa diri yang tlah lama mati..&lt;br /&gt;kau...menakjubkan..namun aku tak bisa bedakan antara khayalan..&lt;br /&gt;benarkah kau malaikat duhai pengisi jiwa?&lt;br /&gt;ataukah kau hanya setan penggoda yang tak akan lama sirna tertiup duka??&lt;br /&gt;aku tak tau,,,yang kutau kau nyata...&lt;br /&gt;aku terkagum, hampir tak sadar jiwaku ketika matamu tajam pandang mataku..&lt;br /&gt;sungguh tatapan yang tak biasa namun terasa ada...&lt;br /&gt;aku tergugah, hampirku terayu mencumbui bayangan jiwamu..&lt;br /&gt;sungguh terbayang betapa lezatnya bibirmu, akalku seolah takluk terbayang kau didepan hidungku...&lt;br /&gt;ahh.,.sungguh lihainya kau merayu, merayu jiwa yang hampir sirna..&lt;br /&gt;kau penggoda,,,hingga aku tak kuasa...&lt;br /&gt;kini kau terpatri, dalam jiwa, dalam hati, meski tak nyata...    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6326788823293509632-5531012652699489003?l=yoezronbloon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/feeds/5531012652699489003/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2010/09/sang-penggoda-jiwa.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/5531012652699489003'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/5531012652699489003'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2010/09/sang-penggoda-jiwa.html' title='Sang Penggoda Jiwa...'/><author><name>yoezron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02489009525209536361</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/SbSYEdxGFwI/AAAAAAAAAAY/no9eb1z-4_I/S220/cail.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6326788823293509632.post-8938407985426430380</id><published>2010-08-30T01:03:00.002+07:00</published><updated>2010-08-30T01:06:28.870+07:00</updated><title type='text'>Maaf tak sempat ku ucap...</title><content type='html'>Disini aku ingin mengungkapkan segala keluhan dan pengakuan akan dosa. aku hanyalah seonggok kehidupan yang tak berarti bagi semesta yang luas nan megah.namun aku selalu mencoba mengartikan diriku sendiri dalam benak yang berlumuran kenistaan. sungguh diriku merasa hina dalam setiap jalan kehidupan yang telah kulalui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini memang hanya seberkas kisah antara aku si pendosa dan kau si sabar yang keras kepala. sungguh bila kuingat dirimu adalah tiang penopang kejayaan yang telah kuraih saat ini. kaulah kaki-kaki baja yang tubuh rapuhku selalu menyandar. aku tak lebih dari kumpulan debu tak berarti yang mudah hilang tertiup angin. aku hanyalah sekumpulan lumpur yang akan sirna terguyur hujan. namun kau, kau adalah payung kehidupan yang menghindarkan aku dari hilang yang pantas aku dapatkan. kau adalah pengumpul biji-biji kehidupan yang terlalu hina untuk kau punguti.&lt;br /&gt;namun tak seinchi bibirmu melengkung kebawah menghadapi diriku yang tak tahu diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berdosa telah mengajakmu ikut tenggelam dalam lumpur yang kotor. aku menyesal telah membawamu kedalam palung kehampaan tiada arti. kau tak sedikitpun mengeluh temani ego burukku, kau tak sedikitpun berbalik ketika aku berhadapan dengan nistanya neraka dunia. sungguh kau adalah cahaya dalam jiwa yang gulita. kau hadapkan aku dengan arti nyata lika liku dunia. kau tuntun aku keluar dari gua penderitaan yang tak pernah kupikir semua da ujungnya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Teduh matamu selalu temaniku ketika terjatuh. air muka tenangmu selalu membuatku tak merasa sendiri ketika semua orang tinggalkanku pergi. kau orang yang bangunkanku ketika aku terjerembab dalam rasa malu yang membuat pilu.kaulah pencari jalan ketika aku menangis diatas batu diujung jalan yang terhalang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maaf aku akui dosaku ketika aku meninggalkanmu ketika kau tersandung gunung berapi. aku tak sanggup mengeluarkanmu dari kesedihan yang pertama kau rasakan. aku si lemah yang tak kuasa hanya untuk menghapus airmata di pipi yang tak biasa teraliri. aku tak belajar untuk memahami ketika kau membutuhkan hanya sekadar senyuman.aku selalu berkeras hati ketika melihatmu merendah. aku tak bisa berempati ketika kau perlu dipahami.aku tak berkasih ketika kau membutuhkan kata terimakasih. maafkan aku jika itu bisa terucap, namun semua terlambat, karena kini kau telah selesai menjalani kehidupan. hanya penyelasalan bagiku yang kau tinggalkan, karena semua semangat yang kau berikan telah dengan bodoh ku buang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaulah pelita dalam jalan gelapku. namun kini lentera itu padam karena kebodohanku.&lt;br /&gt;maaf cintaku...    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6326788823293509632-8938407985426430380?l=yoezronbloon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/feeds/8938407985426430380/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2010/08/disini-aku-ingin-mengungkapkan-segala.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/8938407985426430380'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/8938407985426430380'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2010/08/disini-aku-ingin-mengungkapkan-segala.html' title='Maaf tak sempat ku ucap...'/><author><name>yoezron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02489009525209536361</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/SbSYEdxGFwI/AAAAAAAAAAY/no9eb1z-4_I/S220/cail.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6326788823293509632.post-8731425498976769900</id><published>2010-08-29T18:55:00.002+07:00</published><updated>2010-08-29T18:57:50.519+07:00</updated><title type='text'>Fenomena...</title><content type='html'>ada sebuah cerita tentang anak muda yang malang nasibnya, namun besar jiwanya tapi kurang beruntung rejekinya, kasian dia kenapa dia harus mengalami hal ini di usianya yang muda belia. walau begitu dia tak pernah mengeluh sedikitpun dan tetap menjalani harinya dengan riang gembira, lalalala...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;suatu hari, di hari yang cerah di ladang yang indah ketika dia sedang membantu ibunya bercocok tanam diladang, di didatangi seorang yang mengaku bahwa dirinya adalah malaikat yang diutus tuhan mengajarkan kebijaksanaan dalam kehidupan. namun dengan kaget dia berlari sekencang kencangnya karena ketakutan, ia tak percaya hal itu terjadi kepadanya. tak lama kemudian diapun melihat sebuah pohon, lalu dia duduk terengah engah dengan nafasnya yang memburu. sejenak dalam kekagetannya dia teringat pada orang tadi. dan juga ingat bahwa dia ingin mengajarkan kebijaksanaan kepadanya. namun ia lantas bertanya pada dirinya, "Apa sebenarnya kebijaksanaan itu?" dia bukan tak tahu, namun dia sedikit heran kenapa harus kebijaksanaan yang harus diajarkan? padahal ada banyak hal lain yang perlu ia tahu selain kebijaksanaan, namun apa maksud dari kebijaksanaan yang harus ia tahu sehingga ia mengaku tuhan yang mengutusnya untuk mengajarkan kebijaksanaan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;pikirannya terus bergolak memikirkan berkali kali di tengah hela nafasnya yang kian lama semakin tenang setelah tadi nafasnya yang cepat karena terbirit birit lari dari kehadiran seseorang yang begitu saja muncul dihadapannya. dia tak bisa membedakan ada atau tidak fenomena yang ia temui tadi, karena selama ia bernafas di dunia fana ini dia baru menemukan hal yang aneh itu, sehari harinya jika ia tidak mengalami kemalangan, pasti ia akan mendapatkan hal yang membosankan, namun tak mengeluhlah yang menjadikkannya kuat akan hal yang menimpa kepadanya. lalu selintas dia teringat kembali kepada sosok setengah baya yang muncul tiba - tiba dihadapnnya dan ingin mengajarkan kebijaksanaan, kebijaksanaan apa? bukankah didunia ini kebijaksanaan adalah milik seorang yang terkenal, kaya dan berpendidikan? ia tak tahu, dan tak pernah merasakan kebijaksanaan, apa artinya? gejolak di dadanya semakin jauh menghanyutkan alam sadarnya, yang ada hanya lamunan kosong yang tak ia sadari, tapi fikirannya terus saja dijejali oleh hal yang tak tahu asalnya darimana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semakin dalam dia berfikir, semakin ia menemukan secara kronologis hasil dari penelusuran segala kemungkinan makna yang terkandung dalam kata yang dilontarkan orang aneh yang mengaku malaikat itu. kebijaksanaan, dia simpulkan bahwa kebijaksanaan ada bukan karena bisa menenangkan orang oleh kata - kata orang bijak, namun kebijaksanaan datang jika seseorang bisa menahan tekanan yang diberikan kepadanya. bukankah itu? diapun dipenuhi oleh fikiran ketidak tahuan namun kepenasaran yang semakin dalam. ditengah lamunan di dikejutkan oleh hentakan keras, suara itu tak lain berasal dari depan mukanya, tak salah lagi, hentakan itu datang seperti orang yang baru jatuh dari langit dan mendarat dengan kedua kakinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dia tak bisa menggambarkan perasaan yang menerpa ketika dia temui seseorang yang membuatnya lari terbirit birit barusan. dia ketakutan, namun rasa itu hilang seketika, ketika orang tersebut memegang bahunya dan tersenyum hangat. senyum itu, senyum yang tak pernah ia lihat, sungguh membuatnya nyaman, bagai hembusan angin surga, seketika seperti waktu berhenti dan semua membeku dan terasa dirinyalah yang paling hangat, sungguh membuatnya takjub dan sulit berkata atau bahkan sekedar menyapa senyum hangat itu, dia sungguh merasakan waktu berjalan lambat, daun yang gugur sungguh ia sadari kjatuhannya, dan semilir angin bagai membuainya seperti dia merasakan terbang diatas sungai sungai surga, tak bisa ia lukiskan. ditengah keterlenaan dia, lalu sosok nan indah itu berkata dengan jelas namun singkat dan tak ia mengerti, "Apa yang kau pikirkan takkan pernah bisa kau wujudkan, namun apa yang kau usahakan akan sejalan dengan pencarian dan apa yang kau dapat didunia", tak sedikitpun dia menghilangkan senyumnya ketika ia berkata kata. wujud itu, wujud sempurna, tak ada tandingannya didunia. sungguh ia merasakan kesejukkan ketika sang guru bijak itu menyudahi perkataannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dalam indahnya ia terbuai, lalu si misterius itupun seketika hilang dari pandangannya. semua kembali berjalan normal, sang waktu, sinar matahari, hembusan angin dan suara suara dunia yang sempat sejenak tenggelam dalam gelombang kesejukan yang entah darimana datangnya, kini kembali biasa. matahari kembali membakar kulitnya, dan sejenak ia terfikir apa yang telah terjadi? sungguh lamunan yang menakjubkan, namun segera fikiraannya mengalihkan bahwa ini bukanlah lamunan, karena semuanya sangat nyata ia rasakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lantas ia bergegas kembali berjalan menuju rumahnya, namun sepanjang ia berjalan menyusuri jalan setapak ditengah padang yang luas, dia tak bisa terlepas dari fikiran tentang pertanyaan apa yang terjadi kepadanya pada hari ini. sejenak dia berhenti dan memandang gunung tinggi yang seakan dihadapannya. dan pertanyaan anehpun muncul, "apakah benar gunung yang tinggi menjulang ini ada? aku melihatnya namun aku tak bisa memastikan apa yang aku lihat itu nyata atau tidak,." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sungguh dia terpaku pada pandangannya kepuncak gunung tinggi itu, lama dia terpaku, dan segera iapun kembali kealam sadarnya dan melanjutkan kembali perjalannya. namun hanya lima langkah diapun berhenti kembali, dan merubah fikirannya untuk pulang, tapi dia akan berjalan menuju puncak gunung yang ia pandangi tadi, ia ingin membuktikan bahwa apa yang ada dipenglihatannya itu jelas memang ada, dia yakin bahawa dalam fenomena ada tak hanya ada, namun ada "Ada" yang lainnya atau fenomena yang membangun fenomena itu. dia yakin, perjalanan pencarian kebenaran betapapun terjal dan sulitnya dilalui tetap harus menikmati proses yang dilalui, karena setidaknya ia akan mencapai puncak ketika dia melangkah.    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6326788823293509632-8731425498976769900?l=yoezronbloon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/feeds/8731425498976769900/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2010/08/fenomena.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/8731425498976769900'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/8731425498976769900'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2010/08/fenomena.html' title='Fenomena...'/><author><name>yoezron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02489009525209536361</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/SbSYEdxGFwI/AAAAAAAAAAY/no9eb1z-4_I/S220/cail.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6326788823293509632.post-8517928934906250828</id><published>2010-08-29T18:50:00.002+07:00</published><updated>2010-08-29T18:54:39.976+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>Memahami, Membimbing, serta Menguasai Orang lain</title><content type='html'>Seringkali kita dihadapkan dalam keharusan kita peduli kepada orang lain atau setidaknya merasakan apa yang dirasakan atau bahkan menjadi objek dari curahan apa yang dirasakan oleh orang lain. Hal ini juga menjadi salah satu unsur yang seringkali kita temukan dalam kehidupan kita bergaul di lingkungan keluarga, teman atau bahkan masyarakat yang lebih luas. Sehingga ketika kita tidak dapat memahami apa yang orang lain percayakan kepada kita sebagai sandaran untuk melepaskan apa yang menjadi beban di dirinya yang sudah tidak sanggup ia pikul, maka seringkali kita merasa bingung dalam mengeluarkan solusi yang dia hadapi atau bahkan salah – salah malah kita di musuhi teman kita karena tidak mengerti apa yang dia rasakan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sebagian besar ketika seseorang menemui temannya atau orang yang dipercayanya, membawa segudang masalah yang tengah ia hadapi, dan tidak sedikit mereka bersikap egois dengan kondisi mental serta emosional yang tidak terkendali dengan alasan merasa tidak kuat dengan masalah yang ia hadapi tersebut, tanpa ia memikirkan bahwa orang yang menjadi “Tong Sampah” dari segudang masalahnya tersebut, mempunyai masalah atau tidak. Kecenderungan egois serta arogansinya dalam mengeluarkan masalahnya tersebutlah yang seringkali menjadi suatu kesalah fahaman diantara keduanya. Sehingga ketika kita dihadapkan dalam situasi sebagai “Tong Sampah” dari masalah teman kita, maka kita seharusnya mengerti dan menjadi guide akan masalah yang teman kita hadapi tersebut.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Akar masalahnya terdapat pada bagaimana kita bisa menjadi guide yang baik bagi teman kita atau keluarga kita atau bahkan orang lain yang tidak terlalu kita kenal dengan baik? Inilah yang menjadi persoalan besar, sehingga kita membutuhkan pedoman untuk memahami orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Kunci dalam memahami orang lain atau menjadi guide yang baik secara garis besar terbagi menjadi 5 pokok; &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;yang pertama adalah, gunakan sifat empati. Empati menurut KBBI yaitu “keadaan mental yang membuat seseorang mengidentifikasi atau merasa dirinya dalam keadaan perasaan atau pikiran yang sama dengan orang atau kelompok lain” atau dengan kata lain kita senantiasa merasakan apa yang orang lain rasakan. Dengan perasaan empati ini kita akan lebih mudah memberikan solusi atau jalan keluar dari masalah yang tengah orang lain hadapi. Muncul pertanyaan, bagaimana kita membangunkan rasa empati kita? Salah satu jawabannya adalah kita mencoba merasakan ketika kita dihadapkan dalam keadaan yang teman kita alami, bagaimana perasaan kita jika kita mengalami apa yang dia alami. Hal ini memang tidak mudah, namun bisa kita latih dengan mencoba peka terhadap segala peristiwa yang terjadi, senantiasa peduli, dan menjiwai apa yang kita lakukan dimasyarakat. Dan yang paling penting pakailah hati nurani dalam setiap keadaan. Yang kedua, selalu mencoba untuk mendengar, inilah yang sebenarnya menjadi kunci pokok, karena tanpa kita menjadi pendengar yang baik maka kitapun tidak akan mampu untuk empati kepada orang lain apalagi memberikan solusi. Betapa pentingnya menggunakan indera yang satu ini, karena dengan senantiasa mendengar apa yang di keluhkan dan di curahkan teman kita maka dengan baik kita akan terpancing untuk peduli terhadap masalahnya. Selalulah gunakan pendengaran kita, dalam hal yang positif tentunya. Karena ketika kita terbiasa mendengar, apapun itu, maka tingkat kepedulian, kepekaan bahkan kecerdasan dalam segala hal pun akan ikut meningkat dengan timbal balik perlakuan positif serta membanggakanlah yang kita terima dari masyarakat. Yang ketiga, senantiasa selalu bersabar. Hal ini sangat kita butuhkan, dan sangatlah dianjurkan oleh siapapun juga, dalam hal ini ketika kita diminta atau dihadapkan dalam situasi menjadi objek curahan perasaan sahabat atau orang lain, maka kita harus senantiasa bersabar mendengarkan dan ber empati terhadap dia, sabar menghadapai luapan emosi yang ia keluarkan yang seringkali malah menjengkelkan kita, namun ketika kita sabar dan di iringi dengan persaaan ikhlas menjadi pendengar yang baik, maka kita-pun akan  terlatih untuk memahami orang lain, dan pasti akan menjadi guide yang baik. Yang ke empat, berikan solusi, hal ini memang tidak mudah, dan tidak semua orang bisa memberikan solusi yang positif dan bersifat konstruktif. Namun hal ini bisa kita kuasai ketika kita membiasakan ketiga kunci sebelumnya, yaitu empati, senantiasa mendengar, serta selalu sabar. Biasakan hal tersebut, maka menjadi suatu keniscayaan kita dapat dengan mudah memahami, serta memberikan solusi yang positif dan bersifat konstruktif, ketika hal ini bisa kita kuasai, maka kita sudah layak menjadi guide atau pembimbing bagi orang lain. Yang terakhir, biasakan kita selalu terbuka, ketika kita dipercaya orang lain untuk memahami serta menjadi pembimbing dan pemberi saran bagi dia, maka selalulah kita terbuka kepada mereka. Sifat terbuka juga harus kita tanamkan dalam diri kita ketika kita sendiri mengalami masalah dalam hidup kita. Dengan hal tersebut, ketika kita terbuka akan masalah kita kepada orang lain, maka dengan sendirinya kita akan menemukan pucuk dari ke empat kunci sebelumnya. Maka jika kita ingin belajar ber empati, mendengar serta bersabar, tanamkan sikap terbuka dalam diri kita, dengan tujuan kita dapat merasakan, memahami, serta membimbing orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uraian diatas merupakan untaian rantai yang saling berhubungan. Sehingga menjadi satu kesatuan yang tumbuh dalam diri kita untuk menguasai tidak hanya diri sendiri akan tetapi menguasai orang lain. Dan hal ini ketika kita dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan kita bergaul serta bermasyarakat, maka insya allah kita akan menjadi orang yang dibutuhkan serta selalu menjadi sandaran dalam pertimbangan keputusan yang akan diambil orang lain, sehingga ketika hal itu terjadi maka dengan mudah kita mengendalikan orang lain, dalam hal yang positif tentunya.    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6326788823293509632-8517928934906250828?l=yoezronbloon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/feeds/8517928934906250828/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2010/08/seringkali-kita-dihadapkan-dalam.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/8517928934906250828'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/8517928934906250828'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2010/08/seringkali-kita-dihadapkan-dalam.html' title='Memahami, Membimbing, serta Menguasai Orang lain'/><author><name>yoezron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02489009525209536361</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/SbSYEdxGFwI/AAAAAAAAAAY/no9eb1z-4_I/S220/cail.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6326788823293509632.post-7793927998188509465</id><published>2010-07-29T21:46:00.007+07:00</published><updated>2010-08-23T16:42:00.145+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengalaman Kuliah'/><title type='text'>Kuliah Nggak Jelas</title><content type='html'>Beberapa waktu yang lalu ketika ujian akhir semester, saya ditugaskan untuk mengerjakan soal matakuliah TI dalam BK, waktu itu saya melihat soal yang diberikan pak dosen yang menjadi syarat untuk lulus mata kuliah tersebut. Namun ketika saya baca soal tersebut… O.o lho koq, ini soal tidak merepresentatifkan apa yang telah dipelajari selama satu semester dalam mata kuliah ini?? Saya jadi tertawa sendiri melihat soal yang begitu banyak,  kata istilah bahasa latinnya “Ngacapruk”.&lt;br /&gt;Sungguh aneh, ketika dalam mata kuliah, materi materi yang diberikan dalam silabus berisi materi materi kontekstual mengenai penggunaan teknologi informasi yang menurut Haag dan Keen (1996), Teknologi Informasi adalah seperangkat alat yang membantu kita bekerja dengan informasi dan melakukan tugas-tugas yang berhubungan dengan pemrosesan.yang mendukung pemrosesan pelayanan bimbingan dan konseling. Definisi bimbingan dan konseling sendiri ialah kita bisa mebaginya pada kedua kata yang berbeda tersebut yaitu kata “Bimbingan” dan “Konseling. Bimbingan sendiri atau &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Guidance&lt;/span&gt; dapat diartikan sebagai suatu proses bantuan terhadap individu untuk mencapai perkembangan yang optimal (Kartadinata, 1998:3) sedangkan definisi Konseling ialah hubungan tatap muka yang bersifat rahasia, penuh dengan sikap penerimaan dan kesempatan pada konseli oleh seorang konselor untuk membantu permasalahan yang dihadapi konseli/klien dengan kemampuan yang dimiliki konselornya (American School Counselor Association). Jadi, bisa ditarik suatu definisi utuh mengenai Teknologi Informasi dalam Bimbingan dan Konseling yaitu “Seperangkat alat teknologi yang mendukung  pemrosesan informasi dalam pelayanan bantuan terhadap individu untuk mengoptimalkan potensi yang dimilikinya serta peralatan pemrosesan informasi yang mendukung dalam serangkaian upaya konselor membantu konseli/klien dalam masalah yang dihadapinya.” Jadi menurut hemat saya, definisi TI dalam BK itu adalah penggunaan teknologi untuk membantu proses layanan bimbingan dan konseling. Maka dari itu, saya bisa katakan bahwa penggunaan seperangkat system Teknologi dalam pemrosesan informasi yang tidak digunakan dalam rangkaian proses pelayanan bantuan terhadap peserta didik, bukan termasuk dalam konteks pembahasan TI dalam BK. Bukan begitu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Saya teringat, dalam perjalanan mengikuti mata kuliah ini, saya mempraktikkan salah satu teknik penggunaan tools dalam Microsoft Word, yaitu Mail Merge. Nah loh O.o? waktu itu saya sedikit mengkerutkan dahi, kok calon guru Bimbingan dan Konseling atau calon konselor yang mempunyai tugas membimbing peserta didik serta melayani dan memberikan bantuan kepada siswa, diajari untuk melakukan tugas pegawai administrasi? Mata kuliah ini mengajarkan untuk menjadi guru bimbingan atau jadi TU? Waduh, saya tidak habis fikir..hhe.. saya ingat apa yang dikatakan salah satu dosen saya ketika perkuliah dalam mata kuliah lain, dia mengatakan “Saat ini kebanyakan guru Bimbingan dan Konseling malah menjadi TU, padahal tupoksi dari Guru BK itu bukan itu, makanya hal ini menjadi salah satu penyebab guru BK ini dipandang sebelah mata dan tidak professional menjalani tugasnya sebagai konselor disekolah…” kurang lebih seperti itu. Hal ini sangat kontras dan sangat jelas bertentangan dengan apa yang diajarkan pada praktik mata kuliah TI dalam BK. Saya memang tidak memandang bahwa pelajaran mengenai Mail Merge itu tidak penting, namun jika dikaitkan pada konteks pelayanan bimbingan dan konseling hal ini mungkin menjadi suatu pertanyaan besar, bukankah akhir-akhir ini gencar membicarakan tentang profesionalisasi di bimbingan dan konseling, tapi kenapa kok masih ada hal yang saya fikir kurang esensial diberikan kepada mahasiswa BK dalam proses perkuliahan? Ini menjadi suatu hal yang sedikit menggelitik di benak saya…hhe…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pembahasan pembahasan mengenai pelayanan bimbingan dan konseling, dalam pengamatan awam saya, perasaan saya belum menemukan tentang Konselor juga ikut mempunyai tugas dalam administrasi sekolah (Seperti membuat undangan dan mail merge) bahkan dalam mata kuliah manajemen bimbingan dan konseling pun tidak sedikitpun dibahas mengenai hal itu, bahkan mengatakan jika guru BK yang malah ditugaskan dalam hal yang sepatutnya ditugaskan kepada pegawai administrasi di sekolah merupakan salah satu pengikis keprofesionalan seorang konselor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum mengikuti perkuliahan ini, yang saya fikirkan pertama kali dalam benak saya ialah pengembangan program layanan bimbingan dan konseling dengan pengaplikasian system teknologi informasi, namun apan yang saya harapkan justru berbeda dengan apa yang saya pelajari dalam mata kuliah ini. Saya katakan mungkin masuk akal jika dalam mata kuliah ini memperlajari tentang pengembangan software untuk menganalisis prestasi, perkembangan, atau kepribadian siswa. Mungkin hal itu yang lebih esensial ketimbang pengolahan data jumlah siswa di excel. Saya sempat berfikir, apa sih yang saya dapat dalam mata kuliah ini?hhe…sayapun tak tahu…(Geje…ahh) hehe…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam proses kuliah dari mulai konsep, saya kira masih masuk akal, namun kok dalam praktek malah berbeda? Lalu soal UAS nya lebih saya tidak faham. Masa ada, materi kuliah satu semester yang dipelajari, beda sama soal UASnya? Hhe…sampai sekarang saya masih berfikir, saya yang bodoh atau ada yang salah ya?? Sungguh aneh tapi nyata…hhe… dalam soal UAS soal yang pertama ialah mengenai issu yang sedang hangat, yaitu disuruh menganalisis menurut perspektif TI dalam BK “yang telah anda pelajari” mengenai fenomena kasus Ariel dan Luna Maya? Saya sedikit tertawa membaca soal ini, karena ada suatu kontradiksi dalam hal ini, yang pertama kok saya belum pernah merasa mempelajari mengenai analisis perspektif TI dalam BK terhadap fenomena? Pemahaman tentang Perspektif TI dalam BK pun perasaan belum tersentuh dalam perkuliahan yah? Kalo soal bikin undangan sih pernah…hhe…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomena ini mungkin bukan saya saja yang merasakan namun mahasiswa yang lainpun merasakan, saya pernah bertanya kepada salah satu mahasiswa yang nilai akhir mata kuliah ini B (saya lihat semua dapat B…nah…KOK ANEH YAH? Tidak Objektif kok keliatan banget?? Hahha…) apa sih pemahaman esensial kamu mengenai Teknologi Informasi dalam Bimbingan dan Konseling? Dan jawabannya…”Nggak Ngerti”..haduuwhh,,,yang dapet B ajah nggk ngerti.,..apalagi sayah yang Dapet “BL”…hhe..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika berfikir pragmatis mungkin saya juga bisa mendapatkan B, karena Rata semuanya dapat B, namun Masihkah Nilai itu penting jika kualitasnya kurang dapat dipertanggungjawabkan? Saya kira tidak penting Nilai A,B,C, atau bahkan Z juga, namun yang paling penting adalah Kualitas pemahaman yang mumpuni dan dapat dipertanggung jawabkan secara akademis, bukan begitu? Ini sungguh hal yang ironis, di sisi lain adanya suara suara yang mengharapkan peningkatan kualitas, disisi lain ada pendangkalan paradigma mengenai ketercapaian kompetensi, hampir semua diukur dengan angka, atau hurup yang juga merepresentasikan angka tentunya. Sedangkan saya pikir kualitas itu belum  tentu semua dapat diukur secara kuantitas. Apalagi penilaiannya tidak objektif, apalagi dosennya jarang ngajar, apa kata dunia? Hhe,,,piss… ^_^V   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6326788823293509632-7793927998188509465?l=yoezronbloon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/feeds/7793927998188509465/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2010/07/kuliah-nggak-jelas.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/7793927998188509465'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/7793927998188509465'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2010/07/kuliah-nggak-jelas.html' title='Kuliah Nggak Jelas'/><author><name>yoezron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02489009525209536361</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/SbSYEdxGFwI/AAAAAAAAAAY/no9eb1z-4_I/S220/cail.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6326788823293509632.post-8070839766182910033</id><published>2010-07-22T14:58:00.003+07:00</published><updated>2010-07-22T15:11:51.417+07:00</updated><title type='text'>Bualan Dibalik Cermin</title><content type='html'>cerita bualan.&lt;br /&gt;apa yang selau kau sebut dengan keadilan?&lt;br /&gt;bahwa dengan mereka tertindaskah yang kau sebut keadilan?&lt;br /&gt;tahukah apa yang ku sebut dengan nurani?&lt;br /&gt;atau bahkan kau tak pernah mengalami empati??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selalu berjalan gagah tanpa hirau&lt;br /&gt;namun isinya hampa&lt;br /&gt;kau bagaikan kubah emas ditopang penyangga rapuh&lt;br /&gt;tertiup semilir kritikanpun kau akan hancur&lt;br /&gt;dimana kegagahan yang digemborkan?&lt;br /&gt;bualan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sampai hati kau memeras lap butut yang tak berair&lt;br /&gt;untuk menghirup udarapun mereka harus berfikir&lt;br /&gt;tak sadarkah engkau jika tak lama tupai akan jatuh pula?&lt;br /&gt;atau kau tak peduli dan menghiraukan segala bisikan empati?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6326788823293509632-8070839766182910033?l=yoezronbloon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/feeds/8070839766182910033/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2010/07/bualan-dibalik-cermin-cerita-bualan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/8070839766182910033'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/8070839766182910033'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2010/07/bualan-dibalik-cermin-cerita-bualan.html' title='Bualan Dibalik Cermin'/><author><name>yoezron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02489009525209536361</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/SbSYEdxGFwI/AAAAAAAAAAY/no9eb1z-4_I/S220/cail.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6326788823293509632.post-4782468088160443840</id><published>2010-05-15T04:54:00.003+07:00</published><updated>2010-08-23T16:49:54.259+07:00</updated><title type='text'>Hanya Kumpulan Pertanyaan</title><content type='html'>yah, aku tak tahu harus memulai ini dari mana....&lt;br /&gt;yang jelas ini merupakan renungan diri yang semakin jauh dari eksistensi...&lt;br /&gt;sekarang aku tak mengenal lagi dunia...&lt;br /&gt;aku tak menegenal diriku sendiri...&lt;br /&gt;dan apakah mungkin ketika aku lupa siapa diriku...aku lupa akan tuhanku.,..&lt;br /&gt;makhluk macam apa aku ini...&lt;br /&gt;dosa kusadar telah berlumuran...begitupun taubat,,,dan begitupun kembali bermaksiat...&lt;br /&gt;aku bagaikan kerbau yang kecanduan berkubang didalam lumpur...&lt;br /&gt;tahu benar bahwa lumpur itu busuk dan kotor...tapi kenapa setiap hari aku merindukan untuk berkubang...&lt;br /&gt;lalu aku dimandikan dengan jutaan sayup sayup suara kesadaran di dalam hati...&lt;br /&gt;namun ketika 90 persen kesadaranku direbut lagi oleh setan kehidupan aku tak dapat mengelak untuk mencebur lagi ke kubangan lumpur...&lt;br /&gt;matikah hatiku ketika panggilan untuk mensucikan diri itu tak lagi menyaut lembut?&lt;br /&gt;tulikah telinga ini ketika suara suara bijak kehidupan memintaku kembali tak lagi bisa ku dengar...&lt;br /&gt;mungkin...mungkin saja aku ini sedang terjun bebas dari jutaan kilometer diatas tanah yang bertumpuk batu tajam...&lt;br /&gt;aku sedang terbuai menikmati kemegahan panorama dunia tanpa aku takut melihat kebawah,...&lt;br /&gt;aku terlena oleh segarnya tantangan ketika terbang diudara...&lt;br /&gt;aku mabuk kepayang dengan indahnya pemndangan dunia yang tentunya tak dapat kuraih dengan hanya berhayal..&lt;br /&gt;jika mungkin ada manusia yang paling malang di atas tanah nan gersang ini...&lt;br /&gt;mungkin aku seribu tingkat lebih malang daripadanya..meskipun aku bisa merasakan air penghapus dahaga...&lt;br /&gt;namun jika mereka tahu yang kuminum adalah nanah busuk, bukan air yang orang orang tahu...&lt;br /&gt;kini ketika aku ada didunia dengan tidak ada tak ada bedanya,,,&lt;br /&gt;sungguh malang...&lt;br /&gt;ini renungan jiwa yang dangkal....sangat tak bijak jika disalah artikan..&lt;br /&gt;aku suka orang yang memahami permasalahan dahulu sampai akar...ketimbang kepada orang yang sok pintar dengan pengetahuan yang hanya sejilatan lidah...&lt;br /&gt;bangga dengan apa yang tak perlu dibanggakan...senang dengan apa yang tak begitu penting untuk disenangi...&lt;br /&gt;biarlah tafsiran melihat dari sisi mana...namun &lt;span class="fullpost"&gt;aku tak senang mendengar dentuman tong kosong yang pastilah sedikit airnya...&lt;br /&gt;renungkanlah setiap apa yang dipersepsikan...dan jangan dulu muntah sebelum bis renungan berhenti,,,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pertanyaanku...Kenapa Manusia dilahirkan?&lt;br /&gt;dan apa maksud tuhan melahirkan manusia,,,&lt;br /&gt;orang berilmu bilang bahwa agama adalah aturan tuhan untuk dunia...&lt;br /&gt;orang pengkaji bilang bahwa yang diturunkan tuhan untuk manusia adalah aturan yang berbicara tentang neraka dan surga...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lain lagi apa yang kebanyakan orang bilang...&lt;br /&gt;kebanyakan orang bilang bahwa dunia bagaikan neraka...namun aku tak bisa yakin mereka pernah berkunjung ke neraka...&lt;br /&gt;kebanyakan orang bilang bahwa dunia adalah tempat masalah dan penderitaan manusia bisa dirasa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;manusia sepertiku selalu mengeluh...&lt;br /&gt;apa maksud tuhan dengan mendatangkan manusia ke bumi?&lt;br /&gt;ya memang jawaban yang absolutnya adalah tuhan mempunyai rencana yang maha sempurna...&lt;br /&gt;tapi...itu sangat absurd!!!&lt;br /&gt;tapi renungkan...renungkan...&lt;br /&gt;apakah sehina itu manusia?&lt;br /&gt;manusia yang asalnya tidak ada...lalu tuhan ciptakan...lalu tuhan berikan nafsu...akal...fikiran...&lt;br /&gt;percayakah jika tuhan maha berkehendak?&lt;br /&gt;tapi apakah karena maha berkehendak itu manusia harus diciptakan dengan ketidaksempurnaan?&lt;br /&gt;dengan tuhan ciptakan manusia dengan ketidaksempurnaan maka ketika tuhan berikan surga kepada manusia lalu tuhan memberikan dunia akibat ketidak sempurnaan yang tuhan ciptakan?&lt;br /&gt;apakah dengan dia maha tahu? tapi kenapa dia sengaja mengenalkan dan membiarkan manusia memakan buah jahannam yang menyebabkannya turun ke dunia?&lt;br /&gt;yakinkah dia maha tahu..namun apakah pada waktu sebelum tuhan menciptakan manusia tuhan tahu , akan terjadi kecelakaan yang menyebabkan seorang anak kecil tak berdosa dibunuh sadis di depan ibunya sendiri? apakah tuhan tahu sebelumnya bahwa akan ada terjadi anak berusia lima tahu melihat ibunya disiksa ayahnya sampai mati? apakah tuhan tahu juga anak kecil itu kelak besar akan jadi pembantai manusia yang berani menyembelih bayi 5 bulan dan menggodog kepala sesamanya?&lt;br /&gt;apakah dia maha tahu? dengan maha tahunya apakah dia mempertimbangkan itu? lalu dengan maha tahunya ia membiarkan saja hal itu terjadi, bukankah tuhan maha berkuasa? kenapa tidak dengan kuasanya dia menghentikan apa yang tak kuat manusia lihat? tak kuat oleh sang makhluk maha kecil disaksikan? kenapa? atau apakah itu yang disebut tega? maha tega'kah tuhan?&lt;br /&gt;percayakah jika dia maha berkuasa? sehingga apa yang terjadi adalah kuasanya tanpa pengecualian?&lt;br /&gt;ia maha berkuasa sehingga dengan kuasanya terjadi perang yang menumbangkan ciptaannya sendiri...&lt;br /&gt;ia maha berkuasa sehingga membiarkan makhluknya mati kelaparan karena tak mendapatkan air atau sesuap nasi?&lt;br /&gt;ia maha berkuasa sehingga ia kuasa memecah belah manusia dengan berjuta keyakinan dan persepsinya akan tuhan?&lt;br /&gt;ia maha berkuasakah?&lt;br /&gt;ia maha berkuasa menciptakan surga dengan segala kenikmatan...dan neraka dengan berjuta kali lipat penderitaan?&lt;br /&gt;lalu...iapun maha berkuasa membuat manusia ingkar kepadanya lantas dimasukkan ke neraka karena tak mematuhi perintahnya?&lt;br /&gt;apakah maha kuasanya tidak bisa membuat manusia tak melakukan pengingkaran?&lt;br /&gt;bukankah semua bangkangan itu berawal dari fikiran manusia yang juga tuhan ciptakan, tuhan desain, tuhan rencanakan, dan tuhan pula yang maha mengatur segalanya sehinga kegagalan dan kesuksesan adalah wewenang tuhan....&lt;br /&gt;lalu kenapa harus neraka yang mengingkari tuhan yang pengingkaran itu sudah diketahui tuhan dan direncanakan tuhan?&lt;br /&gt;lalu kenapa harus surga untuk orang yang didunianya selalu taat dan beribadah serta yakin kepada tuhan sedangkan segala tindak tanduk manusia sudah ditentukan tuhan?&lt;br /&gt;sehina itukah manusia dan semaha kuasa itukah tuhan sehingga ia dengan segala kebebasan tanpa pengecualian menciptakan manusia yang tidak bebas manusia yang harus merasakan pedihnya neraka yang dijanjikan dan nikmatnya surga yang juga dijanjikan?&lt;br /&gt;apa rencana tuhan memberikan manusia kehidupan? apakah untuk diberi penderitaan?&lt;br /&gt;karena dia maha tahu lantas membiarkan pula seorang anak tak berdosa lahir dari rahim seorang yang miskin didunia?&lt;br /&gt;mebiarkan bayi suci tergeletak dan ditakdirkan untuk hidup dijalanan?&lt;br /&gt;manusia tak tega melihatnya....namun merubah takdirnyapun manusia tidak bisa,,,apa yang bisa manusia lakukan?&lt;br /&gt;kenapa tidak sang maha kuasa yang memberikan hidup layak kepada mereka?&lt;br /&gt;kenapa? apakah tuhan bisa disebut tega dari sisi itu? lalu dikatakan penyayang ketika tuhan memberikan kekayaan didunia?&lt;br /&gt;siapa yang salah dengan pembunuhan didunia? manusiakah? atau sang maha perencanakah?&lt;br /&gt;jika manusia...bukankah semua itu pemberian dari-Nya...lalu rencana dari-Nya?&lt;br /&gt;jika tuhan,,apakah sebijak itu sehingga memberikan kesempatan untuk manusia untuk saling membunuh?&lt;br /&gt;aku bisa saja dicabut nyawa hari ini jam ini...menit ini...&lt;br /&gt;namun apa kuasaku? aku makhluk tak berdaya...&lt;br /&gt;semua daya upaya aku serahkan kepada sang maha kuasa...&lt;br /&gt;aku tak berhak apa - apa...bahkan untuk hidupku sendiri...&lt;br /&gt;seluruh hidup dan matiku adalah milik tuhan...&lt;br /&gt;seluruh raga dan jiwaku adalah milik tuhan,.,&lt;br /&gt;tuhanlah yang maha berkuasa...&lt;br /&gt;berserah dan pasrah sudah satu kewajiban...&lt;br /&gt;kewajiban yang tak tahu untuk siapa dan maksudnya apa...&lt;br /&gt;karena DIA yang maha tahu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;satu pertanyaan lagi... sebelum tuhan menciptakan manusia...bumi...neraka dan surga... tuhan menciptakan apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan apa bedanya ada manusia dan tidak ada manusia dengan ada dan tidak adanya surga dan neraka..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apakah tuhan hanya bermaksud untuk mengisinya saja?&lt;br /&gt;hanya dia yang tau...karena apa yang manusia bisa tahu...dan makhluk hina tak mungkin diberikan tau akan maha briliannya ide ide tuhan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku hanya aku...dan tuhanku adalah tuhan semuanya,,,    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6326788823293509632-4782468088160443840?l=yoezronbloon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/feeds/4782468088160443840/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2010/05/yah-aku-tak-tahu-harus-memulai-ini-dari.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/4782468088160443840'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/4782468088160443840'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2010/05/yah-aku-tak-tahu-harus-memulai-ini-dari.html' title='Hanya Kumpulan Pertanyaan'/><author><name>yoezron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02489009525209536361</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/SbSYEdxGFwI/AAAAAAAAAAY/no9eb1z-4_I/S220/cail.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6326788823293509632.post-4032742863911305483</id><published>2010-05-07T21:16:00.002+07:00</published><updated>2010-08-23T16:51:29.764+07:00</updated><title type='text'>Analisis Kompleksitas Permasalahan Bangsa : Antara Aksi Mahasiswa, BHMN dan Pendidikan (2)</title><content type='html'>Kembali pada isu yang hangat dibicarakan yaitu komersialisasi pendidikan dengan melihat sistem BHMN yang ada, kita tidak boleh melihat permasalahan ini secara parsial. Secara umum saya pribadi memang tak setuju dengan sistem ini, dan memang saya bukan orang borju atau yang mempunyai kemampuan financial yang tinggi, secara umum saya setuju bahwa semakin hari biaya pendidikan semakin mencekik rakyat Indonesia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini pendidikan menjadi komoditas yang diperjualbelikan, pendidikan adalah barang jasa yang diperdagangkan saat ini, dan bukan menjadi hak bagi segala bangsa sebagaimana diamanatkan undang – undang. Perguruan Tinggi Negeri (khususnya PT BHMN) kini mematok biaya pendidikan yang sangat tinggi dan tidak terjangkau oleh masyarakat Indonesia pada umumnya. PT BHMN mempunyai kebijakan untuk mencari dana sebesar besarnya yang dibebankan kepada masyarakat. Secara sekilas jika dilihat ini sungguh sangat jauh dari nilai – nilai pendidikan, ini seperti bisnis, memperjual belikan pendidikan, komersialisasi pendidikan yang terang – terangan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi seperti ini sungguh memilukan, hal ini berarti pendidikan hanya milik orang yang berkemampuan financial  tinggi, bangku sekolah atau kuliah hanya milik orang berduit. Sedangkan kondisi masyarakat saat ini jauh dari mampu untuk menjangkaunya.  Sungguh sangat kasian bangsa Indonesia, mereka di jegal haknya untuk mendapatkan pendidikan. Padahal pemerintah sering sekali menggembar gemborkan untuk mencerdaskan bangsa. Bagaimana bangsa akan cerdas jika pendidikan saja menjadi barang mahal di negeri ini? Bagaimana bangsa bisa memperbaiki kesejahteraannya jika hak untuk mengenyam pendidikan saja sudah dipersulit? Itu sungguh cita – cita yang utopis! Bualan penguasa belaka! Sungguh kini kita ada dijaman neo kolonialis, yang dijajah oleh bangsa sendiri! MENYEDIHKAN&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika memandang dari segi kacamata pribadi yaitu saya yang hanya anak tukang jahit dan tidak mempunyai uang banyak, hal ini merupakan suatu bentuk penindasan, ini suatu penyelewengan amanat undang – undang dasar, ini suatu upaya untuk menutup gerbang akses pendidikan bagi orang miskin seperti saya. Dan saya menginginkan pendidikan itu gratis atau setidaknya terjangkau oleh masyarakat Indonesia meskipun dalam kondisi ekonomi menengah kebawah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun jika dianalisa lebih dalam, ini bukan persoalan gratis atau mahal tidaknya pendidikan, akan tetapi seberapa tinggi kualitas pendidikan yang harus dibayar mahal itu? Apakah sepadan kualitas dengan biaya yang dibayar? Apakah mahalnya biaya ini merupakan konsekuensi logis dari apa yang kita dapatkan? Ini sebenarnya yang saya fikir menjadi hal yang lebih utama diberikan perhatian. Jika diilustrasikan misalnya orang tak akan pernah rugi membayar dengan harga tinggi makanan yang dimakan di restoran dengan tempat nyaman, layanan menyenangkan, dan tentunya makanan yang sangat enak. Tapi kondisi sekarang realitanya dengan apa yang dibayarkan tidak sepadan dengan kualitas yang diberikan. Hal ini tercermin dengan banyaknya pengangguran terdidik yang bahkan lulusan dari universitas yang terkenal bagus. Ini berarti bahwa memang apa yang dibayarkan itu kurang sepadan dengan apa yang didapatkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski pendidikan mahalpun, jika lulusannya berkualitas dan menjanjikan penyerapan kerja yang signifikan, pasti masyarakat tidak akan terlalu dibebani atau dirugikan karena kualitasnya menjamin masa depan. Jadi dengan hal ini, seharusnya pendidikan itu yang diutamakan adalah kualitas mahasiswa/lulusan dan setidaknya sepadan dengan apa yang dibayarkan. Sungguh memilukan jika keluar kalimat seperti “Sekolah Mahal, Kuliah Susah, Lulusnya Nganggur..” kan ini suatu hal yang ironis di indonesia, dan menggambarkan bahwa kualitas pendidikan memang kurang layak untuk dibayar mahal oleh masyarakat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat ataupun mahasiswa sering berunjuk rasa menginginkan bahwa pendidikan itu gratis. Tapi coba kita analisis lebih dalam. Kita lihat jika pendidikan di gratiskan, ini tentu akan berdampak luas. Yang pertama, kita tidak bisa memungkiri bahwa untuk infrastruktur pendidikan membutuhkan cost yang tinggi. Jika gratis, maka ongkos untuk menggaji guru atau dosen dari mana? Untuk membeli peralatan praktek  dari mana? Jika dijawab ini merupakan tanggung jawab Negara, ya bisa jadi itu memang tanggung jawab Negara. Tapi kita juga tidak boleh berhenti memikirkan hal tersebut dan menganggap bahwa dengan itu tanggung jawab Negara itu merupakan penyelesaian yang terbaik. Kita tidak boleh lupa bahwa jika pendidikan di gratiskan berarti Negara bertanggung jawab dalam membiayai pendidikan di Indonesia, dan berarti APBN mengeluarkan anggaran secara lebih dalam membiayai pendidikan. Nah, jika anggaran pendidikan di APBN di naikkan, maka otomatis anggaran untuk yang lain harus dikurangi, dan pasti juga akan berdampak kepada yang lainnya. Jika anggaran yang lain berkurang, maka protespun akan tetap ada, karena salah satu anggaran di bidang yang lain dikurangi. Dan salah satu dampak untuk menyelesaikan hal itu, otomatis pajak yang dipungut Negara akan lebih besar. Misalnya pajak dinaikan 50% dari masyarakat karena APBN banyak berasal dari pajak.  Apakah hal itu merupakan solusi yang lebih baik? Apakah tidak memikirkan dampak yang sangat kompleks tersebut? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita bercermin ke Negara lain, contohnya di Jerman, di Negara ini biaya pendidikan bagi mahasiswanya sangat murah, dan kualitasnyapun bagus. Bahkan biaya untuk sekolah atau kuliah disini gratis, meskipun tidak sepenuhnya. Negara ini mengalokasikan dana untuk pendidikan sangat tinggi dari Negara, namun di sisi lain, pajak penghasilan di jerman hampir mencapai 50%, sehingga biaya untuk pendidikan ditanggung dari Negara karena pemasukan pajaknya sangat tinggi. Jika kita bandingkan ke Indonesia, kalau masyarakat di Indonesia ingin di gratiskan pendidikannya lantas apakah rela jika masyarakat di berikan tarif pajak yang tinggi? Apakah semua masyarakat Indonesia mampu menanggung pajak yang sangat tinggi? belum tentu.&lt;br /&gt;Dalam permasalahan seperti ini sungguh sangat kompleks, kita tidak bisa berfikir terlalu parsial, karena permasalahan di Indonesia ini sudah sangat kompleks dan belum terselesaikan. Seringkali, mahasiswa yang melakukan aksi demonstrasi menutup mata pada realita yang sangat kompleks ini, dan hanya terkurung pada kepentingan dirinya sendiri. Tapi hal ini juga tentunya harus segera diselesaikan oleh pemerintah, karena jika berlarut – larut, maka cita – cita untuk mencerdaskan bangsa ini hanyalah omong kosong belaka dan mustahil akan tercapai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita semua pasti berharap agar permasalahan yang seperti benang yang kusut ini dapat terselesaikan secepatnya dan dapat memunculkan keputusan yang tidak merugikan salah satu pihak. Dan semoga kita juga semakin tidak bodoh dan tidak dibodohi oleh orang – orang yang memiliki kewenangan di pemerintahan. Merdekalah bangsaku, Bangkitlah Indonesiaku, dan Jayalah Negeriku!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Hasil Diskusi Informal di UNIT PERS MAHASISWA Universitas Pendidikan Indonesia (UPM-UPI)&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6326788823293509632-4032742863911305483?l=yoezronbloon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/feeds/4032742863911305483/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2010/05/analisis-kompleksitas-permasalahan_07.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/4032742863911305483'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/4032742863911305483'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2010/05/analisis-kompleksitas-permasalahan_07.html' title='Analisis Kompleksitas Permasalahan Bangsa : Antara Aksi Mahasiswa, BHMN dan Pendidikan (2)'/><author><name>yoezron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02489009525209536361</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/SbSYEdxGFwI/AAAAAAAAAAY/no9eb1z-4_I/S220/cail.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6326788823293509632.post-2795596910928299611</id><published>2010-05-07T21:13:00.003+07:00</published><updated>2010-08-23T16:53:20.789+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Analisis'/><title type='text'>Analisis Kompleksitas Permasalahan Bangsa : Antara Aksi Mahasiswa, BHMN dan Pendidikan (1)</title><content type='html'>Sekarang hangat dibicarakan mengenai sistem kebijakan pemerintah mengenai pendidikan. Dari mulai pengimplementasian BHMN sampai pembentukan payung hukum akan hal itu yaitu BHP yang baru – baru ini di batalkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK). Masyarakat sepakat khususnya mahasiswa serta aktivis pendidikan mengeluhkan akan semakin mahalnya pendidikan di indonesia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahalnya pendidikan untuk saat ini memang dirasakan secara langsung oleh masyarakat khususnya di kalangan menengah kebawah yang memang secara finansial kurang cukup mampu untuk menjangkau biaya pendidikan di Indonesia. Jika di telisik lebih lanjut hal ini merupakan hal yang semakin kompleks dan memang suhunya panas dibicarakan karena menyangkut kebutuhan pokok masyarakat di bidang pendidikan formal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Implementasi BHMN yang berdampak pada semakin mahalnya biaya pendidikan, karena dalam sistem ini perguruan tinggi negeri mempunyai otonomi di bidang pengelolaan keuangan, menjadi suatu hal yang sangat rumit untuk diperdebatkan, disisi lain masyarakat mengeluhkan biaya pendidikan tinggi negeri yang dirasa semakin tidak accesible untuk masyarakat indonesia yang notabene berkemampuan finansial rendah, di lain pihak Perguruan Tinggi Negeri (PTN) memang memerlukan dana lebih diliuar APBN untuk mendukung infrastruktur Universitas karena kebijakan di bidang keuangannya bersifat otonom yang mau tidak mau mencari pemasukan biaya operasional kepada masyarakat. Tercatat ada 7 perguruan tinggi negeri yang menerapkan sistem ini yaitu Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Indonesia (UI), Universitas Gajah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Univeritas Airlangga (Unair)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal ini secara umum yang dituntut oleh sebagian masyarakat ialah pendidikan yang gratis atau setidaknya terjangkau oleh masyarakat. Yang paling vokal menyuarakan hal ini terutama mahasiswa yang memang merasakan dampak langsung dari sistem BHMN yang diterapkan di sebagian universitas. Sering kita lihat mahasiswa melakukan demonstrasi atau aksi massa dalam skala kecil maupun besar untuk menentang penerapan sistem BHMN di kampus mereka. Mereka ramai menyuarakan bahwa BHMN ini secara eksplisit menindas rakyat miskin yang semakin dipersempit kesempatannya untuk mengenyam pendidikan tinggi. Forum – forum diskusipun digelar untuk membahas hal tersebut dan merekapun sepakat bahwa memang hal ini merupakan bentuk penindasan dan bentuk pelepasan tanggung jawab pemerintah dalam menjamin rakyatnya mengenyam pendidikan sebagaimana yang di amanatkan dalam UUD 1945.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat fenomena tersebut secara umum memang itu merupakan tindakan yang menggambarkan ketidak setujuan mahasiswa dan merupakan sikap dari mahasiswa dalam melihat sistem tersebut. Namun jika dianalisis lebih lanjut, mahasiswa terlalu berfkir parsial dalam menyikapi hal tersebut, dan tindakan yang dilakukan dalam menyikapi hal tersebut terlihat didasari oleh tindakan emosional dan kurang mengedepankan intelektual dalam menganalisis fenomena yang terjadi. Memang tidak bisa di justifikasi bahwa semua mahasiswa seperti itu, namun secara general tindakan emosional terlihat lebih dominan daripada dengan tindakan kongkrit yang berlandaskan kemampuan intelektual yang seharusnya lebih dikedepankan oleh mahasiswa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahasiswa selalu mengutuk keras akan kebijakan pemerintah mengenai Otonomi pendidikan dan semakin tak terjangkaunya pendidikan dari mulai pendidikan dasar hingga tingkat universitas. Mereka berdemo dan menuduh pemerintah sudah tidak lagi pro rakyat. Namun apakah terbersit dalam benak mereka bahwa hal itu tak berpengaruh terlalu besar terhadap kebijakan yang telah disahkan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahasiswa sering terpancing emosinya dan tergerak untuk melakukan aksi unjuk rasa namun hal itu sesudah disahkan. Itu kan hal yang percuma dilakukan, meskipun merupakan bentuk sikap penolakan, tapi apa pengaruhnya jika sudah di sahkan? Kita lihat, posisi mahasiswa ada pada posisi yang tidak berdaya. Tapi setidaknya mahasiswapun harus berfikir untuk mengambil sedikit legitimasi dan menunjukan eksistensinya dalam hal kebijakan itu. Contoh kongkritnya seperti ini, apakah pernah terfikir oleh mahasiswa khususnya saya tujukan kepada BEM Universitas yang merupakan lembaga tertinggi mahasiswa di universitas untuk melakukan audiensi atau datang ke Komisi VII DPR untuk melihat jalannya sidang maupun memberikan masukan dalam kebijakan yang diputuskan? Berani tidak melakukan hal tersebut? Meskipun memang tak terlalu berpengaruh, tapi setidaknya mengetahui secara langsung tahap pembentukan kebijakan tersebut dan mengerti ke mana arah kebijakan tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya fikir jika hal tersebut berani dilakukan, setidaknya legitimasi dan eksistensi mahasiswa itu ada. Daripada berunjuk rasa yang belum tentu si tuan kaya pemegang kekuasaan mendengar, lebih baik melakukan tindakan kongkrit dan bersifat preventif sebelum kebijakan itu diputuskan. Bukankah itu lebih bijak dilakukan oleh intelektual muda seperti mahasiswa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika melakukan demonstrasi terus – terusan  dengan tindakan yang berlebihan seperti yang sering kita saksikan, saya fikir ini akan menjadi bumerang bagi mahasiswa khususnya citra mahasiswa di kalangan masyarakat. Masyarakat yang sebenarnya mahasiswa bela malah menjadi sangat apatis bahkan membenci karena tindakan – tindakan yang mereka fikir sudah biasa dan tak berpengaruh apa – apa malah mengganggu ketertiban di masyarakat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini jangan dibiarkan berlarut larut, mahasiswa yang mempunyai jargon” Agent Of Change”  jangan sampai berubah menjadi “Agent Of Chaos”. Sungguh memilukan kondisi mahasiswa saat ini, Idealisme semakin terkikis, daya Kritis dan daya Nalar semakin dangkal, Apatis terhadap kondisi sosial, Pragmatis,berfikir parsial, terlalu Study Oriented, kurang Kreatif, kurang membaca, apalagi menulis, dan banyak lagi yang menjadikan mahasiswa ini kehilangan eksistensinya dalam memegang amanat perubahan yang progresif. Memang tidak semua seperti itu, tapi jika melihat realita, hal tersebutlah yang dominan disaksikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya fikir melakukan aksi massa harus menjadi jalan terakhir bagi mahasiswa dalam menentang tirani, bukan menjadi tindakan arogan yang seolah tersulut emosi. Karena jika aksi massa ini menjadi hal yang utama dan seenaknya dilakukan, maka apa jalan terakhir jika suara mahasiswa sudah tidak didengar? Jika Aksi massa dilakukan terlalu sering dan menjadikan masyarakat sudah hilang simpatinya kepada mahasiswa karena tindakan yang arogan, lalu apa yang akan mahasiswa andalkan atau kekuatan apa lagi yang menjadi andalan dalam memperjuangkan rakyat? Jika rakyatnya saja sudah merasa terganggu dan hilang perhatiannya? Ini sungguh memilukan, dan semakin kentaralah bahwa mahasiswa sudah tidak mengedepankan nilai – nilai intelektual akan tetapi mengandalkan emosi. Perlu digaris bawahi bahwa mahasiswa bukan hanya “Agent of Change” akan tetapi “The Power of Society” yang menjadi garda depan dalam memperjuangkan rakyat dengan nilai – nilai intelektual yang (seharusnya) dimiliki oleh mahasiswa.&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6326788823293509632-2795596910928299611?l=yoezronbloon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/feeds/2795596910928299611/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2010/05/analisis-kompleksitas-permasalahan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/2795596910928299611'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/2795596910928299611'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2010/05/analisis-kompleksitas-permasalahan.html' title='Analisis Kompleksitas Permasalahan Bangsa : Antara Aksi Mahasiswa, BHMN dan Pendidikan (1)'/><author><name>yoezron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02489009525209536361</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/SbSYEdxGFwI/AAAAAAAAAAY/no9eb1z-4_I/S220/cail.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6326788823293509632.post-6245380071162025480</id><published>2010-05-01T20:18:00.005+07:00</published><updated>2010-08-23T16:55:31.184+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Analisis'/><title type='text'>Ironisme Bangsa : Antara Rakyat yang Terlupa dengan si Penghianat Kepercayaan Rakyat yang duduk di Parlemen</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/S9wtisCQdkI/AAAAAAAAADc/fVMpBqreflg/s1600/gempa.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 231px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/S9wtisCQdkI/AAAAAAAAADc/fVMpBqreflg/s320/gempa.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5466294121680369218" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/S9wtiSZy3oI/AAAAAAAAADU/ZXXalMdQVfk/s1600/dpr3.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 218px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/S9wtiSZy3oI/AAAAAAAAADU/ZXXalMdQVfk/s320/dpr3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5466294114799771266" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Seperti dalam pemberitaan  KOMPAS.com  Anggota DPR RI dari Fraksi Hanura, Erik Satrya Wardhana, mengakui sudah lama banyak rekan-rekannya sesama anggota Dewan enggan masuk ke ruangan masing-masing yang disediakan di Nusantara I DPR RI. Hal tersebut dikarenakan retaknya dinding ruang kerja mereka akibat gempa yang melanda kawasan jawa barat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ruangan saya saja dindingnya itu retak-retak pascagempa kemarin. Dari dulu sebenarnya sudah banyak anggota yang enggak mau masuk ruangan," ungkapnya di sela raker Badan Anggaran dengan pemerintah, Sabtu (1/5/2010).&lt;br /&gt;Mereka meminta renovasi gedung mereka segera, karena mereka enggan bekerja memakai ruangan yang retak tersebut. Mereka juga menuntut diadakannya anggaran untuk renovasi ruangan kerja mereka di Gedung Nusantara DPR RI. &lt;br /&gt;"Sepanjang anggaran ada, itu bisa. Siapa tahu dengan anggaran baru, bisa lebih semangat," tambahnya kemudian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain cerita korban gempa di Pangalengan Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Sudah jatuh tertimpa tangga. Demikian peribahasa yang cocok untuk menggambarkan nasib 138 keluarga yang terdiri dari 600 jiwa di Desa Sukama-nah. Kecamatan Pangalengan. Kabupaten Bandung, yang merupakan korban gempa 7,6 skala richter (SR) pada 2 September 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka sudah tujuh bulan hidup bergelandang di tenda pengungsian.&lt;span class="fullpost"&gt; Berupaya mengadu nasib ke DPRD, Rabu (7/4), namun mereka malah ditinggalkan begitu saja oleh wakil mereka.Tak pelak, mereka pun menangis meratapi nasibnya. Belum lagi, tenda atau tempat mukim sementara mereka di Blok "dahar di area perkebunan milik PT Perkebunan Nasional (PTPN) VIII harus segera ditinggalkan. "Kami terusir. Malah pengusiran itu dengan cara intimidasi oleh petugas keamanan kebun. Maksud saya datang ke sini untuk minta perlindungan dari wakil kami di DPRD," kata Ir Surya, juru bicara warga korban gempa Desa Sukmanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah tujuh bulan didera kehidupan yang memprihatinkan dalam tenda, 600 jiwa warga korban gempa Sukamanah ini menerima perlakuan yang dinilai kurang manusiawi. "Sebenarnya, kami sudah disuruh pindah dari Walahar dua bulan lalu. Namun, kami belum mendapat tempat lain. Bahkan, pemerintah setempat dan (Pemerintah) Kabupaten Bandung tidak memedulikan kami. Kami terombang-ambing. Kami minta perlindungan ke wakil kami di DPRD, tapi malah mendapat rasa sakit, ditinggalkan begitu saja," tutur Surya.Rabu (7/4) sekitar pukul 09.30 WIB, Surya bersama sejumlah warga korban gempa Sukamanah berniat mengadu ke DPRD Kabupaten Bandung. Maksud mereka ingin mengadukan nasibnya setelah hidup di tenda selama tujuh hulan. Namun, anggota DPRD dari Fraksi PAN, Duduh Durahman, yang menjadi wakil dari Pangalengan Daerah Pemilihan (Dapil) VI Kabupaten Bandung, meninggalkan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, dia hanya menjawab keluhan para korban gempa ini dengan melempar ke pihak eksekutif. "Itu sudah saya bicarakan dengan camat," ujar dia kepada warga korban gempa sambil meninggalkan mereka Warga korban gempa Desa Sukamanah di RW 02 dan RW 12 itu hingga kini masih belum menerima bantuan untuk renovasi rumah, baik yang rusak berat, sedang maupun ringan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh ironis dimana para wakil rakyat yang dipercaya lebih mementingkan kepentingan mereka, namun melupakan rakyat yang jelas menjadi korban langsung, pihak yang tak berdaya terutama segi finansial mereka untuk bangkit dari luka di balik gempa dan terlebih yang seharusnya menjadi hal yang paling harus diperhatikan oleh para tuan yang duduk manis di parlemen dengan segala fasilitas mewah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Realitas ini menjadi sebuah pertanyaan besar bagi kita, disisi lain kita melihat betapa “manjanya” para wakil rakyat yang tentu bukan lagi sebagai rakyat biasa namun kaum eksekutif yang berhak menerima fasilitas mewah dari rakyat. Namun di sisi lain, semakin terlantar dan tidak adanya kepedulian dari mereka terhadap rakyat yang seharusnya lebih mereka pedulikan dan mereka perhatikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas realitas yang terjadi seperti ini siapa yang seharusnya peduli dan  berempati? Sebenarnya yang perlu dikasihani itu siapa? Rakyatkah yang semakin dilupakan dan di khianati oleh wakil mereka sendiri? Atau para penghianat rakyat yang telah menipu dengan bualan – bualan kosong yang kini telah duduk di kursi empuk di gedung rakyat dengan gaji berlimpah dan fasilitas serba mewah?  Salahkah jika dikatakan bahwa kesejahteraan rakyat yang mereka perjuangkan kini hanya harapan kosong dan bullshit belaka? Dan hanya dijadikan alat untuk melicinkan jalan mereka ke surga parlemen?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SUNGGUH MENYEDIHKAN NASIB BANGSA INDONESIA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Pemberitaan dikutip dari berbagai Media Online&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6326788823293509632-6245380071162025480?l=yoezronbloon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/feeds/6245380071162025480/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2010/05/ironisme-bangsa-antara-rakyat-yang.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/6245380071162025480'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/6245380071162025480'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2010/05/ironisme-bangsa-antara-rakyat-yang.html' title='Ironisme Bangsa : Antara Rakyat yang Terlupa dengan si Penghianat Kepercayaan Rakyat yang duduk di Parlemen'/><author><name>yoezron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02489009525209536361</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/SbSYEdxGFwI/AAAAAAAAAAY/no9eb1z-4_I/S220/cail.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/S9wtisCQdkI/AAAAAAAAADc/fVMpBqreflg/s72-c/gempa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6326788823293509632.post-7085608851020108474</id><published>2010-04-27T10:10:00.005+07:00</published><updated>2010-08-23T17:00:47.133+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tugas kuliah'/><title type='text'>Layanan Perencanaan individual</title><content type='html'>&lt;a href="yoezronbloon.blogspot.com"&gt;Layanan Perencanaan Individual&lt;/a&gt; adalah layanan bantuan yang diberikan kepada semua siswa agar mampu membuat dan melaksanakan perencanaan masa depannya, berdasarkan pemahaman akan kekuatan dan kelemahan dirinya (Juntika &amp;Syamsu : 2005).&lt;br /&gt;Diartikan bahwa layanan perencanaan individual dilaksanakan untuk melayan peserta didik atau siswa untuk mereka dapat merencanakan atau membuat perencanaan akan apa yang akan dilakukan di masa depannya dengan parameter pemahaman akan dirinya meliputi kelemahan dan kelebihannya dan dapat mengimplementasikan perencanaan tersebut di masa depannya. Atau dengan kata lain layanan ini diartikan “proses bantuan kepada siswa agar mampu merumuskan dan melakukan aktivitas yang berkaitan dengan perencanaan masa depannya berdasarkan pemahaman akan kelebihan dan kekurangan dirinya, serta pemahaman akan peluang dan kesempatan yang tersedia di lingkungannya”.&lt;br /&gt;Dalam perencanaan individual, konselor memberikan layanan kegiatan kepada peserta didik secara sistemik dan berkelanjutan kepada peserta didik mengenai perancangan atau pengembangan perencanaan peserta didik untuk menetapkan tujuan pribadi, dan perencanaan mereka dimasa depan meliputi karir, pendidikan, maupun sosial pribadi. &lt;br /&gt;Dalam komponen ini siswa mengevaluasi tujuan edukasional, okupasional dan tujuan personal mereka. Konselor membantu siswa membuat pilihan dari sekolah ke sekolah, sekolah ke pekerjaan maupun sekolah ke pendidikan tinggi atau karir setelah mereka lulus dari suatu sekolah&lt;br /&gt;Tujuan layanan perencanaan individual ini dapat juga dirumuskan sebagai upaya memfasilitasi siswa untuk merencanakan, memonitor, dan mengelola rencana pendidikan, karir, dan pengembangan sosial-pribadi oleh dirinya sendiri. Layanan ini bertujuan membimbing seluruh siswa agar mampu  melaksanakan hal berikut ini :&lt;br /&gt;1. Memiliki kemampuan untuk merumuskan tujuan, perencanaan atau pengelolaan terhadap pengembangan dirinya, baik menyangkut aspek pribadi, sosial, belajar maupun karir.&lt;br /&gt;2. Dapat belajar memantau atau memahami perkembangan dirinya, dan &lt;br /&gt;3. Dapat melakukan kegiatan atau tindakan berdasarkan pemahamannya atau tujuan yang telah dirumuskan secara proaktif.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Perencanaan individual bagi sisw diimplementasikan melalui beberapa strategi sebagai berikut (Uman Suherman : 2009) :&lt;br /&gt;1. Penilaian individual /  kelompok kecil&lt;br /&gt;• Konselor sekolah mengadakan analisis dan evaluasi terhadap kemampuan, minat, keterampilan, dan prestasi siswa. Uji informasi dan data lainnya sering digunakan sebagai dasar bagi pemberian bantuan pada siswa dalam mengembangkan rencana jangka pendek dan jangka panjang mereka.&lt;br /&gt;2. Pemberian saran pada individual / kelompok kecil&lt;br /&gt;• Konselor sekolah member saran pada siswa dengan menggunakan informasi pribadi / sosial karir dan pasar tenaga kerja dalam perencanaan tujuan pribadi, edukasional dan okupasional siswa &lt;br /&gt;3. Contoh topic dalam komponen ini adalah :&lt;br /&gt;• Review skor tes, interpretasi dan analisis&lt;br /&gt;• Promosi dan retensi informasi&lt;br /&gt;• Kesadaran karir&lt;br /&gt;• Survei dan interview dengan siswa senior dan alumni&lt;br /&gt;• Seleksi persoalan tahunan&lt;br /&gt;• Bantuan financial&lt;br /&gt;• Perangkat pengungkap minat&lt;br /&gt;• Keterampilan sosial&lt;br /&gt;• Strategi penguasaan tes&lt;br /&gt;• Seleksi perguruan tinggi&lt;br /&gt;• Bayangan pekerjaan &lt;br /&gt;• Penetapan rencana bagi siswa senior&lt;br /&gt;• Review terhadap rencana – rencana yang berkaitan dengan tingkah laku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*)Hari ini saya tidak masuk kuliah, dan itu pilihan saya, namun tidak kuliah bukan berarti tidak belajar...karena ilmu bisa didapat dimana saja,,,mungkin karena sedikit bosan dengan rutinitas...ingin belajar di luar ruangan kelas...hhe...maaf ya bu &amp; pa dosen...&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6326788823293509632-7085608851020108474?l=yoezronbloon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/feeds/7085608851020108474/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2010/04/layanan-perencanaan-individual.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/7085608851020108474'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/7085608851020108474'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2010/04/layanan-perencanaan-individual.html' title='Layanan Perencanaan individual'/><author><name>yoezron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02489009525209536361</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/SbSYEdxGFwI/AAAAAAAAAAY/no9eb1z-4_I/S220/cail.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6326788823293509632.post-2855144320684335714</id><published>2010-04-24T03:45:00.003+07:00</published><updated>2010-08-23T16:57:27.960+07:00</updated><title type='text'>Mahasiwa yang Apatis dan Apolitis</title><content type='html'>&lt;blockquote&gt;"Saya ingin melihat mahasiswa-mahasiswa, jika sekiranya ia mengambil keputusan yang mempunyai arti politis, walau bagaimana kecilnya, selalu didasarkan atas prinsip-prinsip yang dewasa. Mereka yang berani menyatakan benar sebagai kebenaran, dan salah sebagai kesalahan. Dan tidak menerapkan kebenaran atas dasar agama, ormas, atau golongan apapun.". (Catatan Soe Hok Gie)&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Kutipan sekaligus cita- cita soe hok gie diatas seolah menjadi suatu sindiran terhadap keadaan mahasiswa sekarang ini. Meskipun catatan tersebut telah lama ia goreskan yang terlahir dari keprihatinannya terhadap keaadaan mahasiswa pada waktu itu, akan tetapi jika melihat keadaan mahasiswa hari ini, masih relevan dan bahkan mungkin lebih parah dibandingkan keadaan pada waktu itu.&lt;br /&gt;Mahasiswa yang sering disebut sebagai agent of change kini sudah tak pantas lagi disandang. Karena jika dilihat dari realitas keadaan mahasiswa pada hari ini, sangatlah memprihatinkan dan sudah lagi tidak berpegang pada misi suci yaitu melakukan perubahan dinamis dan progresif berdasarkan nilai nilai kebenaran. Mahasiswa kini semakin apatis terhadap permasalahan permasalahan sosial disekitarnya yang bahkan sebenarnya berpengaruh langsung kepada mereka sendiri, namun mereka kini sudah tak sadar lagi bahwa eksistensinya sebagai mahasiswa yang mempunyai cita-cita perubahan, telah diperkosa dan dikebiri dengan alasan alasan akademis yang seolah menjadi senjata bagi para penguasa kampus dengan maksud untuk membungkam daya kritis, dan sikap politis mahasiswa.&lt;br /&gt;Jika bercermin kepada pergerakan pergerakan kemahasiswaan masa lampau,&lt;span class="fullpost"&gt;kita teringat bahwa yang menjadi garda terdepan untuk merubah nasib bangsa ini, diretas oleh daya kritis mahasiswa yang prihatin dan peduli terhadap kondisi sosial politik yang bergulir dan mempunyai cita – cita suci untuk menegakan kebenaran dan keadilan, seperti kita tahu sikap sikap politik mahasiswa angkatan 45, angkatan 66, dan angkatan 98 yang memperjuangkan tegaknya keadilan dan perubahan yang lebih baik, menyumbangkan torehan sejarah pergerakan kemahasiswaan yang patut menyandang gelar sebagai agen perubahan. Namun, ruh usaha gemilang para pendahulu untuk memperjuangkan eksistensi mahasiswa sebagai agen perubahan, seolah telah hilang dan digantikan oleh generasi penerus yang semakin pragmatis dan bahkan apatis terhadap nilai nilai perjuangan yang angkatan terdahulu perjuangkan.&lt;br /&gt;Keadaan mahasiswa pada saat ini sungguh sangat jauh berbeda dengan jaman dahulu. Paradigma mereka kini sudah sangat pragmatis dan sangat berorientasi kelulusan saja, padahal tugas perubahan yang dinantikan demi mewujudkan kondisi bangsa kearah yang lebih baik, sudah sepatutnya disadari oleh mahasiswa untuk segera dijadikan prioritas sebagai bakti kepada bangsa juga sebagai tanggung jawab penyandang gelar agent of change.&lt;br /&gt;Cita cita yang dinantikan tersebut mungkin sekarang hanya tinggal angan yang tak tahu kapan akan terwujud, kini mahasiswa semakin terbuai oleh arus moderenisasi dan perkembangan teknologi, mereka lebih disibukkan bermain facebook daripada melakukan diskusi – diskusi untuk menentukan sikap politik dan berbakti kepada masyarakat, mereka lebih sering meng-update status jejaring sosial dibanding membaca buku. Jika dilihat, seolah mereka tidak bergairah lagi dalam menentukan sikap politik dengan berdasarkan kebenaran, dan juga tak bergairah lagi melakukan tindakan – tindakan kongkrit demi memperjuangkan perubahan bangsa ini kearah yang lebih baik.&lt;br /&gt;Keadaan mahasiswa yang apolitis dan juga apatis terhadap permasalahan sosial disekitarnya, merupakan suatu kondisi yang sangat memprihatinkan. Bagaimana jadinya bangsa kita kedepan jika garda terdepan dalam melakukan perubahan sudah lagi apatis dan apolitis? Hal ini sungguh ironis jika dibandingkan dengan perjuangan – perjuangan angkatan terdahulu yang diperjuangkan untuk berbakti kepada bangsa.&lt;br /&gt;Daya nalar mahasiswa kini semakin dangkal, mereka lebih berorientasi hasil dibanding memperjuangkan kondisi bangsa yang semakin buruk. Dalam pikiran mereka, duduk di bangku kuliah dan menjadi mahasiswa hanya sebagai suatu sarana untuk memperoleh gelar yang akan diandalkannya untuk bekerja. Pikiran mereka, tujuan mereka yang terpenting ketika mahasiswa adalah cepat menyelesaikan kuliah dan cepat bisa bekerja. Mungkin paradigma mereka terhadap perguruan tinggi adalah sebagai “Pabrik Sarjana” yang tujuannya mendapatkan gelar yang akan mereka pakai di akhir namanya agar mudah untuk mereka segera mendapatkan pekerjaan. Lantas, masih pantaskah mahasiswa menyandang gelar agent of change jika pemikiran mereka sedangkal itu?&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6326788823293509632-2855144320684335714?l=yoezronbloon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/feeds/2855144320684335714/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2010/04/mahasiwa-yang-apatis-dan-apolitis.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/2855144320684335714'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/2855144320684335714'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2010/04/mahasiwa-yang-apatis-dan-apolitis.html' title='Mahasiwa yang Apatis dan Apolitis'/><author><name>yoezron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02489009525209536361</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/SbSYEdxGFwI/AAAAAAAAAAY/no9eb1z-4_I/S220/cail.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6326788823293509632.post-7489410542762412277</id><published>2010-04-21T08:36:00.004+07:00</published><updated>2010-08-23T16:59:06.247+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kenangan SMA'/><title type='text'>Kualitas Guru? Kualitas Murid?</title><content type='html'>Pendidikan merupakan suatu  hal yang sangat penting dalam membentuk pondasi serta membangun moral dan kepribadian anak bangsa, khususnya kegiatan pembelajaran yang bersifat formal yaitu sekolah. dalam hal ini peran dari seorang pendidik maupun pola pendidikan yang diterapkan kepada para siswanya merupakan hal yang sangat berpengaruh terhadap output atau hasil didikan yang disertai kualitas dan karakter dari anak didik tersebut.&lt;br /&gt; Hal yang ingin saya angkat pada kesempatan ini ialah sedikit aspirasi kami sebagai pelajar yang terkadang hanya dipandang sebagai seseorang yang tugasnya hanya ngagugu jeung niru pendidik kami tanpa berani mengungkapkan perasaan yang sebenarnya kamipun mengerti bahwa kami juga berhak memberikan saran yang menurut kami memang seharusnya dilontarkan kepada para pendidik kami.&lt;br /&gt; Masalah yang saya alami pada saat ini, dengan tidak sedikitpun mengurangi rasa hormat serta bakti saya yang sangat basar kepada para pengajar, saya serta teman teman yang lain merasa jengah melihat sebagian dari para pengajar yang terkesan kurang konsekuen dalam membuat aturan main serta pola yang diterapkan dalam proses belajar mengajar. Kami sudah jengah melihat beberapa guru kami yang ketika jam pelajarannya sering tidak masuk atau jika ia masuk pun ia hanya memberikan lembar kerja siswa tanpa menerangkan pelajaran yang sedikitnya dapat kami mengerti dalam mengerjakan latihan tersebut.&lt;br /&gt; Sebagai salah satu contoh, ketika beliau yang seharusnya mengajar pada jam pelajarannya, beliau hanya sebentar masuk kelas lalu memberikan buku yang harus kami catat lalu kemudian beliau pergi meninggalkan kelas tanpa kembali hingga jam pelajaran selesai. Kemudian lagi seorang guru yang memberikan aturan yang salah satunya tidak boleh masuk ke kelas apabila terlambat walupun hanya lima menit, padahal ia kadang terlambat masuk kelas hingga lima belas menit, melarang mengaktifkan hand phone di dalam kelas pada saat kegiatan belajar berlangsung padahal beliau sendiri sering mengangkat telpon ketika mengajar, dan juga tidak memperbolehkan membawa makanan atau minuman apalagi makan di dalam kelas padahal ia sendiri ketika kami disuruh mencatat beliau malah makan di dalam kelas.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt; Selain itu kami juga sedikit merasa kurang puas dengan pola sebagian guru dalam mengajar yang mengharuskan kami belajar tanpa diterangkan terlebih dahulu atau belajar sendiri, namun titik masalahnya peran guru disana hanya datang, duduk manis atau bahkan tidur di dalam kelas, menyuruh mengerjakan lembar kerja siswa, lalu meninggalkan kelas tanpa memberikan pra materi atau penjelasan terlebih dahulu, sehingga kegiatan belajar yang kami rasakan kurang kondusif. Kami kurang tahu apakah memang kurikulum dan sistem belajar yang berlaku di Indonesia pada saat  ini memang seperti itu atau ada hal lain yang menyebabkan kami merasa pola ini kurang klop atau cocok, yang jelas, sebagian dari kami kurang nyaman dengan pola tersebut.&lt;br /&gt; Hal diatas mungkin hanya sedikit dari keluhan kami sebagai pelajar yang merasakan langsung proses pembelajaran, hingga di benak kami sering terlintas pikiran bahwa, bagaimana kualitas pelajar bisa meningkat sedangkan pengajarnya seperti yang kami rasakan pada saat ini? Jadi, kualitas guru-kah? Atau kualitas murid yang mesti ditingkatkan? Sedangkan kami sadar kami tidak bisa apa-apa tanpa ilmu serta  didikan yang mereka berikan. Apakah memang masih berlaku guru yang berarti digugu dan ditiru sedangkan kadang kadang kami lihat guru yang suka tertidur di kelas dan merokok di depan sekolah? apakah mesti di tiru juga? Tentu jawabannya tidak, tapi kenyataannya sebagian dari kami meniru hal itu dengan berbagai alasan.*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Tulisan ini saya tulis ketika saya merasa sangat gerah melihat realitas yang memuakan,,,saya tulis waktu saya duduk di SMA di Komunitas "Social Integration"..Apakah Guru Sekarang Masih Seperti Itu? Entahlah...jika itu sudah jadi bagian dari budaya...&lt;br /&gt;hhe,,,kenangan masa kritis SMA tertanggal 19 Juli 2008&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6326788823293509632-7489410542762412277?l=yoezronbloon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/feeds/7489410542762412277/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2010/04/kualitas-guru-kualitas-murid.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/7489410542762412277'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/7489410542762412277'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2010/04/kualitas-guru-kualitas-murid.html' title='Kualitas Guru? Kualitas Murid?'/><author><name>yoezron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02489009525209536361</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/SbSYEdxGFwI/AAAAAAAAAAY/no9eb1z-4_I/S220/cail.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6326788823293509632.post-1055001413992030902</id><published>2010-03-06T09:05:00.001+07:00</published><updated>2010-03-06T09:05:30.157+07:00</updated><title type='text'>formspring.me</title><content type='html'>Ask me anything &lt;a href="http://formspring.me/yoezron" target="_blank"&gt;http://formspring.me/yoezron&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6326788823293509632-1055001413992030902?l=yoezronbloon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/feeds/1055001413992030902/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2010/03/formspringme.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/1055001413992030902'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/1055001413992030902'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2010/03/formspringme.html' title='formspring.me'/><author><name>yoezron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02489009525209536361</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/SbSYEdxGFwI/AAAAAAAAAAY/no9eb1z-4_I/S220/cail.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6326788823293509632.post-2753770237851798194</id><published>2010-03-01T19:54:00.002+07:00</published><updated>2010-03-01T19:56:25.762+07:00</updated><title type='text'>Konsep Dasar Manajemen dan Aplikasinya dalam BK</title><content type='html'>Menurut definisinya &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;manajemen&lt;/a&gt; adalah suatu proses dimana pelaksanaan suatu tujuan tertentu dilaksanakan dan diawasi. Menurut G.R Terry, pengertian manajemen yaitu pencapaian tujuan yang telah ditentukan terlebih dahulu dengan melalui kegiatan orang lain. Menurutnya, Manajemen merupakan sebuah proses yang khas, yang terdiri dari tindakan-tindakan: Perencanaan, Pengorganisasian, Penggiatan dan Pengawasan yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran-sasaran yang telah ditetapkan melalui pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber-sumber lainnya. Pengertian lain manajemen adalah sebuah proses yang dilakukan untuk mewujudkan tujuan organisasi melalui serangkaian kegiatan berupa perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian orang-orang serta sumber daya organisasi lainnya. Pada intinya, manajemen merupakan serangkaian pengaturan atau pengorganisasian untuk mencapai suatu tujuan tertentu, dan dalam pelaksanaannya, manajemen memiliki fungsi – fungsi sebagai berikut : &lt;br /&gt;1. Fungsi Perencanaan (Planning)&lt;br /&gt;1. Menetapkan tujuan dan target pelaksanaan&lt;br /&gt;2. Merumusakan strategi untuk mencapai tujuan dan target tersebut&lt;br /&gt;3. Menentukan sumber-sumber daya yang diperlukan&lt;br /&gt;4. Menetapkan standar atau indikator keberhasilan dalam pencapaian tujuan dan target pelaksanaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Fungsi Pengorganisasian (Organizing)&lt;br /&gt;1. Mengalokasikan sumber daya, merumuskan dan menetapkan tugas dan menetapkan prosedur yang diperlukan&lt;br /&gt;2. Menetapkan struktur organisasi yang menunjukkan adanya garis kewenangan dan tanggung jawab&lt;br /&gt;3. Kegiatan penempatan SDM pada posisi yang tepat.&lt;br /&gt;3. Fungsi Pengimplementasian (Directing)&lt;br /&gt;1.Mengimplementasikan proses kepemimpinan, pembimbingan dan pemberian motivasi kepada tenaga kerja agar dapat bekerja secara efektif dan efisien dalam pencapaian tujuan&lt;br /&gt;2.Memberikan tugas dan penjelasan rutin mengenai pekerjaan&lt;br /&gt;3. Menjelaskan kebijakan yang ditetapkan.&lt;br /&gt;4. Fungsi Pengawasan (Controlling)&lt;br /&gt;1. Mengevaluasi keberhasilan dalam pencapaian tujuan dan target sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan&lt;br /&gt;2. Mengambil langkah klarifikasi dan koreksi atas penyimpangan yang mungkin ditemukan&lt;br /&gt;3. Melakukan berbagai alternatif solusi atas berbagai masalah yang terkait dengan pencapaian tujuan dan target.  &lt;br /&gt;Dari fungsi – fungsi diatas dapat di simpulkan bahwa manajemen merupakan serangkaian kegiatan dimana diperlukan proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan demi tercapainya satu tujuan tertentu atau target yang akan dicapai.&lt;br /&gt;Dalam pengaplikasiannya terhadap kegiatan Bimbingan dan Konseling, maka dapat diambil suatu dasar pengelolaan layanan Bimbingan dan Konseling yang merujuk pada konsep dasar dan fungsi – fungsi manajemen agar layanan Bimbingan dan Konseling tertata dan berjalan dengan rapi demi mencapai suatu tujuan yaitu mengoptimalkan peserta didik agar dapat mengarahkan,mengatur, serta mengerti akan dirinya sendiri juga dapat mengambil keputusan secara mandiri namun terarah dan tepat.&lt;br /&gt;Pengelolaan &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;layanan Bimbingan dan Konseling berbasis manajemen&lt;/a&gt;,sangatlah diperlukan pengaplikasiannya ketika penyelenggaraan proses pelayanan Bimbingan dan Konseling. Dalam pengaplikasiannya, layanan Bimbingan dan Konseling dapat mengacu kepada fungsi – fungsi pokok manajemen yaitu Planning, Organizing, Directing dan Controlling (PODC).&lt;br /&gt;Dalam pelayanan &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;Bimbingan dan Konseling&lt;/a&gt; yang berbasis manajeman, maka fungsi manajemen yang pertama dilaksanakan yaitu Planning atau Perencanaan. Dalam prosesnya,kita pertama kali harus menetapkan tujuan dan target pelaksanaan layanan Bimbingan dan Konseling tersebut, setelah penentuan dan penetapan target,maka selanjutnya merumusakan strategi untuk mencapai tujuan dan target pelayanan Bimbingan dan Konseling. Selanjutnya menentukan sumber-sumber daya yang diperlukan untuk menunjang proses pelayanan,lalu menetapkan standar atau indikator keberhasilan dalam pencapaian tujuan dan target pelaksanaan layanan Bimbingan dan Konseling tersebut.&lt;br /&gt;Fungsi yang kedua yaitu Fungsi Organizing atau Pengorganisasian. Pada tahap ini dalam pengaplikasiannya pada proses layanan Bimbingan dan Konseling,yang pertama  mengalokasikan sumber daya, merumuskan dan menetapkan tugas dan menetapkan prosedur yang diperlukan untuk proses pelayanan Bimbingan dan Konseling. Selanjutnya menetapkan struktur organisasi yang menunjukkan adanya garis kewenangan dan tanggung jawab pada pelaksanaan pelayanan tersebut. Dan yang selanjutnya Kegiatan penempatan SDM pada posisi yang tepat.&lt;br /&gt;Fungsi selanjutnya yaitu Fungsi Directing atau pengarahan/pengimplementasian. Pada tahap ini, kita mengimplementasikan proses kepemimpinan, pembimbingan dan pemberian motivasi kepada Konselor agar dapat bekerja secara efektif dan efisien melayani konseli  dalam pencapaian tujuan untuk memandirikan konseli. Selanjutnya memberikan tugas dan penjelasan rutin mengenai proses pelaksanaan pelayanan agar sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai, dan menjelaskan kebijakan yang ditetapkan.&lt;br /&gt;Dan Fungsi yang terakhir ialah Fungsi Controlling atau pengawasan, pada fungsi pengawasan ini langkah yang dilakukan adalah mengevaluasi keberhasilan dalam pencapaian tujuan dan target pelayanan sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan, dan kemudian  mengambil langkah klarifikasi dan koreksi atas penyimpangan yang mungkin ditemukan dalam proses pelayan Bimbingan dan Konseling, juga melakukan berbagai alternatif solusi atas berbagai masalah yang terkait dengan pencapaian tujuan dan target pelayanan tersebut.&lt;br /&gt;Kesimpulannya, Proses pelayanan Bimbingan dan Konseling yang mengacu kepada konsep dasar manajemen akan menjadi suatu track atau alur yang teratur demi mencapai tujuan dari pelayanan Bimbingan dan Konseling  yaitu mengoptimalkan perkembangan serta memandirikan individu dalam menjalani kehidupannya secara sehat dan optimal. Dan yang paling pokok dari tujuan Bimbingan dan Konseling yaitu individu dapat mengatur atau memanage kehidupannya demi mencapai tujuan kehidupannya (Self Management).  “Yoezron Altruism 0906502”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6326788823293509632-2753770237851798194?l=yoezronbloon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/feeds/2753770237851798194/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2010/03/konsep-dasar-manajemen-dan-aplikasinya.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/2753770237851798194'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/2753770237851798194'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2010/03/konsep-dasar-manajemen-dan-aplikasinya.html' title='Konsep Dasar Manajemen dan Aplikasinya dalam BK'/><author><name>yoezron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02489009525209536361</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/SbSYEdxGFwI/AAAAAAAAAAY/no9eb1z-4_I/S220/cail.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6326788823293509632.post-7057722156691345494</id><published>2010-02-24T11:07:00.000+07:00</published><updated>2010-02-24T11:11:44.810+07:00</updated><title type='text'>Urgensi Teknologi Informasi dalam Bimbingan dan Konseling</title><content type='html'>Seiring kemajuan dan perkembangan zaman, seluruh aspek kehidupan akan menyesuaikan dengan kemajuan tersebut agar tidak terjadinya ketimpangan serta ketinggalan dalam mengikuti perkembangan zaman. Dari masa ke masa kemajuan seluruh aspek kehidupan akan terus berkembang secara dinamis serta selaras, dari kemajuan tersebut lahirlah istilah globalisasi atau era global. Globalisasi ini akan berdampak pada kebutuhan manusia yang juga menyesuaikan dengan era global, dimana dunia sudah tak ada lagi sekat dan semua serba dilakukan secara instan dan efisien.&lt;br /&gt;Salahsatu indikasi munculnya era global tersebut diiringi oleh kemajuan di bidang keilmuan serta teknologi yang menjadi kebutuhan utama bagi manusia. Kemajuan dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi saling berkaitan dan bersinergi terhadap transasksi informasi, sehingga informasi atau pengetahuan yang akan menciptakan gagasan teknologi serta sebaliknya teknologi juga akan mempermudah akses informasi dan ilmu pengetahuan. Ketika akses informasi tersebut semakin mudah, maka hal ini berdampak kepada globalisasi raksasa serta kemajuan teknologi yang semakin mutakhir dengan perkembangan, kemajuan serta kedinamisan yang sangat cepat.&lt;br /&gt;Hal tersebut akan berdampak luas terhadap seluruh aspek kehidupan, termasuk kedalam wilayah pendidikan formal. Kemajuan &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;teknologi informasi&lt;/a&gt; yang semakin mutakhir dan semakin mengefisienkan konsumen pengguna teknologi, akan menjadi suatu daya tarik yang kuat untuk mengaplikasikannya dalam ranah pendidikan. Hal tersebut dikarenakan  kebutuhan pendidikan yang semakin hari semakin dituntut untuk bergerak atau berkembang lebih cepat demi mengejar kemajuan era yang semakin mutakhir dan sangat cepat. Oleh karena itu, penerapan teknologi informasi di wilayah aspek pendidikan akan menjadi suatu &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;urgensi&lt;/a&gt; tersendiri dalam menyelaraskan dengan kemajuan zaman yang semakin mutakhir. &lt;br /&gt;Bimbingan dan konseling merupakan proses upaya membantu individu untuk mecapai perkembangannya yang optimal. (Sunaryo K : 1998). Yang pada intinya bimbingan dan konseling merupakan suatu upaya bantuan terhadap individu untuk membantu mengoptimalkan perkembangan dalam kehidupannya serta membimbing individu agar mengetahui atau mengerti dirinya sendiri, mengarahkan, merealisasi, mengembangkan potensi,  serta mengaktualisasi dirinya sendiri dan juga melalui tugas – tugas perkembangannya dengan baik.&lt;br /&gt;Bimbingan dan konseling dalam pendidikan formal merupakan salah satu sarana pendukung untuk peserta didik optimal dalam memecahkan masalah serta mengembangkan potensi dirinya. Bimbingan dan konseling dalam pendidikan formal senantiasa menyelaraskan dengan perkembangan pendidikan yang juga selaras dengan perkembangan zaman, oleh karena itu, bimbingan konseling juga memerlukan suatu penyesuaian dengan kemajuan yaitu dengan penerapan aplikasi teknologi informasi.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;Urgensi bimbingan dan konseling mengacu pada perkembangan serta kemajuan teknologi&lt;/a&gt; yang mutakhir, salahsatunya ialah penggunaan alat atau media komunikasi serta informasi elektronik baik secara on line maupun off line. Penggunaan media teknologi yang mutakhir akan senantiasa merubah gaya serta penerapan bimbingan dan konseling yang konvensional. Sebagaimana tujuan dari kemajuan teknologi yaitu untuk mengefisienkan atau mempermudah akses informasi, maka penerapannya dalam bimbingan dan konseling juga mengacu pada cara yang sama tanpa mengubah konteks dari bimbingan dan konseling tersebut. &lt;br /&gt;Alat – alat atau media dalam akses informasi di era global ini sangat beragam dan mutakhir, seperti telepon selular, komputer, internet dan media lainnya yang langsung atau online ataupun yang tidak langsung atau off line. Maka semua media teknologi informasi tersebut akan mempermudah akses pemberian bantuan terhadap individu jika dimanfaatkan secara tepat guna dan terlatih. Oleh karena itu professional di bidang bimbingan dan konseling yang selanjutnya disebut dengan konselor, dituntut untuk dapat menggunakan serta terlatih dalam penggunaan dan penerapan konseling melalui media teknologi.&lt;br /&gt;Salah satu upaya bimbingan dan konseling yaitu memfasilitasi peserta atau konseli dalam mengembangkan potensi serta memahami dirinya juga mengoptimalkan perkembangannya. Maka dari itu, pada era global ini atau era serba teknologi ini, bimbingan dan konseling juga dituntut untuk menyesuaikan terhadap keadaan agar selalu dapat mengiringi dan membantu konseli di zaman yang semakin mutakhir. Sebagaimana upaya bimbingan dan konseling yaitu memfasilitasi konseli, maka penggunaan teknologi informasi atau media elektronik penunjang proses konseling akan sangat dibutuhkan agar konseli dapat memanfaatkan layanan bimbingan dan konseling secara efisien serta tidak terkesan ketinggalan zaman. Jika layanan bimbingan konseling masih menerapkan cara – cara konvensional dalam era teknologi yang semakin maju, maka layanan tersebut akan ditingalkan oleh konseli yang akan mengakibatkan degradasi moral serta ketidakmampuan konseli dalam memecahkan serta mengoptimalkan tugas perkembangan yang harus dilaluinya secara mandiri. Maka jika hal tersebut terjadi, akan banyak individu yang mengalami kesulitan dalam pemahaman diri dan akan cenderung masuk kedalam zona kebebasan yang kebablasan tanpa adanya bimbingan yang bersifat mengembangkan kepribadian yang sehat.&lt;br /&gt;Maka dari hal tersebut, penerapan atau pemanfaatan teknologi informasi dalam bimbingan dan konseling menjadi suatu urgensi tersendiri dalam penyesuaian kondisi zaman atau era yang sangat global. Salahsatu yang menjadi pertimbangan perlunya bimbingan dan konseling menyesuaikan terhadap era yang global serta serba teknologi tersebut, yaitu pertimbangan dampak dari era globalisasi itu sendiri. Seperti diketahui, bahwa kemajuan teknologi informasi yang tidak dimanfaatkan secara tepat akan memicu timbulnya dampak negatif dari penggunaan teknologi informasi tersebut. Maraknya penyalahgunaan teknologi informasi salahsatunya internet yaitu beredarnya pornografi yang tanpa batas atau tayangan tayangan kekerasan yang tidak pantas untuk disaksikan terutama oleh para remaja dan anak – anak. Fase remaja dan anak memang merupakan fase dimana mereka seba ingin tahu, dengan beredarnya informasi mengenai konten atau situs – situs yang negatif akan menimbulkan penyalahgunaan tersebut oleh para remaja. Ketika hal tersebut kian marak oleh karena terlalu bebasnya akses informasi tanpa ada bimbingan, maka akan merusak generasi muda juga akan muncul degradasi mental remaja dari dampak tersebut. Oleh karena itu, dalam hal inilah bimbingan dan konseling berperan sebagai pembimbing untuk mencegah hal tersebut. Tindakan preventif melalui kegiatan bimbingan dan konseling terhadap para remaja dalam hal penyalahgunaan teknologi informasi, akan menjadi suatu batasan internal terhadap remaja menghadapi kebebasan tanpa batas di dunia maya. Maka dari itulah layanan bimbingan dan konseling yang menyesuaikan dengan kondisi zaman yang mutakhir dan global, menjadi sangat penting dan diperlukan dalam mambangun kualitas kehidupan generasi muda yang terhindar dari dampak negatif arus informasi yang tak berbatas.&lt;br /&gt;Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi atau sering disebut &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;ICT (Information and Communication Technology)&lt;/a&gt; menghadirkan tantangan baru bagi praktisi bimbingan dan konseling. Teknologi informasi dan komunikasi lebih cenderung pada eksploitasi peran dan fungsi dari Teknologi Komputer. Berbicara ICT berarti berbicara komputer baik pemanfaatannya, peran dan fungsinya dalam kehidupan.Untuk itu perlu dilakukan upaya-upaya relevansi yang harus dilakukan oleh para prkatisi Bimbingan dan Konseling untuk menjawab tantangan ini. Keterampilan konselor atau praktisi bimbingan dan konseling dalam menguasai dan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi, merupakan salah satu wujud profesionalitas kerja konselor dalam pelaksanaan program layanan.&lt;br /&gt;teknologi informasi memiliki beberapa fungsi dan peranan dalam Bimbingan konseling yaitu:&lt;br /&gt;1. Publikasi: disini teknologi informasi dimanfaatkan sebagai sarana pengenalan kepada masyarakat luas dan juga sebagai pemberi informasi mengenai BK.&lt;br /&gt;2. Pelayanan dan Bantuan: dalam fungsi ini Bimbingan konseling dilakukan secara tidak langsung dengan bantuan teknologi informasi.&lt;br /&gt;3. Pendidikan: dikatakan demikian karena di dalam informasi yang diberikan melalui sarana TI ini mengandung unsur pedidikannya.&lt;br /&gt;Layanan bimbingan dan konseling dapat dilakukan dengan berbagai cara, diantaranya : &lt;br /&gt;1. Konseling melalui Telepon&lt;br /&gt;2. Konseling melalui video-Phone&lt;br /&gt;3. Konseling melalui radio dan televisi&lt;br /&gt;4. Konseling berbantuan komputer yaitu Email&lt;br /&gt;5. &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;Konseling melalui internet atau chating&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;6. Konseling melalui surat disket&lt;br /&gt;Banyak sekali manfaat yang dapat diperoleh dari teknologi komputer dalam menunjang &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;profesionalitas kerja konselor&lt;/a&gt;, maka konselor perlu mengetahui potensi apa yang terkandung pada teknologi komputer. Sesuai dengan kompetensi akademik konselor disebutkan bahwa seorang konselor professional harus menguasai khasanah teoritik dan prosedural termasuk teknologi dalam bimbingan dan konseling. Walaupun kegiatan konseling dilakukan dengan jarak jauh namun kerahasian konseli harus tetap terjaga dengan berpedoman pada Pernyataan APA Layanan oleh Telepon, Telekonferensi, dan Internet. &lt;br /&gt;&lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;Layanan bimbingan dan konseling&lt;/a&gt; tidak selalu face to face atau tatap muka. Terdapat layanan yang lebih mudah yaitu dengan cyber counseling yang memungkinkan konseli tidak merasa malu/canggung yang bisa dilakukan kapan dan dimana saja.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;Pemanfaatkan teknologi informasi&lt;/a&gt; di zaman kekinian menjadi sangat relevan ketika diterapkan dalam kegiatan bimbingan dan konseling. Oleh karena itu, hal ini diharapkan menjadi efektif untuk membantu individu dalam perkembangannya secara optimal dan menyesuaikan dengan kemajuan zaman tanpa tergerus oleh pengaruh negatif dari kemajuan tersebut.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6326788823293509632-7057722156691345494?l=yoezronbloon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/feeds/7057722156691345494/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2010/02/urgensi-teknologi-informasi-dalam.html#comment-form' title='9 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/7057722156691345494'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/7057722156691345494'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2010/02/urgensi-teknologi-informasi-dalam.html' title='Urgensi Teknologi Informasi dalam Bimbingan dan Konseling'/><author><name>yoezron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02489009525209536361</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/SbSYEdxGFwI/AAAAAAAAAAY/no9eb1z-4_I/S220/cail.jpg'/></author><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6326788823293509632.post-8809439245625900222</id><published>2010-02-24T11:02:00.002+07:00</published><updated>2010-02-24T11:13:43.824+07:00</updated><title type='text'>Bimbingan dan  Konseling Perkembangan</title><content type='html'>&lt;blockquote&gt;&lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;developmental guidance and counseling&lt;/a&gt; An integral part of each school’s total education program, in order to preserve the academic day,..to facilities instruction by removing impredimentas to students learning.&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="yoezronbloon.blogspot.com"&gt;Bimbingan konseling perkembangan&lt;/a&gt; yaitu proses bantuan terhadap individu peserta didik secara &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;komprehensif&lt;/a&gt; dan bersifat proaktif dalam memfasilitasi konseli untuk mengembangkan potensinya secara efektif untuk tercapainya perkembangan yang optimal sehingga dapat tercapai individu yang sehat secara mental.&lt;br /&gt;Perbedaan antara bimbingan konseling konvensional dengan &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;BK pekembangan&lt;/a&gt; terdapat pada layanan dan prinsip yang mengembangkan secara menyeluruh dan kolektif dan tidak bersifat kasuistis dan secara passif akan tetapi pelayanan proaktif secara menyeluruh dengan asumsi bahwa individu mempunyai keunikan dan cenderung untuk berkembang. Sehingga layanan bimbingan konseling perkembangan merupakan layanan dasar yang resposif dan proaktif dalam tujuannya mengembangkan dan mendorong individu untuk berkembang secara optimal dan produktif.&lt;br /&gt;Asumsi konvensional mengenai bimbingan konseling bahwa bimbingan konseling disekolah merupakan layanan yang diperlukan ketika permasalahan telah muncul atau bersifat kuratif, atau bahkan banyak beranggapan bahwa guru bimbingan dan konseling disekolah merupakan polisi sekolah atau alat untuk menghukum perserta didik ketika membuat masalah. Maka dari itu, bimbingan dan konseling perkembangan ini mengubah paradigm akan bimbingan konseling atau mengkoreksi gaya layanan bimbingan konseling yang konvensional yang bersifat kuratif menjadi layanan yang bersifat responsive dan ditujukan oleh semua dengan mempertimbangkan keunikan dan dasar dari individu, dan mengembangkan potensi individu secara menyeluruh yang selaras dengan tugas pekembangan serta penyesuaian terhadap lingkungannya. &lt;br /&gt;Yang menjadi focus dari bimbingan dan konseling perkembangan yaitu bertitik tolak kepada potensi manusia. Bimbingan dan konseling perkembangan sangat mempertimbangkan kompleksitas elemen kehidupan yang meliputi potensi biologis, psikologis, kognitif, relationship dan potensi lainnya yang dimiliki oleh manusia yang sangat unik atau beragam yang berbeda dengan yang lainnya. Bimbingan konseling perkembangan merespon semua kebutuhan yang dibutuhkan oleh semua peserta didik dengan pertimbangan semua peserta didik cenderung untuk berkembang, maka dalam hal inilah bimbingan konseling berperan untuk memfasilitasi semua peserta didik untuk mengoptimalkan perkembangannya. Tujuan dari bimbingan dan konseling perkembangan mengarahkan individu untuk menerima dirinya sendiri, mengerti dirinya sendiri, mengembangkan dirinya sendiri.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6326788823293509632-8809439245625900222?l=yoezronbloon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/feeds/8809439245625900222/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2010/02/bimbingan-dan-konseling-perkembangan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/8809439245625900222'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/8809439245625900222'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2010/02/bimbingan-dan-konseling-perkembangan.html' title='Bimbingan dan  Konseling Perkembangan'/><author><name>yoezron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02489009525209536361</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/SbSYEdxGFwI/AAAAAAAAAAY/no9eb1z-4_I/S220/cail.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6326788823293509632.post-4752987876001073231</id><published>2010-02-02T13:47:00.000+07:00</published><updated>2010-02-02T13:52:28.888+07:00</updated><title type='text'>EMOSI</title><content type='html'>A. &lt;a href="yoezronbloon.blogspot.com"&gt;Pengertian Emosi&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jiwa manusia merupakan satu kesatuan yang saling bersinergi satu sama lain yang menciptakan suatu keadaan &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;kepribadian&lt;/a&gt; yang seimbang. Jika kita berbicara tentang kepribadian yang seimbang, pada diri setiap individu memiliki hal yang mempengaruhi terhadap kepribadian yaitu &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;kestabilan emosi&lt;/a&gt;. Emosi pada diri individu berperan penting dalam penciptaan kepribadian dan perjalanan kehidupan seorang manusia, sehingga jika dikaji dari sisi &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;psikologis manusia&lt;/a&gt;, maka akan muncul suatu keadaan dimana peran emosi ini sangat berpengaruh dalam segala hal kehidupan manusia, karena manusia merupakan makhluk yang mempunyai perasaan, hati nurani dan kepekaan terhadap peristiwa yang dialami secara emosional yang membedakan dengan makhluk lainnya.&lt;br /&gt;Kata "&lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;emosi&lt;/a&gt;" diturunkan dari kata bahasa Perancis, émotion, dari émouvoir, yang berarti 'kegembiraan' dan dari bahasa Latin emovere, dari e- (varian eks-) berarti 'luar' dan movere yang berarti 'bergerak'. &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;Emosi adalah&lt;/a&gt; istilah yang digunakan untuk keadaan mental dan fisiologis yang berhubungan dengan beragam perasaan, pikiran, dan perilaku. Emosi adalah pengalaman yang bersifat subjektif, atau dialami berdasarkan sudut pandang individu. Emosi berhubungan dengan konsep psikologi lain seperti suasana hati, temperamen, kepribadian, dan disposisi. menurut kamus besar bahasa Indonesia (KBBI) pengertian emosi adalah ;  “luapan perasaan yang berkembang dan surut pada waktu singkat”.&lt;br /&gt;Definisi secara psikologi emosi diartikan sebagai &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;warna afektif&lt;/a&gt; seseorang yang disertai penyesuaian dari dalam diri individu tentang keadaan mental dan fisik yang berwujud suatu tingkah laku yang tampak. Dalam buku Psikologi Belajar karya DR.Nyany Khodijah (2006) Definisi emosi dirumuskan secara bervariasi oleh para psikolog, dengan orientasi teoritis yang berbeda-beda, antara lain sebagai berikut : &lt;br /&gt;1. William James (dalam DR. Nyayu Khodijah) mendefinisikan emosi sebagai keadaan budi rohani yang menampakkan dirinya dengan suatu perubahan yang jelas pada tubuh. &lt;br /&gt;2. Goleman, 1999 (dalam DR. Nyayu Khodijah) mendefinisikan emosi sebagai suatu keadaan biologis dan psikologis dan serangkaian kecenderungan untuk bertindak.. &lt;br /&gt;3. Kleinginna &amp; Kleinginna (dalam DR. Nyayu Khodijah) mencatat ada 92 definisi yang berbeda tentang emosi., Namun disepakati bahwa keadaan emosional adalah suatu reaksi kompleks yang melibatkan kegiatan dan perubahan yang mendalam serta dibarengi dengan perasaan yang kuat. &lt;br /&gt;Menurut Chaplin (1989) dalam Dictionary of psychology, emosi adalah sebagai suatu keadaan yang terangsang dari organisme mencakup perubahan-perubahan yang disadari, yang mendalam sifatnya dari perubahan perilaku. Chaplin (1989) membedakan emosi dengan perasaan, parasaan (feelings) adalah pengalaman disadari yang diaktifkan baik oleh perangsang eksternal maupun oleh bermacam-macam keadaan jasmaniah.&lt;br /&gt;Menurut Crow &amp; Crow (1958), emosi adalah "an emotion, is an affective experience that accompanies generalized inner adjustment and mental and physiological stirredup states in the individual, and that shows it self in his evert behaviour". Jadi, emosi adalah warna afektif yang kuat dan ditandai oleh perubahan-perubahan fisik.&lt;br /&gt;Menurut Hurlock (1990), individu yang dikatakan matang emosinya yaitu:&lt;br /&gt;a. Dapat melakukan kontrol diri yang bisa diterima secara sosial. Individu yang emosinya matang mampu mengontrol ekspresi emosi yang tidak dapat diterima secara sosial atau membebaskan diri dari energi fisik dan mental yang tertahan dengan cara yang dapat diterima secara sosial.&lt;br /&gt;b. Pemahaman diri. Individu yang matang, belajar memahami seberapa banyak kontrol yang dibutuhkannya untuk memuaskan kebutuhannya dan sesuai dengan harapan masyarakat&lt;br /&gt;c. Menggunakan kemampuan kritis mental. Individu yang matang berusaha menilai situasi secara kritis sebelum meresponnya, kemudian memutuskan bagaimana cara bereaksi terhadap situasi tersebut.&lt;br /&gt;Kematangan emosi (Wolman dalam Puspitasari, 2002) dapat didefinisikan sebagai kondisi yang ditandai oleh perkembangan emosi dan pemunculan perilaku yang tepat sesuai dengan usia dewasa dari pada bertingkahlaku seperti anak-anak. Semakin bertambah usia individu diharapkan dapat melihat segala sesuatunya secara obyektif, mampu membedakan perasaan dan kenyataan, serta bertindak atas dasar fakta dari pada perasaan.&lt;br /&gt;Menurut Kartono (1988) kematangan emosi sebagai kedewasaan dari segi emosional dalam artian individu tidak lagi terombang ambing oleh motif kekanak- kanakan. Chaplin (2001) menambahkan emosional maturity adalah suatu keadaan atau kondisi mencapai tingkat kedewasaan dari perkembangan emosi dan karena itu pribadi yang bersangkutan tidak lagi menampilkan pola emosional yang tidak pantas.&lt;br /&gt;Smith (1995) mendefinisikan kematangan emosi menghubungkan dengan karakteristik orang yang berkepribadian matang. Orang yang demikian mampu mengekspresikan rasa cinta dan takutnya secara cepat dan spontan. Sedangkan pribadi yang tidak matang memiliki kebiasaan menghambat perasaan- perasaannya. Sehingga dapat dikatakan pribadi yang matang dapat mengarahkan energi emosi ke aktivitas-aktivitas yang sifatnya kreatif dan produktif. Senada dengan pendapat di atas Covey (dalam Puspitasari, 2002) mengemukakan bahwa kematangan emosi adalah kemampuan untuk mengekspresikan perasaan yang ada dalam diri secara yakin dan berani, diimbangi dengan pertimbangan-pertimbangan akan perasaan dan keyakinan individu lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut pandangan Skinner (1977) esensi kematangan emosi melibatkan kontrol emosi yang berarti bahwa seseorang mampu memelihara perasaannya, dapat meredam emosinya, meredam balas dendam dalam kegelisahannya, tidak dapat mengubah moodnya, tidak mudah berubah pendirian. Kematangan emosi juga dapat dikatakan sebagai proses belajar untuk mengembangkan cinta secara sempurna dan luas dimana hal itu menjadikan reaksi pilihan individu sehingga secara otomatis dapat mengubah emosi-emosi yang ada dalam diri manusia (Hwarmstrong, 2005).&lt;br /&gt;Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa emosi adalah suatu respons terhadap suatu perangsang yang menyebabkan perubahan fisiologis disertai perasaan yang kuat dan biasanya mengandung kemungkinan untuk meletus.&lt;br /&gt;Walgito, 1997 (dalam DR. Nyayu Khodijah), mengemukakan tiga teori emosi, yaitu : &lt;br /&gt;a. Teori Sentral&lt;br /&gt;Menurut teori ini, gejala kejasmanian merupakan akibat dari emosi yang dialami oleh individu; jadi individu mengalami emosi terlebih dahulu baru kemudian mengalami perubahan-perubahan dalam kejasmaniannya. Contohnya : orang menangis karena merasa sedih &lt;br /&gt;b. Teori Periferal &lt;br /&gt;Teori ini dikemukakan oleh seorang ahli berasal dari Amerika Serikat bernama William James (1842-1910). Menurut teori ini justru sebaliknya, gejala-gejala kejasmanian bukanlah merupakan akibat dari emosi yang dialami oleh individu, tetapi malahan emosi yang dialami oleh individu merupakan akibat dari gejala-gejala kejasmanian. Menurut teori ini, orang tidak menangis karena susah, tetapi sebaliknya ia susah karena menangis. &lt;br /&gt;c. Teori Kepribadian &lt;br /&gt;Menurut teori ini, emosi ini merupakan suatu aktifitas pribadi, dimana pribadi ini tidak dapat dipisah-pisahkan dalam jasmani dan psikis sebagai dua substansi yang terpisah. Karena itu, maka emosi meliputi pula perubahan-perubahan kejasmanian. Misalnya apa yang dikemukakan oleh J. Linchoten. &lt;br /&gt;Secara garis besar emosi manusia dibedakan dalam dua bagian yaitu :&lt;br /&gt;a. &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;Emosi positif&lt;/a&gt; (emosi yang menyenangkan), yaitu emosi yang menimbulkan perasaan positif pada orang yang mengalaminya, diataranya adalah cinta, sayang, senang, gembira, kagum dan sebagainya. &lt;br /&gt;b. Emosi negatif (emosi yang tidak menyenangkan), yaitu emosi yang menimbulkan perasaan negatif pada orang yang mengalaminya, diantaranya adalah sedih, marah, benci, takut dan sebagainya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Fungsi emosi&lt;br /&gt;Bagi manusia, emosi tidak hanya berfungsi untuk Survival atau sekedar untuk mempertahankan hidup, seperti pada hewan. Akan tetapi, emosi juga berfungsi sebagai Energizer atau pembangkit energi yang memberikan kegairahan dalam kehidupan manusia. Selain itu, emosi juga merupakan Messenger atau pembawa pesan (Martin dalam DR. Nyayu Khodijah, 2006) &lt;br /&gt;Survival, yaitu sebagai sarana untuk mempertahankan hidup. Emosi memberikan kekuatan pada manusia untuk membeda dan mempertahankan diri terhadap adanya gangguan atau rintangan. Adanya perasaan cinta, sayang, cemburu, marah, atau benci, membuat manusia dapat menikmati hidup dalam kebersamaan dengan manusia lain. &lt;br /&gt;Energizer, yaitu sebagai pembangkit energi. Emosi dapat memberikan kita semangat dalam bekerja bahkan juga semangat untuk hidup. Contohnya : perasaan cinta dan sayang. Namun, emosi juga dapat memberikan dampak negatif yang membuat kita merasakan hari-hari yang suram dan nyaris tidak ada semangat untuk hidup.Contohnya : perasaan sedih dan benci. &lt;br /&gt;Messenger, yaitu sebagai pembawa pesan. Emosi memberitahu kita bagaimana keadaan orang-orang yang berada disekitar kita, terutama orang-orang yang kita cintai dan sayangi, sehingga kita dapat memahami dan melakukan sesuatu yang tepat dengan kondisi tersebut. Bayangkan jika tidak ada emosi, kita tidak tahu bahwa disekitar kita ada orang yang sedih karena sesuatu hal yang terjadi dalam keadaan seperti itu mungkin kita akan tertawa-tawa bahagia sehingga membuat seseorang yang sedang bersedih merasa bahwa kita bersikap empati terhadapnya.&lt;br /&gt;Dari pemaparan tentang fungsi emosi itu sendiri, maka kita dapat tarik suatu kejelasan bahwa emosi dalam kehidupan sangat berperan untuk menunjang segala aktifitas yang dilakukan oleh manusia. Penggunaan emosi yang tepat dalam situasi yang tepat dapat memepengaruhi terhadap hasil dari aktifitas yang dilakukan oleh manusia. Maka dari itu, patutlah kita menyadari tentang fungsi emosi pada diri kita serta menempatkan emosi tersebut pada situasi yang tepat. Dengan kita tepat dalam menggunakan emosi kita maka kitapun akan tepat dalam menghadapi suatu hal. Emosi tidaklah selalu harus diartikan sebagai hal yang buruk untuk dilibatkan dalam sesuatu karena Emosi pada prinsipnya menggambarkan perasaan manusia menghadapi berbagai situasi yang berbeda. Oleh karena emosi merupakan reaksi manusiawi terhadap berbagai situasi nyata maka sebenarnya tidak ada emosi baik atau emosi buruk. Berbagai buku psikologi yang membahas masalah emosi seperti yang dibahas Atkinson (1983) membedakan emosi hanya 2 jenis yakni emosi menyenangkan dan emosi tidak menyenangkan. Dengan demikian emosi di kantor dapat dikatakan baik atau buruk hanya tergantung pada akibat yang ditimbulkan baik terhadap individu maupun orang lain yang berhubungan (Martin, 2003). Maka dari itu sangat penting untuk disadari bahwa melibatkan emosi yang tepat dalam segala hal aktifitas dapat mempengaruhi terhadap perilaku individu kearah perilaku yang tepat pula khususnya dalam mengambil suatu keputusan.&lt;br /&gt;C. &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;Implikasi dalam pendidikan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Seperti telah dijelaskan sebelumnya bahwa sangat keliru jika emosi diartikan kepada hal yang negatif serta tidak perlu dilibatkan dalam segala aktifitas. Melainkan bahwa emosi merupakan suatu hal yang sangat berperan dalam segala aktifitas termasuk dalam pendidikan dalam hal ini proses belajar dalam upaya mencapai suatu keberhasilan dan prestasi dalam pendidikan. Dari fungsi emosi yang telah dijelaskan sebelumnya terbukti bahwa emosi mempunyai suatu kekuatan yaitu energizer, maka jika kekuatan ini dikaitkan dalam proses pendidikan maka emosi ini akan memicu prestasi serta keberhasilan individu dalam pendidikan ketika individu tersebut menggunakan emosinya dengan tepat.&lt;br /&gt;Dalam proses belajar, kita tidak menyangkal bahwa peran intelegensi berpengaruh terhadap prestasi pembelajaran. Namun yang muncul saat ini tingkat keberhasilan seseorang dalam pendidikan sangat difokuskan untuk diukur secara kuantitas intelegensi yaitu dengan pengukuran Intelligence Quotient (IQ), peran IQ diasumsikan sebagai hal utama yang berpengaruh terhadap keberhasilan, akan tetapi perlu disadari bahwa IQ hanyalah merupakan pengukuran secara kuantitas mengenai tingkat intelegensi yang dapat diukur dan bersifat kongkrit dan konvergen, pengukuran terhadap intelegensi (IQ) ini tidak menggambarkan seseorang secara kualitas, karena menurut penelitian bahwa yang mempengaruhi keberhasilan  bukanlah tingkat IQ yang tinggi saja namun aspek lainnya yang justru berperan lebih besar daripada IQ, terbukti bahwa IQ hanya berpengaruh 20% saja dalam keberhasilan, akan tetapi 80% lainnya dipengaruhi oleh kecerdasan yang lain termasuk  didalamnya peran emosi yang perlu dipertimbangkan.&lt;br /&gt;Emosi berpengaruh besar pada kualitas dan kuantitas belajar (Meier dalam DR. Nyayu Khodijah, 2006). Emosi yang positif dapat mempercepat proses belajar dan mencapai hasil belajar yang lebih baik, sebaliknya emosi yang negatif dapat memperlambat belajar atau bahkan menghentikannya sama sekali. Oleh karena itu, pembelajaran yang berhasil haruslah dimulai dengan menciptakan emosi positif pada diri pembelajar. Untuk menciptakan emosi positif pada diri siswa dapat dilakukan dengan berbagai cara, diantaranya adalah dengan menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan dengan penciptaan kegembiraan belajar. Menurut Meier, 2002 (dalam DR. Nyayu Khodijah, 2006) kegembiraan belajar seringkali merupakan penentu utama kualitas dan kuantitas belajar yang dapat terjadi. Kegembiraan bukan berarti menciptakan suasana kelas yang ribut dan penuh hura-hura. Akan tetapi, kegembiraan berarti bangkitnya pemahaman dan nilai yang membahagiakan pada diri si pembelajar. Selain itu, dapat juga dilakukan pengembangan kecerdasan emosi pada siswa. Kecerdasan emosi merupakan kemampuan seseorang dalam mengelola emosinya secara sehat terutama dalam berhubungan dengan orang lain.&lt;br /&gt;Maka dari hal tersebut dapat kita simpulkan bahwa dalam proses pendidikan, emosi sangat berperan dan perlu untuk dilibatkan dalam proses pembelajaran karena emosi mempunyai suatu kekuatan yang dapat memicu kita dalam mencapai suatu prestasi belajar. Maka dengan ini keberhasilan sangatlah keliru jika dianggap factor utamanya adalah IQ yang tinggi karena banyak orang yang berhasil dalam sisi akademik namun tidak bisa melakukan apapun dengan keberhasilannya dalam kehidupan yang nyata, oleh karena itu keterlibatan emosi sangat penting dalam segala aktifitas, apalagi jika kita dapat mengelola emosi itu dengan tepat atau dengan kata lain cerdas dalam menggunakan emosi. Kecerdasan emosi ini akan sangat berperan terhadap keberhasilan seseorang dalam segala aspek kehidupan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6326788823293509632-4752987876001073231?l=yoezronbloon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/feeds/4752987876001073231/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2010/02/emosi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/4752987876001073231'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/4752987876001073231'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2010/02/emosi.html' title='EMOSI'/><author><name>yoezron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02489009525209536361</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/SbSYEdxGFwI/AAAAAAAAAAY/no9eb1z-4_I/S220/cail.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6326788823293509632.post-9021206125837842490</id><published>2010-01-13T10:19:00.001+07:00</published><updated>2010-01-13T10:37:46.881+07:00</updated><title type='text'>INTELEGENSI</title><content type='html'>INTELEGENSI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;Pengertian Intelegensi&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Manusia diciptakan dan dengan dilengkapi dengan &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;kecerdasan&lt;/a&gt; yang memiliki kemampuan luar biasa, yang tidak dimiliki oleh makhluk lain dan kecerdasan sebagai suatu kemampuan ini pulalah yang &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;membedakan manusia dengan makhluk lainnya&lt;/a&gt; dimuka bumi ini, dengan kecerdasan ini pula manusia dapat menjalani &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;kehidupan&lt;/a&gt; yang &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;dinamis&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;beradab&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;Dalam ilmu &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;psikologi kecerdasan&lt;/a&gt; yang dimiliki oleh seorang manusia disebut dengan intelegensi. Inteligensi adalah salah satu &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;kemampuan mental&lt;/a&gt;, pikiran, atau &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;intelektual manusia&lt;/a&gt;. Inteligensi merupakan merupakan bagian dari proses – &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;proses kognitif&lt;/a&gt; pada urutan yang lebih tinggi (&lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;high cognition&lt;/a&gt;). Perkembangan faham dalam psikologi selanjutnya menggeser pandangan yang bersifat fisikal seperti itu kearah pandangan yang lebih bersifat &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;mentalis&lt;/a&gt;. Hal itu tampak dalam beberapa &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;definisi inteligensi &lt;/a&gt;sebagaimana pernah dirumuskan oleh para ahli psikologi, sebagai berikut :&lt;br /&gt;a) &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;Alfred Binet&lt;/a&gt; (1857)&lt;br /&gt;Alfred Binet Mendefinisikan inteligensi terdiri dari tiga komponen yaitu :&lt;br /&gt;a. kemampuan untuk mengarahkan pikiran atau mengarahkan tindakan&lt;br /&gt;b. kemampuan untuk mengubah arah tindakan, dan&lt;br /&gt;c. kemampuan untuk mengkritik diri sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b) &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;Lewis Madiaso Terman&lt;/a&gt; (1916)&lt;br /&gt;Mendefinisikan inteligensi sebagai kemampuan seseorang utuk &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;berpikir secara abstrak.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c) H.H Goddard (1946)&lt;br /&gt;Mendefinisikan inteligensi sebagai tingkat kemampuan pengalaman seseorang untuk menyelesaikan masalah – masalah yang langsung dihadapi dan untuk mengantisipasi masalah – masalah yang akan datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d) V.A.C Henmon(1974)&lt;br /&gt;Ia mengatakan bahwa inteligensi terdiri dari dua factor, yakni :&lt;br /&gt;a. Kemampuan untuk memperoleh pengetahuan&lt;br /&gt;b. Pengetahuan yang telah diperoleh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e) Edward Lee Thorndike (1913)&lt;br /&gt;Mendefinisikan inteligensi sebagai kemampuan dalam memberikan respon yang&lt;br /&gt;baik dari pandangan kebenaran atau fakta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;f) George D. Stoddard&lt;br /&gt;Mendefinisikan inteligensi sebagai kemampuan manusia untuk menyesaikan masalah yang bercirikan:&lt;br /&gt;a. mengandung kesukaran&lt;br /&gt;b. kompleks, yaitu mampu menyerap kemampuan baru yang sudah dimiliki untuk menghadapi masalah&lt;br /&gt;c. abstrak, yakni mengandung symbol – symbol yang memerlukan analisis dan interpretasi&lt;br /&gt;d. ekonomis, yaitu proses mental yang efisien dari penggunaan waktu&lt;br /&gt;e. diarahkan pada satu tujuan&lt;br /&gt;f. mempunyai nilai sosial dan berasal dari sumbernya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;g) David Wechsler&lt;br /&gt;Inteligensi sebagai kemampuan untuk bertindak dengan tujuan tertentu, berpikir secara rasional dan menghadapi lingkungan secara efektif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;h) Walters dan Gardner (1986)&lt;br /&gt;Mendefinisikan inteligensi sebagai kemampuan yang memungkinkan individu untuk memecahkan masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari pendapat serta teori yang dilontarkan para ahli psikologi diatas dapat kita tarik suatu kesamaan dari definisi tentang intelegensi, bahwa intelegensi merupakan suatu kemampuan yang dimiliki seorang individu dalam menghadapi segala sesuatu yang merangsang kemampuannya untuk bertindak secara terstruktur dan &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;rasional&lt;/a&gt; sebagai makhluk yang mempunyai pikiran.&lt;br /&gt;Adapun kecerdasan atau inteligensi manusia mempunyai &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;implikasi&lt;/a&gt; sebagai suatu kemampuan adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kemampuan mengklasifikasi pola – pola objek&lt;br /&gt; Seorang yang normal adalah orang yang mampu dalam mengklasifikasikan stimulasi-stimulasi yang tidak identik ke dalam satu kelas atau rumpun.&lt;br /&gt;2. Kemampuan beradaptasi (kemampuan belajar)&lt;br /&gt;Kemampuan beradaptasi merupakan suatu kemampuan yang harus manusia miliki dalam kehidupannya dan kemampuan beradaptasi ini menentukan inteligensi atau kecerdasan seseorang apakah inteligensinya tinggi atau rendah.&lt;br /&gt;3. Kemampuan menalar secara deduktif&lt;br /&gt;Yaitu kemampuan menalar atau melogikakan sesuatu dari kesimpulan menjadi paparan yang detail.&lt;br /&gt;4. Kemampuan menalar secara induktif&lt;br /&gt;Yakni kemampuan penalaran atau melogikakan sesuatu yang berupa paparan atau penjelasan menjadi suatu kesimpulan yang mewakili. &lt;br /&gt;5. Kemampuan mengembangkan konsep&lt;br /&gt;Yaitu kemampuan seseorang memahami suatu cara kerja objek atau fungsinya dan kemampuannya untuk menginterpretasikan suatu kejadian.&lt;br /&gt;6. Kemampuan memahami&lt;br /&gt;Kemampuan memahami adalah kemampuan seseorang dalam melihat adanya hubungan atau relasi didalam suatu masalah dan kegunaan – kegunaan hubungannya bagi pemecahan masalah tersebut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;Indikator Intelegensi&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang individu memiliki &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;potensi intelegensi&lt;/a&gt; didalam dirinya, sehingga individu manusia dibedakan dengan makhluk - makhluk hidup lainnya, kelebihan yang diberikan kepada manusia seperti sudah dipaparkan sebelumnya yaitu bahwa manusia memiliki suatu kemampuan dalam berperilaku tidak hanya menggunakan insting namun memiliki suatu kecerdasan yang disebut intelegensi dengan intelegensi tersebut manusia juga dapat menerima dan memproses suatu informasi yang diterimanya. Informasi yang ditangkap oleh individu sebagai sebuah stimulus untuk menggunakan &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;kemampuannya berintelegensi&lt;/a&gt; sehingga informasi yang diterima oleh individu tersebut akan diolah atau diproses sehingga menghasilkan suatu respon tindakan dalam berperilaku sesuai dengan informasi yang diterimanya. Proses serta tahapan tersebutlah yang dinamakan dengan &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;perilaku intelegensi&lt;/a&gt;. Oleh karena itu manusia dapat memecahkan suatu permasalahan serta memproses segala informasi yang diterimanya dengan menggunakan intelegensinya yang disebut perilaku intelegensi.&lt;br /&gt;Indikator – indikator penting dari suatu perilaku inteligensi berdasarkan hasil penelitian mengenai kemampuan memproses informasi adalah berkaitan dengan ingatan jangka pendek, pengetahuan umum, penalaran dan pemecahan masalah, dan perilaku adaptasi.&lt;br /&gt;a. &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;Ingatan jangka pendek&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Orang – orang yang memiliki inteligensi yang tinggi cenderung lebih cepat dan akurat didalam memproses informasi jika dibandingkan dengan mereka yang memiliki inteligensi rendah. Hal ini berlaku pada proses menggali kembali atau membaca pengetahuan dari ingatan.&lt;br /&gt;b. Pengetahuan umum&lt;br /&gt;Pengetahuan umum merupakan bagian penting dari inteligensi manusia yaitu kemampuan menyimpan informasi didalam ingatan dalam bentuk skema yang terorganisasikan dengan baik dan mengakses kembali informasi itu secara efisien merupakan karakteristik penting dari inteligensi atau kecerdasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Penalaran dan pemecahan masalah&lt;br /&gt;Kemampuan penalaran dan pemecahan masalah merupakan komponen penting dari inteligensi manusia. Penalaran dicirikan dengan adanya usaha mengkombinasikan elemen – elemen informasi yang diketahui untuk menghasilkan informasi baru &lt;br /&gt;d. &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;Adaptasi&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kemapuan beradaptasi merupakan suatu perilaku yang sangat kompleks, karena didalamnya melibatkan sejumlah fungsi intelektual misalnya penalaran, ingatan kerja, dan belajar keterampilan. Makin tinggi kecerdasan atau inteligensi manusia maka seseorang tersebut akan lebih cepat dan efektif didalam menentukan strategi berdaptasi dengan perubahan tugas dan lingkungan yang baru begitu pula sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; C. &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;Implikasi terhadap Pendidikan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pemaparan tentang &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;teori intelegensi&lt;/a&gt; sebagaimana yang telah diterangkan diatas bahwa intelegensi atau kecerdasan ialah suatu kemampuan yang dimiliki oleh setiap individu untuk memecahkan suatu permasalahan yang dihadapi secara rasional sehingga dapat mengatasinya dengan cara yang manusiawi atau cara yang rasional pula. Berbagai definisi yang beragam terhadap penafsiran intelegensi menunjukkan bahwa konsep secara kongkrit mengenai definisi intelegensi itu sendiri belum secara akurat dan sempurna, namun keragaman pengertian tersebut tetap merujuk pada satu pengertian bahwa pada intinya intelegensi itu merupakan suatu kemampuan yang dipunyai setiap individu. Berarti kita dapat simpulkan bahwa intelegensi yang pasti dimiliki oleh manusia yang membedakan dengan makhluk lain tersebut ialah suatu kemampuan dari gift atau pemberian dan pembawaan.&lt;br /&gt;Intelegensi pasti dimiliki oleh setiap manusia, terlepas apakah tingkat intelegensinya tinggi atau rendah, namun yang jelas bahwa setiap manusi memiliki suatu &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;potensi untuk berkognisi&lt;/a&gt; dengan karena mempunyai satu factor inti yang dinamakan intelegensi. Potensi yang merupakan pemberian dan pembawaan ini merupakan pondasi awal seseorang dikatakan sebagai manusia, karena jika suatu makhluk yang tidak mempunyai intelegensi tidak bisa dikatakan manusia, tetap saja dikatakan sebagai hewan yang didorong oleh insting kehewanannya. Hal ini bukan berarti manusia tidak memiliki insting hewani, namun yang membedakan ialah manusia memiliki suatu kemampuan untuk &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;merasionalkan informasi&lt;/a&gt; yang diterima sehingga bertindak secara rasional pula yaitu intelegensi.&lt;br /&gt;Namun, yang menjadi pertanyaan besar, apakah intelegensi yang dimiliki oleh setiap manusia itu dapat bekerja dengan sendirinya? Apakah tindakan – tindakan rasional yang manusia lakukan sebagai pembeda antara manusia dengan hewan dapat begitu saja bekerja tanpa ada factor dari luar atau lingkungannya? Disinilah &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;fungsi suatu pendidikan diperlukan untuk membuat kemampuan intelegensi dapat bekerja&lt;/a&gt; dengan baik sehingga bertindak layaknya seorang manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;Pendidikan&lt;/a&gt; merupakan suatu alat atau sarana untuk &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;mengoptimalisasi kemampuan intelegensi&lt;/a&gt; seseorang agar dapat bertindak, berkognisi serta hidup dengan baik dan seimbang selaras dengan kehidupan manusia yang berbeda dengan hewan. Individu dibekali dengan kecerdasan serta insting, keduanya harus seimbang dan teroptimalisasi. Salah satu sarana untuk mengoptimalisasi serta menyeimbangkan potensi yang dimiliki manusia tersebut adalah peran pendidikan baik itu yang bersifat formal maupun non formal karena daya tangkap manusia menggunakan aspek intelegensinya tidak terbatas oleh formal maupun tidak formal, karena manusia dibekali kecerdasan untuk menangkap serta memproses segala informasi yang diterima individu di lingkungan manapun tidak terbatas pada satu institusi atau lingkungan belajar. Peran serta tujuan pendidikan tersebut ialah untuk memanusiakan manusia, karena intelegensi yang dimiliki manusia perlu untuk dilatih dan dioptimalisasi dengan baik. Kita berikan satu contoh ketika individu yang lahir lalu dia di asuh di lingkungan binatang, maka meskipun dia memiliki intelegensi, dia tidak akan berperilaku seperti halnya manusia, namun berperilaku seperti binatang, karena dia tidak terlatih untuk menggunakan kemampuan intelegensinya, akan tetapi bertindak menurut instingnya sesuai lingkungan yang dihadapinya. Berbeda dengan kucing, meskipun dari sejak ia lahir dibesarkan, dilatih serta diperlakukan layaknya manusia, dia tidak akan berperilaku layaknya seorang manusia namun tetap saja menjadi seekor kucing yang bertindak layaknya kucing meskipun dihadapkan pada lingkungan manusia. Dari contoh tersebut dapat kita ambil suatu kesimpulan bahwa intelegensi perlu untuk dilatih serta dihadapkan di lingkungan yang tepat sesuai dengan kelayakannya menjadi seorang manusia.&lt;br /&gt;Maka dari itu, pendidikan pada hal untuk membentuk seorang manusia &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;secara psikologis sangat berperan&lt;/a&gt; untuk menjadikan manusia seperti layaknya manusia yang terlatih untuk berfikir, berkemampuan, serta berperilaku dengan optimal dan manusiawi. Jika kita telaah dengan konsep intelegensi, maka pendidikan juga harus menyesuaikan dengan &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;konsep intelegensi&lt;/a&gt; agar intelegensi individu berkembang secara optimal. Dalam konsep &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;kecerdasan majemuk&lt;/a&gt; (&lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;Multiple Intelligence&lt;/a&gt;) karya Howard Gardner, bahwa kecerdasan yang dimiliki oleh seseorang meliputi &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;tujuh kecerdasan&lt;/a&gt; yaitu :&lt;br /&gt;1. Intelegensi Verbal-Linguistik, Merupakan kecerdasan yang berhubungan dengan bahasa dan segala sesuatu yang berhubungan dengan kegiatan membaca dan menulis.&lt;br /&gt;2. Intelegensi Logical-Matematik, Merupakan kecerdasan dalam hal berfikir ilmiah, berhubungan dengan angka-angka dan simbol, serta kemampuan menghubungkan potongan informasi yang terpisah.&lt;br /&gt;3. Intelegensi Visual Spasial, Merupakan kecerdasan yang berhubungan dengan seni visual seperti melukis, menggambar dan memahat. Selain itu juga kemampuan navigasi, peta, arsitek dan kemampuan membayangkan objek-objek dari sudut pandang yang berbeda.&lt;br /&gt;4. Intelegensi Kinestetik Tubuh, Merupakan kecerdasan yang berhubungan dengan kemampuan menggunakan tubuh untuk mengekspresikan perasaan atau disebut juga dengan bahasa tubuh (body language). Kecerdasan ini berhubungan dengan berbagai keterampilan seperti menari, olah raga serta keterampilan mengendarai kendaraan.&lt;br /&gt;5. Intelegensi Ritme Musikal, Merupakan kecerdasan yang berhubungan dengan kemampuan mengenali pola irama, nada dan peta terhadap bunyi-bunyian.&lt;br /&gt;6. Intelegensi Intra-Personal, Kecerdasan yang berfokus pada pengetahuan diri, berhubungan dengan refleksi, kesadaran dan kontrol emosi, intuisi dan kesadaran rohani. Orang yang mempunyai kecerdasan intra-personal tinggi biaasanya adalah para pemikir (filsuf), psikiater, penganut ilmu kebatinan dan penasehat rohani.&lt;br /&gt;7. Intelegensi Interpersonal Kecerdasan yang berhubungan dengan keterampilan dan kemampuan individu untuk bekerjasama, kemampuan berkomunikasi baik secara verbal maupun non-verbal. Seseorang dengan tingkat kecerdasan Intrapersonal yang tinggi biasanya mampu membaca suasana hati, perangai, motivasi dan tujuan yang ada pada orang lain. Pribadi dengan Potensi Intelegensi Interpersonal yang tinggi biasanya mempunyai rasa empati yang tinggi. &lt;br /&gt;Didalam system pendidikan, teori tentang kecerdasan ini tidak bisa disepelekan, lebih – lebih harus memperhatikan serta menelaah lebih jauh tentang konsep teori gardner diatas, karena teori ini menerangkan tentang wilayah – wilayah kecerdasan yang dimiliki oleh setiap individu. Sebagaimana tujuan dari pendidikan itu sendiri yang ingin &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;mengoptimalkan kecerdasan&lt;/a&gt; individu agar dapat menjadi manusia yang berkualitas, maka hal ini patut untuk dipertimbangkan sebagai acuan penting kerangka tahapan dalam system pendidikan. Asumsi tentang kecerdasan yang majemuk tersebut diperlukan untuk penerapan optimalisasi potensi yang dimiliki individu, karena dalam teori ini menekankan bahwa individu memiliki intelegensi yang komleks serta majemuk, maka dari itu dalam system pendidikan juga yang menjadi focus jangan hanya meliputi kecerdasan yang bersifat logika matematis atau kecerdasan yang sifatnya kongkrit dan konvergen, namun patut menjadi pertimbangan bahwa optimalisasi kecerdasan yang lain yang lebih bersifat abstrak serta divergenpun perlu untuk di optimalisasi sejak dini pada &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;proses pendidikan&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;Kemajemukan intelegensi yang dimiliki manusia tersebut haruslah bekerja secara seimbang untuk &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;menciptakan manusia yang berkualitas&lt;/a&gt;, maka &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;mindset&lt;/a&gt; yang perlu diubah mengenai fokus pendidikan yang ada pada saat ini sangatlah perlu demi mencapai suatu tingkat optimalitas yang seimbang pada individu sehingga mencapai kualitas yang terbaik dari &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;hasil proses pendidikan&lt;/a&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6326788823293509632-9021206125837842490?l=yoezronbloon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/feeds/9021206125837842490/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2010/01/intelegensi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/9021206125837842490'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/9021206125837842490'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2010/01/intelegensi.html' title='INTELEGENSI'/><author><name>yoezron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02489009525209536361</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/SbSYEdxGFwI/AAAAAAAAAAY/no9eb1z-4_I/S220/cail.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6326788823293509632.post-977229692026844233</id><published>2010-01-13T09:28:00.004+07:00</published><updated>2010-01-13T10:13:28.052+07:00</updated><title type='text'>2010 : Habis Gelap Terbitlah Terang (part 1)</title><content type='html'>Assalamualaikum pembaca...&lt;br /&gt;hari ini, hari akau pertama menulis di tahun 2010...&lt;br /&gt;memang tahun baru telah lewat, namun sengaja saya menulis pada tanggal ini...&lt;br /&gt;karena hari ini tanggal 13...&lt;br /&gt;kenapa dengan tanggal 13??&lt;br /&gt;kata orang, tanggal 13 itu hari keramat, pembawa sial, dan dikaitkan dengan hal yang negatif.. namun saya pikir itu cuman musyrikk...apa bedanya dengan tanggal - tanggal yang lain?&lt;br /&gt;namun hari ini saya menyadari...sebenarnya sih bukan karena tanggal 13nya tapi yaa cuman menghubungkan dwank...&lt;br /&gt;begini ceritanya...&lt;br /&gt;dua minggu kemarin, saya rasa merupakan minggu saya yang terburuk... karena saya terus - terusan ditimpa beban yang tak kunjung selesai, yang pertama dengan permasalahan keluarga yang mungkin tak perlu saya ceritakan tap itu cukup membuatku down dan menghilangkan semangatku...semua itu belum selesai, maka muncullah masalah baru... TUGAS PERKULIAHAN!!!...tugas itu memang tidak terlalu berat bagiku, tapi itu cukup untuk menguras tenaga dan fikiranku...tugas yang masuk satu persatu datang dan membuatku overload dengan tugas itu...hari pertama untuk mengerjakan tugas, saya bersemangat...saya memikirkan tentang alur sistematika yang saya buat...lalu saya mendapat ide yang cemerlang!! great yoezron!! kamu jenius,,,,&lt;br /&gt;lalu aku segera bererak untuk memulainya...dan saya sudah bayangkan betapa sang dosen akan kagum dengan ide cemerlangku...lalu saya memulai untuk searching materi di internet...seluruh materi yang aku butuhkan aku dapatkan, sekilas saya pikir ini sangat sempurna, lalu aku semakin bersemangat, layaknya melihat puncak gunung yang kudaki 20 meter lagi...namun,,,,,BENCANA ITU DATANG!!! ketika aku mentransfer semua file yang aku dapat yang hampir 65 file itu,,,HILANG SEKETIKA!!! file'nya tidak masuk ke dalam flash disk!! dan bodohnya aku meng-Cut file itu dari harddisk ke flashdisk...jadi yang tersisisa hanyalah kecewa yang amat kecewa!!! owh my god!!! aku sudah 3 jam mencari file itu.,,,dan aku telah menghabiskan banyak uang untuk itu...aaaarrrrrggghhhhh....aku seakan jatuh dari puncak gunung yang tinggal 10 meter lagi oleh tiupan angin yang sepoii!!!,,,,aaaaaaarrrrhhhhhhh...&lt;br /&gt;aku sempat berteriak di warnet...tak peduli orang lain melihatku dengan heran.... inginnya aku banting saja itu komputer,,,,aku sangat down!!!! karena hampir kucapai kecemerlangan itu....dan semua harapan itu hilang begitu saja....&lt;br /&gt;ya ampuuunnn....beratnya...&lt;br /&gt;namun...&lt;br /&gt;aku tetap bersabar...aku coba menenangkan diriku...membayangkan dengan hikmah yang aku terima dari peristiwa itu...huuffffttthhh....&lt;br /&gt;lalu akupun pulang dengan berat hati,,,semangat yang asalnya begitu menggebu,,,lalu sirna begitu saja tanpa sisa... mungkin itulah hari terburukku di tahun 2010,,,mudah-mudahan aku tidak pernah mengalaminya lagi,,,&lt;br /&gt;berjalan sampai rumah...serasa berjalan di gurun pasir yang gersang...tanpa air..seorang diri...panas matahari hari itu serasa ada 7 matahari diatas kepalaku,,,&lt;br /&gt;aku lantas masuk kamar dengan gontai...aku merebahkan diri di kasur yang serasa gundukan batu,,,sempat aku mengutuk diriku sendiri,,,huuuwhh,,,tapi aku sadar itu tidak akan berguna,,,&lt;br /&gt;terlarut aku dalam lamunan yang dalam, memikirkan hal kenapa itu bisa terjadi....&lt;br /&gt;sedsng mahsyuk aku melamun...segera aku tersadar dengan sms yang masuk...&lt;br /&gt;titititititttttttttt......&lt;br /&gt;haaawwwhhh....malesnya....&lt;br /&gt;lalu aku buka dan kubaca....dan isinya,....YA AMPUN!!!!!&lt;br /&gt;aku lupa sesuatu!!! aku di ingatkan bahwa hari itu aku harus meliput laporan utama di mediaku!! waktunya tinggal  1 jam lagi...sedangkan perjalanan dari rumah ke tujuan 2 jam lebih.....ya ampuuuuunn....aku lupaaa....karena peristiwa tadi...aku sampai melupakan hari pertamaku untuk bisa wawancara dengan nara sumberku....aku lewatkan begitu saja dengan hal yang tidak penting....aaaarrrrgggg,,,,&lt;br /&gt;gilaaaa....&lt;br /&gt;semua gilaaaaa.....&lt;br /&gt;aku sangat menyesal...&lt;br /&gt;ya ampuunnn,,,&lt;br /&gt;beratnya yang kualami hari ini...mungkin ini cobaan yang berat,,,tapi aku harus tetap sabar dan berpikir yakin bahwa semua pasti ada sebabnya....&lt;br /&gt;semuanya aku kembalikan pada tuhan,,,allah swt...aku yakin dia punya rencana yang paling baik atas semua yang kualami...&lt;br /&gt;lalu mataharipun tenggelam bersama harapan harapan dan ide cemerlang yang hilang begitu saja,,,dan dengan semua yang kualami tadi,,,menghilangkan semua ide cemerlang yang aku telah buat,,,dan bodohnya aku tidak menuliskan semua itu...jadi...hilanglanh semua bersama cahaya yang tenggelam ketika malam...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Bersambung ke cerita berikutnya,,,,,)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6326788823293509632-977229692026844233?l=yoezronbloon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/feeds/977229692026844233/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2010/01/2010-habis-gelap-terbitlah-terang-part.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/977229692026844233'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/977229692026844233'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2010/01/2010-habis-gelap-terbitlah-terang-part.html' title='2010 : Habis Gelap Terbitlah Terang (part 1)'/><author><name>yoezron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02489009525209536361</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/SbSYEdxGFwI/AAAAAAAAAAY/no9eb1z-4_I/S220/cail.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6326788823293509632.post-3417021677226991454</id><published>2009-12-16T16:38:00.001+07:00</published><updated>2009-12-16T16:43:01.235+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inspirasi'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://ridwansyahyusufachmad.files.wordpress.com/2009/08/merdeka.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 524px; height: 330px;" src="http://ridwansyahyusufachmad.files.wordpress.com/2009/08/merdeka.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;Sudah lebih dari setengah abad lamanya kita mengikrarkan kemerdekaan kita. Tapi selama itu pula kita tertipu dengan kemerdekaan kita. Kita berteriak merdeka, tapi sebenarnya kita belum merdeka&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawan... apa yang kau pikirkan akan makna kemerdekaan?&lt;br /&gt;Apakah kemerdekaan itu berarti terlepas dan bebas dari Kolonialis...&lt;br /&gt;Tapi kita tetap terbelenggu oleh kaum borjuis dan birokrat yang Menindas serta memperkosa hak kita sebagai warga yang merdeka...?&lt;br /&gt;Apakah kemerdekaan itu berarti terlepas dari yang namanya Imperialisme...&lt;br /&gt;Sedangkan NeoLiberalisme’nya Amerika tetap menjajah negara kita secara terang terangan...?&lt;br /&gt;Apakah kemerdekaan itu kita tak lagi dijajah...?&lt;br /&gt;Tapi mengapa kita masih dijajah oleh negara kita sendiri...?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah benar kita sudah mereka...&lt;br /&gt;Tapi mengapa penjajahan masih tersisa...&lt;br /&gt;Apakah benar kita sudah merdeka...&lt;br /&gt;Tapi mengapa kebodohan dan pembodohan masih ada...&lt;br /&gt;Apakah benar kita sudah merdeka...&lt;br /&gt;Tapi mengapa kemiskinan dan pemiskinan semakin merajalela...&lt;br /&gt;Apakah benar kita sudah merdeka...&lt;br /&gt;Tapi mengapa sang saka hanya bisa berkibar pada hari kelahirannya saja...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang bilang negara kita adalah negara demokrasi...&lt;br /&gt;Tapi mengapa demokrasi tersebut jadi melahirkan anarkisme...&lt;br /&gt;Aku bukanlah seorang yang fasis tapi aku hanya segelintir jiwa yang tak puas dengan kedemokrasian kita...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak yakin akan adanya demokrasi yang hakiki...&lt;br /&gt;Karena aku rasa ini hanyalah mobokrasi dan okhlorasi klasik...&lt;br /&gt;Aku yakin masih adanya tirani dan oligarki dinegeri ini...&lt;br /&gt;Walupun sang penguasa menggembar gemborkan pengabdian untuk rakyat banyak...&lt;br /&gt;Aku tak yakin kita sudah merdeka...&lt;br /&gt;Karena masih terasanya Hegemoni yang mendikte pemerintahan Negara kita...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi apa yang harus kita lakukan? Apakah kita harus terus dijajah kemerdekaan dan membiarkan penjajah merdeka dinegara kita? Apakah kita biarkan istilah kemerdekaan dan demokrasi hanya untuk menina bobokan si upik agar melupakan sejenak penderitaan dan kelaparannya? Atau kita hentikan kemerdekaan serta rebut dan bangun kembali kemerdekaan kita...?&lt;br /&gt;I R O N I S&lt;br /&gt;Merdeka?!!&lt;br /&gt;-Ir.Yoezron-&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6326788823293509632-3417021677226991454?l=yoezronbloon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/feeds/3417021677226991454/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2009/12/sudah-lebih-dari-setengah-abad-lamanya.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/3417021677226991454'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/3417021677226991454'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2009/12/sudah-lebih-dari-setengah-abad-lamanya.html' title=''/><author><name>yoezron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02489009525209536361</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/SbSYEdxGFwI/AAAAAAAAAAY/no9eb1z-4_I/S220/cail.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6326788823293509632.post-3041037048697559531</id><published>2009-12-16T16:27:00.003+07:00</published><updated>2009-12-16T16:37:58.036+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>Membaca = Kuncinya Gudang Ilmu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.toonpool.com/user/562/files/reading_44595.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 441px; height: 425px;" src="http://www.toonpool.com/user/562/files/reading_44595.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;      &lt;a href="yoezronbloon.blogspot.com"&gt;Membaca&lt;/a&gt; merupakan kunci dari gudangnya ilmu, kita semua tahu peribahasa itu yang berarti bahwa salah satu kunci kita untuk mendapatkan ilmu ialah salah satunya dengan membaca. Di kalangan kita khususnya pelajar, minat dalam membaca mungkin terasa kurang, karena sebagian kita melihat suatu bacaan itu merupakan hal yang membosankan, boro – boro kita tertarik untuk membaca, baru kita lihat jumlah karakternya saja mental kita sudah ciut dan malas rasanya untuk membacanya. Padahal disisi lain membaca adalah hal yang sangat bermanfaat untuk kita.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dalam hal ini menumbuhkan minat kita dalam membaca amat sangat penting, oleh karena itu agar minat baca dapat ditumbuhkan di dalam diri kita semua, pertama-tama kita mesti tahu apa manfaat dalam membaca itu sendiri, jika dalam diri kita semua dapat menyadari akan pentingnya membaca, maka dengan otomatis kita akan termotivasi dalam membaca, sering kita mengalami ketika kita diharuskan membaca dengan terpaksa karena ada ulangan atau tugas yang diharuskan kita membaca buku pelajaran. Namun, jika tidak kita malas untuk membaca. Sehingga, kita sudah mendoktrin diri kita bahwa membaca merupakan hal yang selalu dilakukan jika terpakasa. Nah, hal tersebut bukan menjadi kita minat dalam membaca, namun malah menjadikan kita lebih malas untuk membaca. Oleh karena itu minat baca tersebut haruslah lahir dari jiwa kita sendiri, bukan dari paksaan atau hal lain di luar diri kita.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Yang kedua, kita mesti mulai menumbuhkan minat baca kita dari hal yang terkecil sekalipun, seperti membaca Koran, majalah, novel, atau bahkan hanya bacaan yang terdapat di kemasan makanan atau bungkus gorengan yang kita beli sekalipun. So, bacalah apa saja! karena dengan membaca membuat kita semua bersentuhan dengan kehidupan, penggunaan bahasa, dan gaya tulisan kita. Yang intinya buatlah pondasi minat kita dalam membaca dari mulai hal yang terkecil. Namun disamping itu, kita semua mesti selektif juga dalam memilih bacaan, jangan sampai kita membaca bacaan yang negatif, dan menjerumuskan diri kita dalam hal yang kurang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, hargailah tulisan atau bacaan. Dengan kita menghargai tulisan maka kita akan senantiasa mendapatkan manfaat dari membaca itu sendiri. Kita sering lihat atau bahkan melakukan ketika selembar Koran, yang memuat berita serta informasi lainnya hanya dipakai untuk alas duduk kita atau hanya dipakai untuk mengipasi badan kita ketika kegerahan, tanpa tertarik untuk membacanya, padahal jika kita menghargai tulisan walupun hanya selembar &lt;a href="yoezronbloon.blogspot.com"&gt;Koran&lt;/a&gt; atau sobekan majalah, kita pasti akan membacanya dibanding hanya mendudukinya saja, dan pasti kita mendapatkan ilmu dan informasi yang bermanfaat bagi diri kita semua.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Keempat, perlakukan bacaan seperti cemilan ketika kita lapar, dengan hal itu kita dapat menyadari bahwa membaca itu merupakan hal yang menyenangkan, selain mendapat ilmu dan wawasan, kitapun dapat menikmati tulisan itu ketika kita lapar akan ilmu. Jadi, jangan berpikir &lt;a href="yoezronbloon.blogspot.com"&gt;membaca&lt;/a&gt; itu membosankan, akan tetapi anggaplah membaca itu obat dari kebosanan kita. Maka dari itu tumbuhkanlah di diri kita semua, bahwa membaca merupakan cemilan sehari hari yang sangat lezat yang tak akan membuat kita kenyang dan ingin terus membaca. Sehingga membaca merupakan nutrisi yang sangat penting bagi diri kita.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kelima, mulailah membaca dari sekarang! Karena, tanpa kita semua memulai, kita nggak akan pernah mengetahui kelezatan, manfaat dan kesenangan dalam membaca. Nah, setelah kita semua tahu akan lezatnya bacaan, kita semua pasti ketagihan membaca, disamping itu manfaat serta ilmu yang kita dapatkan dengan membaca akan terasa sangat besar dan bahkan mempengaruhi sikap serta perilaku kita.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Semoga dengan Ini kita mendapat pelajaran bahwa membaca itu merupakan hal yang menyenangkan dan sangat bermanfaat. So..kita mulai senang membaca dari sekarang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6326788823293509632-3041037048697559531?l=yoezronbloon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/feeds/3041037048697559531/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2009/12/membaca-kuncinya-gudang-ilmu.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/3041037048697559531'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/3041037048697559531'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2009/12/membaca-kuncinya-gudang-ilmu.html' title='Membaca = Kuncinya Gudang Ilmu'/><author><name>yoezron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02489009525209536361</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/SbSYEdxGFwI/AAAAAAAAAAY/no9eb1z-4_I/S220/cail.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6326788823293509632.post-7524660334938483084</id><published>2009-11-06T17:16:00.003+07:00</published><updated>2009-11-06T18:07:39.344+07:00</updated><title type='text'>Cerdas Menyikapi Masalah</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CUSERDI%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CUSERDI%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CUSERDI%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:1; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoPapDefault 	{mso-style-type:export-only; 	margin-bottom:10.0pt; 	line-height:115%;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0in; 	mso-para-margin-right:0in; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Dalam hidup kita sehari hari, kita tak pernah lepas dari yang namanya masalah. Apakah tingkat masalah itu merupakan masalah yang wajar, ringan, bahkan masalah yang besar serta berat untuk kita pikul sendirian. Ketika masalah tersebut muncul, maka seolah olah kita beranggapan bahwa masalah itu hanya dialami oleh kita, sering kali kita bertanya kenapa masalah yang kita hadapi itu menimpa kita, padahal semua orang pasti mendapatkan masalah, mungkin hanya tingkatan dan cara penyikapan kita yang berbeda terhadap masalah tersebut.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Berbicara tentang masalah, &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;apa&lt;/a&gt; sih sebenarnya &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;masalah itu?&lt;/a&gt;, pertanyaan itupun mungkin merupakan salahsatu masalah. Seperti keberagaman masalah yang muncul, definisi masalahpun sangat beragam, dan sangat relative untuk kita artikan lebih detail. Begitu juga dengan penyelesaian masalah tersebut, solusi untuk memecahkan masalah yang sering kita hadapi pun sangatlah beragam. Jika kita ingin mengartikan apa itu masalah, maka kita berbicara tentang kondisi relative yang tengah kita hadapi, karena bisa saja menurut seseorang suatu hal itu merupakan masalah dan orang lain mengartikannya bukanlah hal yang harus dibahas dan tidak penting yang artinya itu bukan masalah. Kerelatifan tersebutlah yang mengartikan apa itu definisi masalah. Yaitu suatu kondisi dimana seseorang menghadapi suatu situasi yang dilematis dan perlu penyelesaian untuk membuat hal yang tidak ia faham menjadi sesuatu yang dia bisa kuasai. Hal ini tentu saja sangat subjektif, tergantung siapa yang menghadapi situasi yang menurutnya merupakan suatu masalah.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Apa itu masalah? masalah jangan kita artikan hanya dari sisi negatifnya saja, yaitu merupakan suatu hal buruk yang terjadi ketika kita membuat kesalahan, atau di&lt;a href="http://yoezronbloon.blospot.com"&gt;definisi&lt;/a&gt;kan bahwa masalah merupakan hal yang muncul dari factor eksternal kita. Kita harus mengartikan serta menyikapi masalah sebagai hal yang positif dan merupakan suatu variasi dari kehidupan yang kita jalani. Masalah juga merupakan sesuatu yang mengeluarkan kita dari kehidupan yang stagnan, dengan masalah maka hidup kita menjadi variatif dan menuntut kita untuk lebih peka serta belajar untuk menghadapi sesuatu &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;dengan bijak&lt;/a&gt;. Oleh karena itu marilah “Think Outside The Box”, ketika kita menghadapi apa yang kita sebut dengan masalah, maka kita harus melihatnya dari berbagai sisi dan perspektif yang lebih luas. Jangan kita lalu terus terfokus kepada masalah yang menimpa kita tanpa kita bermuhasabah terhadap diri kita dan mencari penyebab dari kenapa masalah itu muncul, bukannya kita terus saja berkutat dengan pertanyaan ”kenapa harus saya yang tertimpa masalah ini..?” tanpa kita memikirkan dari sisi dan pandangan lain dari diri kita, mungkin saja masalah itu muncul karena kita sendiri atau malah kita yang mesti memahami bahwa masalah itu merupakan suatu latihan untuk kita mandiri dalam kehidupan.&lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;"&lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;Think Outside The box&lt;/a&gt;...Lihatlah selalu dengan berbagai pandangan yang berbeda"&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;Masalah&lt;/a&gt; merupakan hal yang harus kita hadapi serta kita selesaikan dengan solusi yang sebaik baiknya dan sebijak bijaknya. Tidak ada masalah yang berat, yang ada hanya bagaimana kemampuan kita untuk &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;mengelola masalah&lt;/a&gt; tersebut secara baik. Suatu masalah yang besar, ketika kita menghadapinya dengan cerdas dan cara yang tepat maka masalah itupun bukanlah suatu masalah akan tetapi latihan untuk kita cerdas menghadapi sesuatu. Dengan kata lain kita harus pintar serta cerdas dalam bersikap terutama ketika menghadapi suatu masalah, karena dengan itulah kita memahami bahwa tidaka selamanya kehidupan itu berjalan sesuai kemauan kita, karena kehidupan tidak akan menuruti kemauan kita, akan tetapi kitalah yang harus cerdas menghadapi kehidupan agar sesuai dengang kemauan kita.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;So…Mulai saat ini jangan mempermasalahkan masalah tetapi sikapi dan hadapi dengan cerdas suatu masalah, dan juga kita harus berpikir luas ketika menghadapi sesuatu “Think Outside The Box” jangan terus berkutat dengan keruwetan masalah tapi cari jalan yang cerdas dan dari berbagai pandangan untuk memecahkan suatu masalah. Karena itu kita juga harus bersyukur ketika mnghadapi masalah karena itulah yang menjadikan hidup kita lebih berwarna serta menjadi suatu indicator kemandirian kita serta kecerdasan manusiawi kita dalam menjalani kehidupan. &lt;a href="http://yoezronbloon.blogspot.com"&gt;Hidup tak selamanya lurus kawan, selalu ada kelokan dan rintangan yang membuat kita melihat suatu hal yang baru serta pengalaman yang baru untuk kita jadikan pelajaran serta hidup lebih baik di hari kemudian.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6326788823293509632-7524660334938483084?l=yoezronbloon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/feeds/7524660334938483084/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2009/11/cerdas-menyikapi-masalah.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/7524660334938483084'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/7524660334938483084'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2009/11/cerdas-menyikapi-masalah.html' title='Cerdas Menyikapi Masalah'/><author><name>yoezron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02489009525209536361</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/SbSYEdxGFwI/AAAAAAAAAAY/no9eb1z-4_I/S220/cail.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6326788823293509632.post-8125993183156031274</id><published>2009-11-04T18:03:00.004+07:00</published><updated>2009-11-04T18:17:48.409+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sajak hari...'/><title type='text'>Inginku...Karena Lelahku...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/SvFiyCbEzhI/AAAAAAAAABQ/EKRzNWVxZ2s/s1600-h/tired.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 250px; height: 208px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/SvFiyCbEzhI/AAAAAAAAABQ/EKRzNWVxZ2s/s400/tired.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5400206039977348626" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;aku ingin berhenti dalam candu kegilaan yang membutakan hati dan pikiran....&lt;br /&gt;aku ingin berlabuh pada dermaga ketenangan jiwa tanpa dosa,,,,&lt;br /&gt;aku ingin bertaubat tanpa lagi berbuat,,,&lt;br /&gt;aku ingin lepas dalam lingkaran kedustaan yang menekan...&lt;br /&gt;aku ingin berjanji dan tanpa ragu menepati,,&lt;br /&gt;aku ingin mencari kebenaran hakiki...&lt;br /&gt;aku ingin jalani kehidupan surgawi...&lt;br /&gt;aku ingin berteduh dari teriknya siksa matahari...&lt;br /&gt;aku ingin bersujud..&lt;br /&gt;aku ingin mengadu akan kejengahan ini...&lt;br /&gt;aku ingin mengabdi tanpa ada keraguan dihati..&lt;br /&gt;aku ingin menangis karena siksa candu ini...&lt;br /&gt;aku ingin pulang dan hidup tenang...&lt;br /&gt;aku ingin kembali serta merajut mimpi..&lt;br /&gt;dan...&lt;br /&gt;aku ingin berserah...&lt;br /&gt;karena ku lelah...dan tak tentu arah....&lt;br /&gt;-Ir.Yoezron-&lt;br /&gt;"041109,,Lelah"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6326788823293509632-8125993183156031274?l=yoezronbloon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/feeds/8125993183156031274/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2009/11/inginkukarena-lelahku.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/8125993183156031274'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/8125993183156031274'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2009/11/inginkukarena-lelahku.html' title='Inginku...Karena Lelahku...'/><author><name>yoezron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02489009525209536361</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/SbSYEdxGFwI/AAAAAAAAAAY/no9eb1z-4_I/S220/cail.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/SvFiyCbEzhI/AAAAAAAAABQ/EKRzNWVxZ2s/s72-c/tired.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6326788823293509632.post-3334040710482250404</id><published>2009-10-22T12:36:00.003+07:00</published><updated>2009-10-22T12:57:43.298+07:00</updated><title type='text'>Berhasil!!!!</title><content type='html'>Hahahahah,,,,,&lt;br /&gt;berhasil...berhasil... horeee.....&lt;br /&gt;&lt;img src="http://i25.tinypic.com/vqkyok.jpg" alt="ivanjaya.net" title="ivanjaya.net" /&gt;&lt;br /&gt;akhirnya...&lt;br /&gt;aku bisa,,,,mengubah template,,,,&lt;br /&gt;dan menyisipkan...emoticon...&lt;br /&gt;artinya....jreng jrengg,,,,&lt;br /&gt;&lt;img src="http://i29.tinypic.com/2r451er.jpg" alt="ivanjaya.net" title="ivanjaya.net" /&gt;&lt;br /&gt;Aku masih amatir,,,&lt;br /&gt;&lt;img src="http://i25.tinypic.com/fqcdt.jpg" alt="ivanjaya.net" title="ivanjaya.net" /&gt; ktinggalan mrund nya,,,&lt;br /&gt;tapi baelah...&lt;br /&gt;nu penting berhasilll,.,,,&lt;br /&gt;hhe,,,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://i30.tinypic.com/30j0fbs.jpg" alt="ivanjaya.net" title="ivanjaya.net" /&gt;&lt;img src="http://i30.tinypic.com/30bedkj.jpg" alt="ivanjaya.net" title="ivanjaya.net" /&gt;&lt;br /&gt;good bye every bodehh....&lt;br /&gt;tunggu modifikasi modifikasi terbaru c aquwh yaa,,,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://i28.tinypic.com/63yhk9.jpg" alt="ivanjaya.net" title="ivanjaya.net" /&gt;&lt;img src="http://i28.tinypic.com/1sckz6.jpg" alt="ivanjaya.net" title="ivanjaya.net" /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6326788823293509632-3334040710482250404?l=yoezronbloon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/feeds/3334040710482250404/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2009/10/hahahahah-berhasil.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/3334040710482250404'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/3334040710482250404'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2009/10/hahahahah-berhasil.html' title='Berhasil!!!!'/><author><name>yoezron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02489009525209536361</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/SbSYEdxGFwI/AAAAAAAAAAY/no9eb1z-4_I/S220/cail.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i25.tinypic.com/vqkyok_th.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6326788823293509632.post-1490528111653906211</id><published>2009-10-10T17:53:00.006+07:00</published><updated>2009-10-10T18:16:10.577+07:00</updated><title type='text'>Mau Kemana Kita!!??</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_yKl3-njdCE0/Sm3CoRxc52I/AAAAAAAAAH0/xPVu_o6w9eM/s400/bingung.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 290px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_yKl3-njdCE0/Sm3CoRxc52I/AAAAAAAAAH0/xPVu_o6w9eM/s400/bingung.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#0000EE;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#0000EE;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Ketika hati telah mati,,,Lalu apa yang hendak dicari..&lt;br /&gt;jika nurani telah kebal..semua terasa bebal..&lt;br /&gt;tatkala empati tak lagi terkuasai..semua takkan berarti&lt;br /&gt;dan bila rasa telah sirna,,hidup ini terasa hampa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huuft...mungkin kutipan diatas bisa kita jadikan bahan renungan bagi kita...menjadi alat introspeksi diri kita,,,&lt;br /&gt;bayangkan...jika hati nurani kita sudah kita abaikan...perbuatan kita diluar kontrol diri kita...hancurlah hidup kita...awut awutaaaann!!!&lt;br /&gt;hati nurani kita jadi kebal...bisikan bisikan kebaikan sudah tak lagi kita hiraukan...nafsu syetan terus kita kobarkan...jalan berbelok sudah tak lagi lurus....&lt;br /&gt;Mau jadi apa kita??? kepekaan kita sudah tak lagi ada!!! empati ibarat onani?? pikiran kita tak jernih lagi??? apa yang bisa kita perbuat?? selain kekejian dan kenistaan???&lt;br /&gt;ini patut kita renungkan kawan!! ini patut kita jaga....&lt;br /&gt;hati nurani kita bagaikan rel...ketika rel ini hilang,, MAU KEMANA KITA!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6326788823293509632-1490528111653906211?l=yoezronbloon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/feeds/1490528111653906211/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2009/10/mau-kemana-kita.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/1490528111653906211'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/1490528111653906211'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2009/10/mau-kemana-kita.html' title='Mau Kemana Kita!!??'/><author><name>yoezron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02489009525209536361</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/SbSYEdxGFwI/AAAAAAAAAAY/no9eb1z-4_I/S220/cail.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_yKl3-njdCE0/Sm3CoRxc52I/AAAAAAAAAH0/xPVu_o6w9eM/s72-c/bingung.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6326788823293509632.post-8831577506414386058</id><published>2009-10-04T09:29:00.000+07:00</published><updated>2009-10-04T09:35:23.524+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tugas kuliah'/><title type='text'>Pengertian Perkembangan</title><content type='html'>-Isman Rahmani Yoezron 0906502-&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Pengertian Perkembangan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; Perkembangan (Development) merupakan suatu proses yang pasti di alami oleh setiap individu, perkembangan ini adalah proses yang bersifat kualitatif dan berhubungan dengan kematangan seorang individu yang ditinjau dari perubahan yang bersifat progresif serta sistematis di dalam diri manusia. Akhmad Sudrajat : 2008, memberikan definisi bahwa “Perkembangan dapat diartikan sebagai perubahan yang sistematis, progresif dan berkesinambungan dalam diri individu sejak lahir hingga akhir hayatnya atau dapat diartikan pula sebagai perubahan – perubahan yang dialami individu menuju tingkat kedewasaan atau kematangannya.”&lt;br /&gt; Sesorang individu mengalami perkembangan sejak masa konsepsi, serta akan berlangsung selama hidupnya. “Perkembangan adalah proses yang berlangsung sejak konsepsi, lahir dan sesudahnya, dimana badan, otak, kemampuan dan tingkah laku pada masa usia dini, anak2, dan dewasa menjadi lebih kompleks dan berlanjut dengan kematangan sepanjang hidup.”( Dr Siti Aminah Soepalarto, SpS (K). : 2008 ).  Maka  dengan kata lain dapat kita artikan bahwa sepanjang hidup kita merupakan suatu rangkaian proses yang terus berlanjut, proses tersebut meliputi perkembangan (development), pertumbuhan (growth) serta kamatangan (maturation) baik fisik maupun psikis. Tidak ada periode usia yang mendominasi perkembangan hidup. Perkembangan meliputi keuntungan dan kerugian, yang berinteraksi dalam cara yang dinamis sepanjang siklus kehidupan. Sehingga selama proses bertambahnya usia, maka selama itulah proses perkembangan akan terus berjalan. Proses ini terjadi dalam diri manusia secara bertahap dan memiliki fase – fase tertentu yang menjadi acuan proses perkembangan tersebut, seperti yang dikemukakan oleh Sigmund Freud, fase perkembangan dibagi menjadi 6 fase yaitu ; Fase Oral atau mulut yang merupakan sentral pokok keaktifan yang dinamis, Fase Anal, Fase Falis atu alat kelamin, Fase Latent, Fase Pubertas dan Fase Genital atau proses menginjak kedewasaan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Perbedaan dan Persamaan antara Pertumbuhan dengan Perkembangan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; Seperti yang telah di uraikan diatas bahwa Perkembangan (Development) adalah rangkaian perubahan sepanjang rentang kehidupan manusia, yang bersifat progresif, teratur, berkesinambungan dan akumulatif, yang menyangkut segi kuantitatif dan kualitatif, sebagai hasil interaksi antara maturasi dan proses belajar. Sedangkan Pertumbuhan (Growth) merupakan perubahan ukuran organisme karena bertambahnya sel-sel dalam setiap tubuh organisme yang tidak bisa diukur oleh alat ukur atau bersifat kuantitatif. Atau secara bahasanya perubahan ukuran organisme dari kecil menjadi besar.&lt;br /&gt; Maka Dapat kita simpulkan bahwa perbedaan antara perkembangan (Development) dengan pertumbuhan (Growth) terletak pada sifat yang berlangsung pada kedua proses tersebut, dalam hal ini pertumbuhan bersifat kuantitatif sedangkan perkembangan merupakan proses yang lebih kompleks meliputi kualitatif dan kuantitatif. Serta dapat kita tarik kesimpulan bahwa pertumbuhan merupakan salah satu bagian dari proses perkembangan, karena proses pertumbuhan individu mengikuti proses perkembangan yang bersifat kualitatif.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kematangan (Maturation)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kematangan seseorang merupakan salah satu bagian dari proses perkembangan individu, perkembangan akan senantiasa diikuti oleh kematangan secara bertahap dan menjadi kompleksitas dalam proses kematangan itu sendiri. Hal ini bertahap, diukur oleh fase usia serta proses perkembangannya, sehingga seorang individu akan memperoleh kematangan sesuai dengan periode usia yang telah dicapainya. Tahap dalam perkembangan di ikuti oleh kematangan, sehingga kematangan seorang individu diukur dari tahap mana ia telah berkembang. Kematangan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu lingkungan, proses belajar, serta proses perkembangan individu tersebut.&lt;br /&gt;Kematangan seorang individu meliputi kematangan fisik atau biologis serta kematangan psikis atau psikologis. Kematangan fisik atau biologis seseorang merupakan proses yang berlangsung secara alami dan berkesinambungan, proses kematangan ini berkaitan erat dengan proses pertumbuhan seperti pertumbuhan tinggi badan, pertumbuhan tulang – tulang, pertumbuhan organ – organ seksual, tumbuhnya rambut di bagian bagian tertentu, dan pertumbuhan fisik lainnya. Sedangkan kematangan psikis meliputi kematangan cara berpikir, bergaul, kritis, berperasaan, ketertarikan pada lawan jenis, dan kematangan psikis lainnya.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Belajar (Learning)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Belajar merupakan proses pencarian informasi dan ilmu pengetahuan serta proses pemahaman sesuatu yang bersifat kompleks meliputi bidang pengetahuan, bersosial, serta penghayatan arti kehidupan. Proses ini sebagai pengisi dan penunjang kelangsungan hidup bergaul, bermasyarakat, dan penunjang proses berjalannya kehidupan. Proses belajar ini berjalan dari masa pre natal hingga dewasa, proses ini merupakan proses tanpa batas karena sepanjang hidup seorang individu akan senantiasa mengalami proses ini, karena penyerapan informasi ini terus berlanjut sampai seseorang itu mati. Proses belajar ini adalah salah satu dari tugas – tugas dari perkembangan seorang individu, proses belajar ini bertahap pada tiap – tiap  fase perkembangan, dan merupakan tugas perkembangan (Development task). Proses ini merupakan proses yang paling berpengaruh terhadap pembentukan karakter seorang individu, jika proses ini berjalan dengan baik maka pembentukan karakter serta perilaku seorang individu tersebut akan baik juga, dan proses belajar ini berpengaruh terhadap kamatangan seorang individu (Maturation). &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kesimpulan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dari Uraian diatas kita dapat mengambil kesimpulan tentang proses – proses dari perkembangan individu yang menjadi pola rangkaian dalam pembentukan serta perkembangan secara keseluruhan yang dialami oleh setiap individu. Pola yang berkaitan ini meliputi Perkembangan yang bersifat kualitatif dan dibarengi dengan proses pertumbuhan yang bersifat kuantitatif yang berefek pada kematangan seorang individu serta kecakapan dalam menjalani proses kehidupan dengan melakukan proses belajar yang menjadi salah satu rangkaian perkembangan serta merupakan salah satu dari tugas – tugas pekembangan. Dan proses perkembangan individu ini akan terus berlanjut serta merupakan proses yang berkelanjutan, sistematis serta senantiasa bersifat progresif dan berkesinambungan dalam kehidupan individu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Daftar Pustaka :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunarsa, Singgih D (ed). 1983. Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Jakarta : BPK Gunung Mulia &lt;br /&gt;Mutadin, Zainun. Penyesuaian diri Remaja. Jakarta : 2002&lt;br /&gt;Santrok, John W.  2002. Life Span Development: Perkembangan Masa Hidup, Edisi 5 Jilid 1. Jakarta: Erlangga &lt;br /&gt;Soepalarto , Siti Aminah, Dr. SpS (K). Pendekatan Neurologi Pada Penilaian Perkembangan Anak. YKAI : 2008&lt;br /&gt;Sudrajat, Akhmad. Perkembangan Individu. http://akhmadsudrajat.wordpress.com/2008/01&lt;br /&gt;/24/perkembangan-individu/&lt;br /&gt;Yusuf LN, Syamsu Dr.H. 2002. Psikologi Perkembangan Anak &amp; Remaja. Bandung : Remaja Rosda Karya &lt;br /&gt;http://www.psikologizone.com&lt;br /&gt;http://www.asianbrain.com&lt;br /&gt;http://zanikhan.multiply.com/journal/item/711&lt;br /&gt;http://apadefinisinya.blogspot.com/2008/06/definisi-perkembangan&lt;br /&gt;http://www.indonusa.ac.id/psikologi/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=69:psikologi-perkembangan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6326788823293509632-8831577506414386058?l=yoezronbloon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/feeds/8831577506414386058/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2009/10/pengertian-perkembangan.html#comment-form' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/8831577506414386058'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/8831577506414386058'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2009/10/pengertian-perkembangan.html' title='Pengertian Perkembangan'/><author><name>yoezron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02489009525209536361</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/SbSYEdxGFwI/AAAAAAAAAAY/no9eb1z-4_I/S220/cail.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6326788823293509632.post-3779172038851624616</id><published>2009-10-04T09:27:00.000+07:00</published><updated>2009-10-04T09:29:44.339+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tugas kuliah'/><title type='text'>Dasar Dasr Bimbingan dan Konseling ( Tugas)</title><content type='html'>(Isman Rahmani Yoezron 0906502)&lt;br /&gt;Dalam memahami ilmu serta dasar – dasar Bimbingan dan Konseling kita harus terlebih dahulu memahami secara menyeluruh tentang semua aspek serta konsep mengenai Bimbingan dan Konseling, meliputi fungsi, filosofi, sasaran, serta bidang jasa atau layanan mengenai Bimbingan dan Konseling. Pertama yang harus kita fahami tentang dasar – dasar Bimbingan dan Konseling (guidance and counseling) meliputi sasaran dari Bimbingan Konseling itu sendiri.&lt;br /&gt; Sasaran hasil yang akan dicapai dalam Bimbingan dan Konseling ialah sebagai berikut :&lt;br /&gt;1. Untuk memahami latar belakang Historis, konsep, teori perkembangan, metoda dan teknik, pendekatan utama, prinsip fungsi, serta ruang lingkup Bimbingan dan Konseling. Intinya dalam hal ini tujuan dari dipelajarinya Ilmu Bimbingan dan Konseling adalah memahami aspek yang meliputi latar belakang Bimbingan dan Konseling, konsep – konsep mengenai Bimbingan dan Konseling, teori perkembangan ilmu serta individu, metoda yang digunakan dalam praktik serta teknik dalam memberikan bimbingan kepada siswa, pendekatan utama, prinsip dan ruang lingkupnya.&lt;br /&gt;2. Bertujuan memahami aspek - aspek filosofis, psikologis, pedagogis, sosial – budaya, serta dasar – dasar etika dalam Bimbingan Konseling. Jadi sang konselor dituntut untuk memahami aspek secara menyeluruh baik itu dari aspek pemahaman filosofinya, aspek psikologis dalam praktik Bimbingan dan Konseling, aspek pengajaran atau yang sifatnya memberikan pendidikan, social budaya dan etika – etika yang berlaku dalam praktik Bimbingan dan Konseling.&lt;br /&gt;3. Untuk memahami Bimbingan Konseling sebagai filosofi, pendidikan, pelayanan serta memahami bahwa  Bimbingan Konseling merupakan profesi. &lt;br /&gt;Dari uraian diatas, maka muncul pertanyaan bahwa sebenarnya apa yang mesti dipelajari dalam Bimbingan dan Konseling? Pokok utama yang dipelajari dalam ilmu Bimbingan dan Konseling ialah “Pemahaman”, bagaimana kita memahami konsep, filosofi, tujuan, latar belakang dan bahkan yang paling pokok bagaimana kita memahami seorang individu serta berbagai dinamikanya. Hal ini berkaitan dengan Empati yang mesti dimiliki ketika kita belajar memahami seseorang, yaitu kita merasakan apa yang orang lain rasakan. Hal ini dibutuhkan dengan tujuan memahami seseorang. Jadi garis besarnya dalam hal yang dipelajari dalam Bimbingan dan Konseling ialah bagaimana memahami individu dan lingkungannya. Sehingga pokok dari ilmu ini yaitu memahami serta dilanjutkan dengan penyelesaian masalah atau memberikan solusi atas segala masalah yang dialami oleh seorang individu. Intinya bagaimana kita memahami individu dan lingkungannya, sehingga ketika individu tersebut membutuhkan pemecahan masalah dari seorang pembimbing atau konselor, maka sang konselor dapat memakai teknik dari pemecahan masalah serta teknik pembimbingan yang dipelajari dalam ilmu Bimbingan Konseling ini. &lt;br /&gt;Pendidikan Ilmu Bimbingan dan Konseling memiliki sifat – sifat alami yang merupakan inti yang meliputi kemampuan kebutuhan serta karakter. Pada seorang konselor dibutuhkan kemampuan serta kompetensi untuk mengembangkan ilmu serta praktik konseling, hal ini menentukan baik atau tidaknya sang konselor melakukan konseling, jika kemampuan serta kompetensinya kurang maka sang konseling tidak akan merasa nyaman serta terbantu dalam menyelesaikan problem yang dihadapinya. Hal ini juga di dukung oleh bagaimana karakter sang konselor tersebut, karena hal ini berpengaruh terhadap sang konseling. Jadi apa yang sebaiknya dimiliki oleh setiap konselor ? selain kemampuan yang cakap dalam melakukan praktik konseling serta karakter yang dipunyai oleh sang konselor, sang konselor juga memiliki perkembangan yang optimal dalam hidupnya dengan kata lain proses dari perkembangan dalam hidup si konselor tersebut harus terlebih dahulu  optimal tanpa mempunyai catatan proses perkembangan dalam hidupnya yang tidak optimal atau bahkan buruk karena sang konselorlah yang akan membantu dalam mencapai perkembangan yang optimum bagi individu yang menjadi klien konselor, selain itu sang konselor juga harus merupakan seseorang yang sehat baik itu dari segi jasmani atau fisik maupun rohani atau psikisnya karena kondisi kesehatan merupakan hal yang penting baik itu fisik maupun psikis, lalu sang konselor juga merupakan warga negara yang baik, etis dan mempunyai etika serta seorang yang cerdas.&lt;br /&gt;Hal tersebut wajar dimiliki oleh setiap konselor karena konselor merupakan pembimbing serta penuntun, sehingga karakter yang dimiliki seorang konselor sangatlah berpengaruh serta menjadi sesuatu yang sangat diperhatikan baik itu oleh siswa dalam lingkup pendidikan ataupun masyarakat luas pengguna jasa Bimbingan dan Konseling.&lt;br /&gt;Hal – hal yang mesti dimiliki oleh konselor atau pembimbing dalam menolong seseorang untuk mencapai perkembangan yang optimal pada individu meliputi kondisi fisik yang optimal, kepandaian dan kecerdasan otak serta akal, kepedulian sosial, kecerdasan dan keseimbangan emosional, serta spiritual yang baik. Sehingga hal ini menjadi pondasi pokok dalam pemahaman diri, pertimbangan dalam lingkungan, pilihan dan keputusan, pengarahan atau pengendalian diri, tanggung jawab serta berpikir realistis.&lt;br /&gt;Dari uraian diatas maka bisa kita simpulkan bahwa ilmu pendidikan Bimbingan dan Konseling atau guidance and counseling merupakan ilmu yang sistematis serta prosedural dan tidak asal asalan baik itu dalam pembelajaran maupun pemanfaatan serta praktik profesi konseling. Dan juga berarti bahwa Bimbingan dan Konseling adalah ilmu dalam pengarahan, pemahaman serta penuntunan bagi individu agar lebih baik, sehingga dalam prosesnya menghasilkan tugas dari pengembangan masyarakat, program – program pengembangan, serta kemampuan konseling dan intervensi terhadap individu.&lt;br /&gt;Pondasi pokok yang dimiliki sang konselor yang meliputi pemahaman diri, pertimbangan dalam lingkungan, kecakapan dalam pemilihan serta mengambil sebuah keputusan, pengarahan dan pengendalian diri serta tanggung jawab dan berpikir realistis berfungsi untuk bagaimana cara membantu seseorang untuk bisa menguasai kemampuan konseling atau counseling skill, menjadi professional dibidang Bimbingan dan Konseling serta pengintegrasian pribadi. &lt;br /&gt;Dalam membantu seseorang untuk mencapai perkembangan yang optimum yang meliputi fisik, intelektual, sosial, emosi serta spiritual, seorang konselor terlebih dahulu mengetahui apa teori yang utama dalam perkembangan serta bagaimana cara kita bekerja. Maka hal yang dibutuhkan ialah menguasai teori tentang perkembangan manusia serta teori – teori tentang pendidikan atau teori belajar. Sehingga hal ini dibutuhkan dalam pelaksanaan serta menjadi penuntun bagi cara sang konselor melakukan tindakan konseling serta bagaimana cara kerja mereka.&lt;br /&gt;Domain Bimbingan dan Konseling.&lt;br /&gt;Konteks dari tugas seorang konselor ialah proses dari pengendalian diri oleh konseling yang dipersandingkan dengan peluang serta tantangan yang ditemukannya dalam lingkungan, sehingga memfasilitasi penumbuhan kemandirian konseling dalam mengambil sendiri berbagai keputusan penting dalam perjalanan hidupnya dalam rangka mewujudkan kehidupan yang produktif, sejahtera, dan bahagia serta peduli kepada kemaslahatan umum, melalui berbagai upaya yang dinamakan pendidikan. Intinya tugas sang konselor ialah menanamkan rasa kemandirian konseling dalam pengambilan keputusan oleh diri sendiri yang tepat sehingga dapat menjadi pribadi yang mandiri serta siap dalam menghadapi segala tantangan dalam hidupnya.&lt;br /&gt;Esensi Bimbingan dan Koseling sebagai layanan ahli.&lt;br /&gt;Hakikat inti dari Bimbingan dan Konseling ialah pengejawantahan atau perwujudan seni / kiat pemfasilitasian (the helping professions) yang dilakukan konselor dengan berpijak pada landasan akademik yang kokoh yang selalu berpikir dan bertindak dalam bingkai filosofik yang khas yang dibangunnya sendiri dengan mengintegrasikan apa yang diketahui dari hasil penelitian dan pendapat ahli dalam kawasan keahliannya itu dengan apa yang dikehendaki oleh dirinya yang bisa sejalan akan tetapi juga bisa tidak sejalan dengan yang dikehendaki oleh masyarakat (pilihan nilai), sehingga membentuk suatu wawasan atau worldview yang selalu mewarnai cara seorang konselor melihat dirinya, melihat tugasnya, melihat konseling yang hendak dilayaninya, pendeknya cara seorang konselor melihat dunianya.(Corey, 2001)&lt;br /&gt;Dalam sistem pendidikan yang berlaku saat ini yaitu kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) terdapat perancuan dalam bidang Bimbingan dan Konseling. Menurut data dari Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia (ABKIN) tahun 2007 terlihat bahwa dalam KTSP, Bimbingan dan Konseling atau materi pengembangan diri hanya termasuk dalam koridor kegiatan ekstrakulikuler, padahal materi pengembangan diri sangat dibutuhkan sebagai mata pelajaran inti dalam mengembangkan potensi yang dimiliki oleh peserta didik, namun kenyataan yang ada bahwa Bimbingan dan Konseling tidak termasuk dalam mata pelajaran inti, dalam kenyataannya materi ini sangat diperlukan untuk membimbing, mengembangkan serta menuntun pribadi peserta didik menjadi pribadi yang mandiri yang dibutuhkan dalam menghadapi kehidupannya. &lt;br /&gt;Menurut data ABKIN tahun 2007, wlayah layanan Bimbingan dan Konseling dalam jalur pendidikan formal meliputi wilayah manajemen dan kepemimpinan dalam hal ini memanage diri individu serta melakukan supervisi terhadap konseling atau peserta didik, selanjutnya wilayah pembelajaran yang mendidik yang beraspek pada pembelajaran bidang studi yang artinya menjadi guide atau pembimbing dalam memahami mata pelajaran yang dipelajari di kelas, dan wilayah Bimbingan dan Konseling yang memandirikan yang pada hal ini pembelajaran serta Bimbingan dan Konseling kepada peserta didik dalam kelas Bimbingan dan Konseling. Sehingga semua inti dari wilayah - wilayah diatas betujuan untuk mengembangkan perkembangan yang optimal bagi tiap peserta didik.&lt;br /&gt;Dari data ABKIN 2007, keunikan komplementaritas guru dan konselor dalam hal perkembangan yang optimum bagi peserta didik bertujuan untuk pemenuhan kemandirian peserta didik yang meliputi perwujudan diri secara akademik, vokasional, social dan personal, melalui Bimbingan dan Konseling yang memandirikan. Serta dalam pemenuhan standar kompetensi lulusan yang meliputi penumbuhan karakter yang kuat serta penguasaan hard skills dan soft skills, melalui pembelajaran yang mendidik. Sehingga kedua hal ini berpengaruh terhadap penghormatan kepada keunikan dan komplementaritas layanan yang tidak hanya menjadi kewajiban bahkan menjadi kebutuhan serta pelengkap dalam proses pembelajaran dan perkembangan yang optimal pada peserta didik.&lt;br /&gt;Pertanyaan&lt;br /&gt;1. Apa itu Bimbingan?&lt;br /&gt;2. Apa perbedaan antara Pendidikan dan Bimbingan?&lt;br /&gt;3. Wilayah apakah yang harus dipelajari dalam Bimbingan dan Konseling?&lt;br /&gt;4. Apakah Bimbingan dan Konseling itu adalah sebuah profesi?&lt;br /&gt;1. Bimbingan adalah proses penuntunan serta pelayanan membimbing seseorang dalam berbagai hal yang meliputi pengambilan keputusan, pencapaian perkembangan yang optimal serta pemecahan masalah yang di hadapi oleh individu dalam hidupnya.&lt;br /&gt;2. Perbedaan antara pendidikan dengan bimbingan terdapat pada esensi masing masing wilayah dan proses yang dijalankan, yang berarti pendidikan adalah proses mendidik seseorang dalam bidang yang lebih kompleks meliputi segala hal dalam bidang pendidikan moral, emosional, intelektual, serta spiritual, sedangkan bimbingan merupakan layanan untuk menunutun seseorang dalam menjalankan proses pendidikan agar mencapai tujuan pendidikan yang optimal, progresif serta meluruskan konsep konsep dalam proses pendidikan sehingga tercapainya hakikat pendidikan yang hakiki.&lt;br /&gt;3. wilayah yang dipelajari dalam Bimbingan dan Konseling meliputi wilayah menajemen serta supervisi pribadi individu yang mengatur berbagai aspek manajemen diri yang optimal, selanjutnya wilayah pembelajaran yang mendidik dalam bidang studi yang dipelajari, pengembangan diri yang optimal, dan tanggung jawab.&lt;br /&gt;4. Apakah Bimbingan dan Konseling adalah sebuah profesi? Jawabannya Ya, karena Bimbingan dan Konseling memiliki koridor dan wilayah tersendiri baik itu dalam praktik Bimbingan dan Konseling maupun proses – proses yang berjalan pada Bimbingan dan Konseling, karena Bimbingan dan Konseling tidak hanya mata pelajaran atau bidang studi yang dipelajari melainkan sebagai layanan dalam mengembangkan potensi, pemecahan masalah, serta membimbing dalam pengambilan keputusan yang tepat bagi seseorang khususnya peserta didik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6326788823293509632-3779172038851624616?l=yoezronbloon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/feeds/3779172038851624616/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2009/10/dasar-dasr-bimbingan-dan-konseling.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/3779172038851624616'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/3779172038851624616'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2009/10/dasar-dasr-bimbingan-dan-konseling.html' title='Dasar Dasr Bimbingan dan Konseling ( Tugas)'/><author><name>yoezron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02489009525209536361</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/SbSYEdxGFwI/AAAAAAAAAAY/no9eb1z-4_I/S220/cail.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6326788823293509632.post-1827621234026875486</id><published>2009-09-07T11:40:00.000+07:00</published><updated>2009-09-07T11:47:14.075+07:00</updated><title type='text'>Memahami, Membimbing, serta Menguasai Orang lain</title><content type='html'>Oleh : Isman Rahmani Yusron*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali kita dihadapkan dalam keharusan kita peduli kepada orang lain atau setidaknya merasakan apa yang dirasakan atau bahkan menjadi objek dari curahan apa yang dirasakan oleh orang lain. Hal ini juga menjadi salah satu unsur yang seringkali kita temukan dalam kehidupan kita bergaul di lingkungan keluarga, teman atau bahkan masyarakat yang lebih luas. Sehingga ketika kita tidak dapat memahami apa yang orang lain percayakan kepada kita sebagai sandaran untuk melepaskan apa yang menjadi beban di dirinya yang sudah tidak sanggup ia pikul, maka seringkali kita merasa bingung dalam mengeluarkan solusi yang dia hadapi atau bahkan salah – salah malah kita di musuhi teman kita karena tidak mengerti apa yang dia rasakan.&lt;br /&gt; Sebagian besar ketika seseorang menemui temannya atau orang yang dipercayanya, membawa segudang masalah yang tengah ia hadapi, dan tidak sedikit mereka bersikap egois dengan kondisi mental serta emosional yang tidak terkendali dengan alasan merasa tidak kuat dengan masalah yang ia hadapi tersebut, tanpa ia memikirkan bahwa orang yang menjadi “Tong Sampah” dari segudang masalahnya tersebut, mempunyai masalah atau tidak. Kecenderungan egois serta arogansinya dalam mengeluarkan masalahnya tersebutlah yang seringkali menjadi suatu kesalah fahaman diantara keduanya. Sehingga ketika kita dihadapkan dalam situasi sebagai “Tong Sampah” dari masalah teman kita, maka kita seharusnya mengerti dan menjadi guide akan masalah yang teman kita hadapi tersebut.&lt;br /&gt; Akar masalahnya terdapat pada bagaimana kita bisa menjadi guide yang baik bagi teman kita atau keluarga kita atau bahkan orang lain yang tidak terlalu kita kenal dengan baik? Inilah yang menjadi persoalan besar, sehingga kita membutuhkan pedoman untuk memahami orang lain.&lt;br /&gt; Kunci dalam memahami orang lain atau menjadi guide yang baik secara garis besar terbagi menjadi 5 pokok; yang pertama adalah, gunakan sifat empati. Empati menurut KBBI yaitu “keadaan mental yang membuat seseorang mengidentifikasi atau merasa dirinya dalam keadaan perasaan atau pikiran yang sama dengan orang atau kelompok lain” atau dengan kata lain kita senantiasa merasakan apa yang orang lain rasakan. Dengan perasaan empati ini kita akan lebih mudah memberikan solusi atau jalan keluar dari masalah yang tengah orang lain hadapi. Muncul pertanyaan, bagaimana kita membangunkan rasa empati kita? Salah satu jawabannya adalah kita mencoba merasakan ketika kita dihadapkan dalam keadaan yang teman kita alami, bagaimana perasaan kita jika kita mengalami apa yang dia alami. Hal ini memang tidak mudah, namun bisa kita latih dengan mencoba peka terhadap segala peristiwa yang terjadi, senantiasa peduli, dan menjiwai apa yang kita lakukan dimasyarakat. Dan yang paling penting pakailah hati nurani dalam setiap keadaan. Yang kedua, selalu mencoba untuk mendengar, inilah yang sebenarnya menjadi kunci pokok, karena tanpa kita menjadi pendengar yang baik maka kitapun tidak akan mampu untuk empati kepada orang lain apalagi memberikan solusi. Betapa pentingnya menggunakan indera yang satu ini, karena dengan senantiasa mendengar apa yang di keluhkan dan di curahkan teman kita maka dengan baik kita akan terpancing untuk peduli terhadap masalahnya. Selalulah gunakan pendengaran kita, dalam hal yang positif tentunya. Karena ketika kita terbiasa mendengar, apapun itu, maka tingkat kepedulian, kepekaan bahkan kecerdasan dalam segala hal pun akan ikut meningkat dengan timbal balik perlakuan positif serta membanggakanlah yang kita terima dari masyarakat. Yang ketiga, senantiasa selalu bersabar. Hal ini sangat kita butuhkan, dan sangatlah dianjurkan oleh siapapun juga, dalam hal ini ketika kita diminta atau dihadapkan dalam situasi menjadi objek curahan perasaan sahabat atau orang lain, maka kita harus senantiasa bersabar mendengarkan dan ber empati terhadap dia, sabar menghadapai luapan emosi yang ia keluarkan yang seringkali malah menjengkelkan kita, namun ketika kita sabar dan di iringi dengan persaaan ikhlas menjadi pendengar yang baik, maka kita-pun akan  terlatih untuk memahami orang lain, dan pasti akan menjadi guide yang baik. Yang ke empat, berikan solusi, hal ini memang tidak mudah, dan tidak semua orang bisa memberikan solusi yang positif dan bersifat konstruktif. Namun hal ini bisa kita kuasai ketika kita membiasakan ketiga kunci sebelumnya, yaitu empati, senantiasa mendengar, serta selalu sabar. Biasakan hal tersebut, maka menjadi suatu keniscayaan kita dapat dengan mudah memahami, serta memberikan solusi yang positif dan bersifat konstruktif, ketika hal ini bisa kita kuasai, maka kita sudah layak menjadi guide atau pembimbing bagi orang lain. Yang terakhir, biasakan kita selalu terbuka, ketika kita dipercaya orang lain untuk memahami serta menjadi pembimbing dan pemberi saran bagi dia, maka selalulah kita terbuka kepada mereka. Sifat terbuka juga harus kita tanamkan dalam diri kita ketika kita sendiri mengalami masalah dalam hidup kita. Dengan hal tersebut, ketika kita terbuka akan masalah kita kepada orang lain, maka dengan sendirinya kita akan menemukan pucuk dari ke empat kunci sebelumnya. Maka jika kita ingin belajar ber empati, mendengar serta bersabar, tanamkan sikap terbuka dalam diri kita, dengan tujuan kita dapat merasakan, memahami, serta membimbing orang lain.&lt;br /&gt; Uraian diatas merupakan untaian rantai yang saling berhubungan. Sehingga menjadi satu kesatuan yang tumbuh dalam diri kita untuk menguasai tidak hanya diri sendiri akan tetapi menguasai orang lain. Dan hal ini ketika kita dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan kita bergaul serta bermasyarakat, maka insya allah kita akan menjadi orang yang dibutuhkan serta selalu menjadi sandaran dalam pertimbangan keputusan yang akan diambil orang lain, sehingga ketika hal itu terjadi maka dengan mudah kita mengendalikan orang lain, dalam hal yang positif tentunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*(Penulis, Mahasiswa Semester I Jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan 2009, UPI Bandung)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6326788823293509632-1827621234026875486?l=yoezronbloon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/feeds/1827621234026875486/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2009/09/memahami-membimbing-serta-menguasai.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/1827621234026875486'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/1827621234026875486'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2009/09/memahami-membimbing-serta-menguasai.html' title='Memahami, Membimbing, serta Menguasai Orang lain'/><author><name>yoezron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02489009525209536361</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/SbSYEdxGFwI/AAAAAAAAAAY/no9eb1z-4_I/S220/cail.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6326788823293509632.post-876620970429668273</id><published>2009-09-05T16:22:00.000+07:00</published><updated>2009-09-05T16:24:16.246+07:00</updated><title type='text'>Pandangan orang lain terhadap Profesi Bimbingan Konseling (tugas uink..hhee..)</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt;Pandangan orang lain terhadap Profesi Bimbingan Konseling&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Pandangan orang lain terhadap Bimbingan Konseling yang saya ketahui, Bimbingan Koseling atau yang mereka kenal adalah hanya guru BK dan pelajaran BK-nya bukan terhadap profesi Bimbingan Konselingnya karena di sekolah – sekolah mereka diperkenalkan bahwa BK itu hanya sebatas mata pelajaran biasa seperti mata pelajaran lainnya bukan mengenal bahwa Bimbingan Konseling itu adalah sebuah layanan disekolah untuk membimbing murid – murid mereka serta memberikan motivasi yang berhubungan dengan segala sesuatu yang menunjang di bidang akademik mereka. Bahkan mungkin mereka mengira bahwa ketika seseorang masuk ke ruangan BK itu cenderung mereka menganggap jika anak tersebut mempunyai masalah serius disekolahnya, seperti anak yang nilai akademiknya dibawah rata – rata, bermasalah dalam penampilan atau seragam sekolah, cenderung anak yang badung, anak yang jarang masuk sekolah, dan anggapan lainnya yang bernada negatif, sehingga otomatis adanya guru BK itu dikenal sebagai orang yang berhak meluruskan anak – anak yang mempunyai perilaku negative, dan tidak dikenal sebagai sosok yang dapat membimbing serta melayani anak didik dengan tanpa ada asumsi bahwa individu yang di bimbing itu melakukan tindakan yang dianggap negatif. Maka mindset mereka terhadap profesi Bimbingan Konseling ialah Bimbingan Konseling hanya diperlukan ketika seorang individu atau anak didik mengalami atau melakukan masalah serius yang cenderung negatif serta diluar batas kewajaran. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.25in;"&gt;&lt;span style=""&gt;Mungkin hal itu tidak terlalu salah diartikan karena salah satu tugas Bimbingan Konseling memang membimbing anak didik yang seperti itu namun dalam hal ini terjadi penyempitan asumsi terhadap Bimbingan Konseling, karena profesi ini tidak hanya sebatas ketika ada masalah atau ketidak wajaran perilaku anak didik tapi jauh lebih luas cakupannya seperti bahwa Profesi Bimbingan Konseling ini dapat menjadi pendamping anak didik dalam situasi apapun bukan hanya ketika diperlukan, serta profesi ini merupakan teman atau pendamping para anak didik untuk mencurahkan apa yang dialami anak didik serta menjadi motivator bagi kemajuan prestasi akademik maupun non akademik peserta didik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="ListParagraph" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;v&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt;Faktor – faktor yang berperan dalam membedakan kesan terhadap Bimbingan Konseling&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Terdapat banyak faktor yang berperan dalam membedakan kesan seseorang terhadap Bimbingan Konseling. Hal ini perlu dijabarkan terlebih dahulu mengenai kesan apa yang dialami seseorang terhadap Bimbingan Konseling tersebut. Seperti adanya kesan baik, kesan biasa saja atau acuh tak acuh, maupun muncul kesan negatif terhadap Bimbingan Konseling. Hal ini mungkin tidak terlepas dari subjek sang konselornya, seseorang akan mengeluarkan kesan terhadap profesi Bimbingan Konseling ketika seseorang tersebut telah mengalami secara langsung dalam proses pembimbingan dan konseling kepada seseorang tersebut. Yang pertama mungkin ia akan menilai siapa yang menjadi konselornya, yang kedua bagaimana ia melakukan praktek konseling terhadap dirinya, yang selanjutnya apakah masalah yang ia kemukakan kepada konselor itu ditanggapi, dan yang terakhir bagaimana sang konselor tersebut menanggapi masalah yang dikemukakan oleh klien tersebut dan memberikan solusi serta motivasi sebagai suatu yang seharusnya klien tersebut dapatkan dari sang konselor. Ketika si klien menilai secara keseluruhan terhadap seorang konselor, maka penilaian kesan si klien lebih kepada profesi Bimbingan Konselingnya, bukan terhadap sang konselor tersebut. Ketika sang konselor memberikan tanggapan, empati, kesabaran dan solusi kepada klien-nya serta menjadi pendengar yang baik maka klien merasakan kepuasan serta memberikan kesan positif terhadap Bimbingan Konseling. Maka perilaku serta cara bicara sang konselor juga sedikit banyak mempengaruhi terhadap kesan yang diberikan masyarakat terhadap Bimbingan Konseling. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style=""&gt;Kita mengambil contoh disekolah, ketika sang murid melakukan kesalahan, sehingga ia terpaksa harus di panggil ke ruangan BK untuk di bimbing oleh guru BK-nya, jika sang murid mendapatkan perlakuan yang cenderung menyalahkan serta memvonis dia bersalah tanpa memberikan kesempatan dia untuk menjelaskan kenapa dia melakukan hal tersebut, maka sang murid pun akan memberikan kesan bahwa Bimbingan Konseling itu merupakan tempat pengaduan para guru terhadap muridnya yang cenderung bandel dan bermasalah. Tapi jika sang konselor “merangkul” murid tersebut, memberikan perlakuan yang baik dan sewajarnya atau bahkan khusus, memberikan ruang untuk sang murid mengemukakan serta mengkonsultasikan apa yang dialaminya, serta memberikan solusi, motivasi serta persuasi untuk berperilaku lebih baik dengan tanpa terkesan memaksa namun merupakan hal yang semestinya ia perbuat, maka kesan sang murid terhadap Bimbingan Konseling ialah tempat yang “hangat”, menyenangkan, serta benar benar dipercaya sebagai mitra yang baik yang bisa merubah kelakuan anak didik dengan cara halus, hangat, serta pengertian. Dan hal itulah yang akan memberikan kesan positif bahkan dianggap sebagai kebutuhan bukan hanya terhadap profesi Bimbingan Konseling saja tetapi terhadap seorang konselornya juga. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style=""&gt;Jadi intinya faktor yang berperan dalam membedakan kesan terhadap bimbingan konseling di masyarakat, yang pertama sikap sang konselornya secara keseluruhan, yang kedua seberapa bisa masalah yang diberikan klien diberi jalan keluar, serta solusi yang seperti apa yang bisa konselor berikan dalam menangani masalah yang dialami oleh sang klien Sehingga klien tersebut merasa puas dan merasa merupakan tindakan yang tepat untuk mendatangi seorang konselor dalam menyelesaikan masalah yang ia alami. Ketika hal itu dialami sang klien maka muncullah kesan - kesan dari sang klien terhadap profesi Bimbingan Konseling juga kesan terhadap sang konselor. Apakah kesan itu yang positif, kesan yang tidak terlalu berpengaruh atau bahkan kesan yang negative terhadap Profesi Bimbingan Konseling.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6326788823293509632-876620970429668273?l=yoezronbloon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/feeds/876620970429668273/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2009/09/pandangan-orang-lain-terhadap-profesi.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/876620970429668273'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/876620970429668273'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2009/09/pandangan-orang-lain-terhadap-profesi.html' title='Pandangan orang lain terhadap Profesi Bimbingan Konseling (tugas uink..hhee..)'/><author><name>yoezron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02489009525209536361</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/SbSYEdxGFwI/AAAAAAAAAAY/no9eb1z-4_I/S220/cail.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6326788823293509632.post-3968243204559834161</id><published>2009-03-09T11:22:00.000+07:00</published><updated>2009-03-09T11:23:42.898+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='capruk...'/><title type='text'>Merdeka??</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sudah lebih dari setengah abad lamanya kita mengikrarkan kemerdekaan kita. Tapi selama itu pula kita tertipu dengan kemerdekaan kita. Kita berteriak merdeka, tapi sebenarnya kita belum merdeka&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Kawan... apa yang kau pikirkan akan makna kemerdekaan?&lt;br /&gt;Apakah kemerdekaan itu berarti terlepas dan bebas dari Kolonialis...&lt;br /&gt;Tapi kita tetap terbelenggu oleh kaum borjuis dan birokrat yang Menindas serta memperkosa hak kita sebagai warga yang merdeka...?&lt;br /&gt;Apakah kemerdekaan itu berarti terlepas dari yang namanya Imperialisme...&lt;br /&gt;Sedangkan NeoLiberalisme’nya Amerika tetap menjajah negara kita secara terang terangan...?&lt;br /&gt;Apakah kemerdekaan itu kita tak lagi dijajah...?&lt;br /&gt;Tapi mengapa kita masih dijajah oleh negara kita sendiri...?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah benar kita sudah mereka...&lt;br /&gt;Tapi mengapa penjajahan masih tersisa...&lt;br /&gt;Apakah benar kita sudah merdeka...&lt;br /&gt;Tapi mengapa kebodohan dan pembodohan masih ada...&lt;br /&gt;Apakah benar kita sudah merdeka...&lt;br /&gt;Tapi mengapa kemiskinan dan pemiskinan semakin merajalela...&lt;br /&gt;Apakah benar kita sudah merdeka...&lt;br /&gt;Tapi mengapa sang saka hanya bisa berkibar pada hari kelahirannya saja...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang bilang negara kita adalah negara demokrasi...&lt;br /&gt;Tapi mengapa demokrasi tersebut jadi melahirkan anarkisme...&lt;br /&gt;Aku bukanlah seorang yang fasis tapi aku hanya segelintir jiwa yang tak puas dengan kedemokrasian kita...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak yakin akan adanya demokrasi yang hakiki...&lt;br /&gt;Karena aku rasa ini hanyalah mobokrasi dan okhlorasi klasik...&lt;br /&gt;Aku yakin masih adanya tirani dan oligarki dinegeri ini...&lt;br /&gt;Walupun sang penguasa menggembar gemborkan pengabdian untuk rakyat banyak...&lt;br /&gt;Aku tak yakin kita sudah merdeka...&lt;br /&gt;Karena masih terasanya Hegemoni yang mendikte pemerintahan Negara kita...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi apa yang harus kita lakukan? Apakah kita harus terus dijajah kemerdekaan dan membiarkan penjajah merdeka dinegara kita? Apakah kita biarkan istilah kemerdekaan dan demokrasi hanya untuk menina bobokan si upik agar melupakan sejenak penderitaan dan kelaparannya? Atau kita hentikan kemerdekaan serta rebut dan bangun kembali kemerdekaan kita...?&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;I R O N I S&lt;br /&gt;Merdeka?!!&lt;br /&gt;-Ir.Yoezron-&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6326788823293509632-3968243204559834161?l=yoezronbloon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/feeds/3968243204559834161/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2009/03/merdeka.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/3968243204559834161'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/3968243204559834161'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2009/03/merdeka.html' title='Merdeka??'/><author><name>yoezron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02489009525209536361</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/SbSYEdxGFwI/AAAAAAAAAAY/no9eb1z-4_I/S220/cail.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6326788823293509632.post-2402767946703197176</id><published>2009-02-28T19:21:00.000+07:00</published><updated>2009-02-28T19:32:06.831+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/SakuebNn-dI/AAAAAAAAAAM/8Ad9TafLTHA/s1600-h/s1128052990_30095550_4466.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 89px; height: 130px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/SakuebNn-dI/AAAAAAAAAAM/8Ad9TafLTHA/s320/s1128052990_30095550_4466.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5307824736068696530" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;" Oh my god...&lt;br /&gt;I think My mind has gone..."&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6326788823293509632-2402767946703197176?l=yoezronbloon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/feeds/2402767946703197176/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2009/02/oh-my-god.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/2402767946703197176'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/2402767946703197176'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2009/02/oh-my-god.html' title=''/><author><name>yoezron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02489009525209536361</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/SbSYEdxGFwI/AAAAAAAAAAY/no9eb1z-4_I/S220/cail.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/SakuebNn-dI/AAAAAAAAAAM/8Ad9TafLTHA/s72-c/s1128052990_30095550_4466.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6326788823293509632.post-2965812073205553243</id><published>2009-02-28T19:05:00.000+07:00</published><updated>2009-02-28T19:13:55.444+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='i dont know'/><title type='text'>Aku Sangat Berbeda Dengan Diriku</title><content type='html'>assalamualaikum,,&lt;br /&gt;aku bukanlah diriku yang sebenarnya&lt;br /&gt;yang sebenarnya diriku adalah apa yang tak kau tahu..&lt;br /&gt;jangan tanya siapa diriku..&lt;br /&gt;karena akupun tak tahu,,&lt;br /&gt;kini dusta menyelimuti raga dan jiwaku...&lt;br /&gt;aku malu..&lt;br /&gt;tak tahu siapa diriku...&lt;br /&gt;siapa yang menolongku?&lt;br /&gt;ketika aku terjerembab dalam duka hati yang sukar terobati...&lt;br /&gt;aku muak...&lt;br /&gt;muak dengan diriku....&lt;br /&gt;yang tak pernah tau siapa diriku...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6326788823293509632-2965812073205553243?l=yoezronbloon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/feeds/2965812073205553243/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2009/02/aku-sangat-berbeda-dengan-diriku.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/2965812073205553243'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6326788823293509632/posts/default/2965812073205553243'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yoezronbloon.blogspot.com/2009/02/aku-sangat-berbeda-dengan-diriku.html' title='Aku Sangat Berbeda Dengan Diriku'/><author><name>yoezron</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02489009525209536361</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_WnV3HHFDUrE/SbSYEdxGFwI/AAAAAAAAAAY/no9eb1z-4_I/S220/cail.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry></feed>
